Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Banjir Konawe Selatan Timbulkan Kerugian Hingga Rp 19,42 Miliar

Iwan Supriyatna

Selasa, 18 Juni 2019 | 14:03 WIB
Banjir Konawe Selatan Timbulkan Kerugian Hingga Rp 19,42 Miliar
Foto udara kondisi banjir bandang yang menutuskan jalan trans sulawesi penghubung Sulawesi Tenggara-Sulawesi Tengah di Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Selasa (11/6).[ANTARA FOTO/Oheo Sakti]

Suara.com - Kerugian khususnya di bidang pertanian dan perikanan akibat bencana banjir yang melanda Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dalam tiga pekan terakhir ini mencapai Rp 19,42 miliar lebih.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Konawe Selatan yang diterima di Kendari menyebutkan, kerugian tersebut meliputi tanaman padi sawah yang mengalami puso atau gagal panen sebanyak 1.059 hektare yang ditaksir senilai Rp 17.004.750.000 yang berada pada 29 desa yang tersebar di delapan kecamatan.

Kemudian tanaman jagung yang mengalami puso atau gagal panen sebanyak 49 hektare yang ditaksir mencapai Rp 857.500.000 yang berada di tiga desa dalam satu kecamatan, serta perikanan tambak sebanyak 65 hektare yang ditaksir Rp 1,5 miliar.

Sementara itu untuk sektor infrastruktur dan dampak sosial masih dalam tahap asesmen instansi teknis terkait.

Sedangkan rumah yang terendam banjir sebanyak 199 unit yang tersebar di 10 desa dan delapan kecamatan, yaitu Desa Awunia Kecamatan Kolono (22 rumah), Desa Lawoila Kecamatan Konda (12 rumah), Desa Ambesea Kecamatan Laeya (delapan rumah), Desa Tetenggabo Kecamatan Sabulakoa (18 rumah), Desa Laikandonga, Desa Boro Boro, dan Desa Tanduno Kecamatan Ranumeeto Barat (74 rumah).

Kemudian Desa Kaindi Kecamatan Lainea (lima rumah), Desa Pusanggula Kecamnatan Angata (enam rumah) serta Desa Lamokulo Kecamatan Moramo Utara (54 rumah).

Pada 26 Mei 2019 terjadi banjir di Desa Awunia Kecamatan Kolono dan Desa Lamokulo Kecamatan Moramo Utara. Kemudian pada 9 Juni terjadi banjir di Desa Laikandonga, Desa Tunduno, Desa Boro Boro L Kecamatan Ranumeeto Barat akibat meluapnya SungaiKonawe Eha.

Selanjutnya banjir juga terjadi Kecamatan Palangga Selatan, Kecamatan Sabulakoa, Kecamatan Laeya, Kecamatan Konda, dan Kecamatan Andoolo Barat, dengan warga yang terdampak banjir sebanyak 1.059 kepala keluarga yang terdiri dari 5.245 jiwa, sedangkan yang mengungsi sebanyak 199 kepala keluarga yang terdiri dari 995 jiwa. (Antara)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Putus Diterjang Banjir, Jalur Sultra-Sulteng Kembali Normal

Sempat Putus Diterjang Banjir, Jalur Sultra-Sulteng Kembali Normal

News | Selasa, 18 Juni 2019 | 08:55 WIB

Rumah Hanyut dan Terendam Air, Korban Banjir Konawe Bertahan di Pengungsian

Rumah Hanyut dan Terendam Air, Korban Banjir Konawe Bertahan di Pengungsian

News | Senin, 17 Juni 2019 | 04:00 WIB

Diterjang Banjir Besar, Jalur Trans Sulawesi di Morowali Terputus

Diterjang Banjir Besar, Jalur Trans Sulawesi di Morowali Terputus

News | Jum'at, 14 Juni 2019 | 15:27 WIB

Terkini

Cegah Mati Lampu, PLN Modif PLTU Bisa Pakai Batu Bara Kelas Rendah

Cegah Mati Lampu, PLN Modif PLTU Bisa Pakai Batu Bara Kelas Rendah

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

Lahan Bekas Tambang Batu Bara Disulap Jadi PLTS

Lahan Bekas Tambang Batu Bara Disulap Jadi PLTS

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:44 WIB

Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang

Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:26 WIB

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:38 WIB

Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI

Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:39 WIB

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:31 WIB

Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin

Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:25 WIB

Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN

Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:21 WIB

Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS

Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:19 WIB

Harga Pertamax Harusnya Rp13.700, Ekonom: Ada Upaya Pertamina Pulihkan Margin

Harga Pertamax Harusnya Rp13.700, Ekonom: Ada Upaya Pertamina Pulihkan Margin

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:04 WIB

×