Indonesia Dukung Kemitraan Fund for Agricultural Development Membangun Desa

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 14 September 2019 | 09:10 WIB
Indonesia Dukung Kemitraan Fund for Agricultural Development Membangun Desa
IFAD Partnership Framework pada Sidang Executive Board (EB) IFAD ke-127, yang berlangsung pada 10 - 12 September 2019, di Italian Conference Roma (S-105), Kantor Pusat IFAD, tepatnya di Via Paolo di Dono 44, Roma. (Dok : Kementan)

Suara.com - Indonesia mendukung pengembangan kerangka kerja kemitraan Fund for Agricultural Development (IFAD), yang dibangun untuk memperkuat dampak pembangunan pedesaan di tingkat nasional, regional dan global. Pernyataan itu disampaikan dalam IFAD Partnership Framework pada Sidang Executive Board (EB) IFAD ke-127, yang berlangsung pada 10 - 12 September 2019, di Italian Conference Roma (S-105), Kantor Pusat IFAD, tepatnya di Via Paolo di Dono 44, Roma.

Pandangan Indonesia tersebut disampaikan oleh Ketua Delegasi RI (Delri), Kepala Biro Kerja Sama Luar Negeri (KLN) yang mewakili Sekjen Kementerian Pertanian (Kementan) selaku Executive Director IFAD untuk Indonesia. 

Anggota Delri terdiri perwakilan dari Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Biro KLN, dan unsur KBRI Roma, yaitu Atase Pertanian dan Deputy Chief of Mission (DCM).

Sekretaris Ditjen PSP Kementan, Mulyadi Hendiawan mengatakan, Indonesia mendukung pengembangan kerangka kerja kemitraan IFAD melalui penguatan sinergi strategi IFAD dalam hal cofinancing, knowledge management, dan private sector engagement. 

"Di Indonesia saat ini, terdapat tiga on-going projects yang didanai IFAD pada Kementerian Pertanian. Semuanya dilakukan melalui kerja sama dan sinergi yang baik terkait mitra, donor maupun peran dari sektor swasta," ujarnya.

Hal ini terbukti memperlihatkan kontribusi kemitraan mempunyai peran yang sangat signifikan terhadap tujuan proyek, sehingga kinerja proyek menjadi lebih efektif dan efisien.  

Agenda utama sidang membahas program kerja dan anggaran IFAD TA 2020 ,serta program kerja dan anggaran Independent Office of Evaluation (IOE) periode 2021-2022. Selain itu juga IFAD Private Sector Engagement Strategy 2019-2024, IFAD10 Impact Assessment Final Report, dan Revised Operational Guidelines on Targeting.

Agenda lainnya membahas Informasi terkait perkembangan proposal pendirian Youth Council di negara berkembang, sebagai bagian dari Rencana Aksi Pemuda Perdesaan 2019-2021 dan proposal proyek yang akan dibiayai IFAD di 13 negara anggota, termasuk proyek "The Development of Integrated Farming System at Upland Areas" (UPLAND) yang akan diimplementasikan di Indonesia.

Khusus UPLAND, tambah Mulyadi, merupakan Proyek Pengembangan Sistem Pertanian Terpadu di Daerah Dataran Tinggi, yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan pendapatan petani di daerah dataran tinggi melalui pembangunan dan peningkatan infrastruktur lahan dan air, sistem pertanian modern dan penanganan pasca panen. 

baca juga

"Dataran tinggi di Indonesia yang cukup luas dan ternyata belum dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung swasembada pangan. Oleh karenanya, satu program pengembangan komoditas di dataran tinggi perlu dirancang," kata Mulyadi.

Kegiatan pengembangan sektor pertanian di dataran tinggi akan didanai Islamic Development Bank (IsDB) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD) sebesar 120 juta dolar AS.  Sebagian dana tersebut, yaitu sebesar 75,2 juta dolar AS akan diterushibahkan kepada 14 kabupaten lokasi kegiatan.  

Ke-14 kabupaten tersebut antara lain, Banjarnegara, Cirebon, Garut, Gorontalo, Lebak, Lombok Timur, Magelang, Malang, Minahasa Selatan, Purbalingga, Subang, Sumbawa, Sumenep dan Tasikmalaya.

"Komoditas yang dikembangkan merupakan komoditas yang masuk dalam target program swasembada atau komoditas unggulan daerah yang diperuntukkan bagi pasar ekspor," papar Mulyadi.

Proyek UPLAND ini mempunyai beberapa tujuan, yaitu untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan pendapatan petani di daerah dataran tinggi melalui pengembangan infrastruktur lahan dan air, pengembangan sistem agribisnis dan penguatan sistem kelembagaan.

Selain itu juga membangun sentra perbibitan, yang dilengkapi dengan prasarana dan sarana budidaya benih modern. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Para Petani di Lamongan Terima Klaim Asuransi Usaha Tani Padi

Para Petani di Lamongan Terima Klaim Asuransi Usaha Tani Padi

Bisnis | Jum'at, 13 September 2019 | 08:56 WIB

Penyaluran Pupuk Bersubsidi harus Penuhi 6 Prinsip Utama

Penyaluran Pupuk Bersubsidi harus Penuhi 6 Prinsip Utama

Bisnis | Rabu, 11 September 2019 | 09:13 WIB

Kementan : Penyediaan Air Jadi Kunci Peningkatan Produksi Pangan

Kementan : Penyediaan Air Jadi Kunci Peningkatan Produksi Pangan

Bisnis | Rabu, 11 September 2019 | 08:46 WIB

Kementan : Petani Serasi Sebaiknya Ikut dalam Asuransi Usaha Tani Padi

Kementan : Petani Serasi Sebaiknya Ikut dalam Asuransi Usaha Tani Padi

Bisnis | Selasa, 10 September 2019 | 11:53 WIB

Tingkatkan Profesionalisme, Pemerintah Tetapkan Jabatan Pengawas Alsintan

Tingkatkan Profesionalisme, Pemerintah Tetapkan Jabatan Pengawas Alsintan

Bisnis | Senin, 09 September 2019 | 09:01 WIB

Kementan Jamin Petani Tak Kesulitan Dapatkan Kartu Tani

Kementan Jamin Petani Tak Kesulitan Dapatkan Kartu Tani

Bisnis | Jum'at, 06 September 2019 | 10:35 WIB

Efektifkan Informasi, Kementan Gelar Workshop Program Perluasan Areal

Efektifkan Informasi, Kementan Gelar Workshop Program Perluasan Areal

Bisnis | Jum'at, 06 September 2019 | 09:30 WIB

Terkini

Perbedaan Facial Wash vs Facial Foam, Benarkah Makin Banyak Busa Makin Bersih?

Perbedaan Facial Wash vs Facial Foam, Benarkah Makin Banyak Busa Makin Bersih?

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 12:40 WIB

Wangi Bersih, Sopan, dan Elegan! 5 Pilihan Parfum yang Cocok untuk Ibu Guru

Wangi Bersih, Sopan, dan Elegan! 5 Pilihan Parfum yang Cocok untuk Ibu Guru

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:30 WIB

Kontak Tembak Pecah di Dekai Yahukimo, 7 Pucuk Senjata Api OPM Disita TNI

Kontak Tembak Pecah di Dekai Yahukimo, 7 Pucuk Senjata Api OPM Disita TNI

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:26 WIB

Desil 10 tapi Gaji Rp3,5 Juta, Apakah Tetap Dapat BSU Kemnaker Rp900.000? Ini Penjelasannya

Desil 10 tapi Gaji Rp3,5 Juta, Apakah Tetap Dapat BSU Kemnaker Rp900.000? Ini Penjelasannya

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 12:19 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Wamen HAM Desak Pengusutan Transparan

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Wamen HAM Desak Pengusutan Transparan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Apakah Kulit Berminyak Tetap Membutuhkan Moisturizer? Simak Faktanya

Apakah Kulit Berminyak Tetap Membutuhkan Moisturizer? Simak Faktanya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS

Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Kasus Penyadapan Listyo, ICW Soroti Celah Hukum 16 Tahun yang 'Dibiarkan' Ugal-ugalan

Kasus Penyadapan Listyo, ICW Soroti Celah Hukum 16 Tahun yang 'Dibiarkan' Ugal-ugalan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:14 WIB

Birokrasi di Zona Nyaman: Mengapa Program Tak Efisien Terus Dipertahankan?

Birokrasi di Zona Nyaman: Mengapa Program Tak Efisien Terus Dipertahankan?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:00 WIB

Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat

Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat

Kaltim | Sabtu, 07 November 2026 | 11:55 WIB

×