Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Karyawan PLN Ramai-ramai Bully JJ Rizal Gara-gara Ikan Koi Mati

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 12 Agustus 2019 | 11:26 WIB
Karyawan PLN Ramai-ramai Bully JJ Rizal Gara-gara Ikan Koi Mati
Postingan ikan koi mati akibat pemandaman listrik. [Twitter]

Suara.com - Sebanyak 43 ikan koi milik sejarawan JJ Rizal mati akibat kekurangan pasokan oksigen. Pasokan oksigen yang minim disebabkan karena mati listrik massal yang terjadi beberapa waktu lalu.

JJ Rizal pun kemudian meluapkan kekecewaannya kepada PLN di akun media sosial yang dimilikinya. JJ Rizal kecewa dengan PLN karena ikan koi yang dipelihara sejak enam tahun lalu itu mati karena matinya mesin sirkulasi air.

Setelah meluapkan kekecewaannya, JJ Rizal justru mengaku dibully oleh akun-akun twitter yang mayoritas pemiliknya adalah karyawan PLN.

Postingan ikan koi mati akibat pemandaman listrik. [Twitter]
Postingan ikan koi mati akibat pemandaman listrik. [Twitter]

"Sudah tiga hari instagram saya diserbu makian sejumlah akun yang setelah ditengok mayoritas karyawan @pln_123. Mereka tidak terima kritik soal PLN yang kudunya penuhi amanat UU Kelistrikan No 30 Tahun 2009 pasal 29 ayat 1-2. Kapan akan ada perbaikan jika kritik dihadapi dengan bully bukan dialog waras," kata JJ Rizal seperti dikutip dalam akun twitternya @JJRizal Senin (12/8/2019).

Namun, kritikan JJ Rizal tak semuanya mendapat kritikan dari netizen, ada beberapa netizen yang mendukungnya. Salah satunya, politisi Partai Demokrat Hinca Pandjaitan.

Lewat akun twitternya @hincapandjaitan, Hinca meminta agar JJ Rizal tak perlu Khawatir dengan bully yang didapatnya. Menurutnya, masyarakat harus bertukar gagasan untuk membangun negeri ini, terutama soal kelistrikan.

"Bung @JJRizal sahabatku, jangan kuatir, kita dukung anda, karena bertukar gagasan bertukar pandangan dan bertukar pikiran adalah energi dan keharusan kita membangun negeri bersamasama termasuk soal listrik kita. Negara ini negara kita sama sama, kita urus sama sama juga. #Horas!," ucap Hinca membalas tweet JJ Rizal.

Sebelumnya, JJ Rizal kecewa dengan peristiwa mati listrik massal di wilayah Jabodetabek pada Minggu (4/8/2019) siang.

Hal itu karena, puluhan ikan koi kesayangannya mati kekurangan oksigen. Kekesalan itu dilampiaskannya melalui media sosial Facebook dan Twitter yang kemudian ramai diperbincangkan warganet.

"Koi saya mati karena listrik padam sehingga mesin sirkulasi air yang memungkinkan oksigen ada di kolam lenyap," kata JJ Rizal, Selasa (6/8/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PLN Jabar Berikan Kompensasi Pemadaman Listrik Massal, Begini Skemanya

PLN Jabar Berikan Kompensasi Pemadaman Listrik Massal, Begini Skemanya

Jabar | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 17:15 WIB

Dua Pemilik Ikan Koi Gugat PLN Rp 11,125 Juta karena Pemadaman Listrik

Dua Pemilik Ikan Koi Gugat PLN Rp 11,125 Juta karena Pemadaman Listrik

News | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 13:17 WIB

PLN Digugat Rp 354 Triliun, Sudah 3 Kelompok yang Menggugat

PLN Digugat Rp 354 Triliun, Sudah 3 Kelompok yang Menggugat

News | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 12:40 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB