Produk Hortikultura dari 6 Kabupaten di Sumut Laris di Pasar Ekspor

Fabiola Febrinastri

Minggu, 06 Oktober 2019 | 15:45 WIB
Produk Hortikultura dari 6 Kabupaten di Sumut Laris di Pasar Ekspor
Sebagian produk ekspor Indonesia. (Dok : Kementan)

Suara.com - Pembangunan pertanian di 6 kabupaten di Sumatera Utara (Sumut), yaitu Kabupaten Batu Bara, Asahan, Tanjungbalai, Labuhan Batu Utara, Labuan Batu Induk dan Labuan Batu Selatan telah membuahkan hasil. Produk hortikulturanya telah menjadi langganan pemasok di manca negara.

"Keberhasilan ini dapat tercapai, karena jalinan kerja sama antara pemerintah baik pusat hingga kabupaten. Hasilnya berlimpah, kemudahan layanan dan pasar ekspornya pun tersedia," kata Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Ali Jamil, saat lakukan kunjungan kerja ke tempat pemeriksaan karantina lain di gudang pemilik, UD Khairatama di Labuhan Batu Utara, Sumut, Minggu (6/10/2019).

Menurut Jamil, produk hortikultura asal Sumut yang diminati pasar global adalah buah jeruk nipis, salak, alpukat, sirsak, kecombrang dan pisang kepok.

Khusus untuk pisang kepok, Jamil memaparkan adanya tren peningkatan yang signifikan. Sebanyak 487 kali sertifikasi ekspor pisang kepok dengan tonase 3,1 ribu ton senilai Rp 14,6 miliar ke Malaysia, dari Januari hingga September 2019.

Pada periode sama di tahun 2018, jumlah sertifikasi ekspor dengan tujuan sama hanya 252 kali, yaitu 1,4 ribu ton dengan nilai Rp. 764,9 miliar. 

Karantina untuk Jaminan Kesehatan 
Di saat yang sama, Jamil melepas ekspor pisang kepok sebanyak 37 ton senilai Rp 170 juta dengan tujuan negara Malaysia. Selaku otoritas karantina yang memberikan jaminan kesehatan dan keamanan produk pertanian, pihaknya melakukan serangkaian tindakan karantina.

Pisang kepok harus bebas dari target hama atau pest yang dipersyaratkan negara tujuan, yakni Bactrocera musae dan Ralstolonia musae atau Moco disiase. Jika sudah dipastikan aman, maka Surat Kesehatan Tumbuhan atau Phyosanitary Certificate (PC) segera diterbitkan.

"Sesuai instruksi Menteri Pertanian, layanan pemeriksaan karantina harus dipermudah dan dipercepat dengan tetap menjaga akurasi pemeriksaannya," ungkap Jamil.

Selain siapkan layanan "jemput bola", Barantan juga melakukan digitalisasi di tiap layanan publiknya.

baca juga

"Ini sudah menjadi dituntutan di era perdagangan juga perkarantinaan internasional," tambahnya.

Indikator Akselerasi Ekspor Meningkat
Kepala Karantina Pertanian Tanjung Balai Asahan (TBA), Bukhari, yang mendampingi kunjungan kerja kali ini menyampaikan, sebagai unit pelaksana teknis Barantan, pihaknya telah menggiatkan Program Agro Gemilang sejak Februari hingga kini.

Program Ayo Galakkan Ekspor produk pertanian oleh Generasi Milenial Bangsa ini merupakan program yang digagas Barantan untuk mendorong peningkatan kinerja ekspor produk pertanian. Program berupa pendampingan dan bimbingan memenuhi persyaratan teknis produk pertanian di pasar global bagi pelaku usaha baru khususnya dari kalangan muda.

Menurut Bukhari, program ini di wilayah kerjanya telah mulai membuahkan hasil. Hal ini dapat dilihat dengan peningkatan pada beberapa indikator yakni, peningkatan jumlah eksportir sebesar 11,2 persen (2019 : 248, 2018 : 223).

Jumlah tujuan negara meningkat 8 persen (2019: 54, 2018: 50), termasuk frekwensi yang ditandai dengan peningkatan sertifkasi karantina untuk ekspor sebanyak 13,8 persen (2019: 3226, 2018 : 2.833).

Bukhari juga menyampaikan adanya penurunan kinerja ekspor pada produk sapu lidi asal TBA. Dibanding 2018 yang dapat mencapai 297 kali sertifikasi dengan tonase 13,5 ribu ton senilai Rp 881,6 miliar, maka pada 2019 sampai September baru tercatat 189 kali sertifikasi dengan total 15,1 ribu ton senilai Rp 300,6 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hortikultura Ramah Lingkungan, Ekspor ke 113 Negara Naik 11,92 Persen

Hortikultura Ramah Lingkungan, Ekspor ke 113 Negara Naik 11,92 Persen

Bisnis | Minggu, 06 Oktober 2019 | 14:57 WIB

Irigasi Perpompaan Tingkatkan Indeks Pertanaman Padi di Ciamis

Irigasi Perpompaan Tingkatkan Indeks Pertanaman Padi di Ciamis

Bisnis | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 07:11 WIB

Ponorogo Kekeringan, Namun Bisa Diatasi dengan Pompanisasi

Ponorogo Kekeringan, Namun Bisa Diatasi dengan Pompanisasi

Bisnis | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 08:46 WIB

Kementan : Frekuensi Ekspor 2019 di Riau Meningkat hingga 38,8 Persen

Kementan : Frekuensi Ekspor 2019 di Riau Meningkat hingga 38,8 Persen

Bisnis | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 08:37 WIB

Kementan Dorong Penanaman Manggis untuk Konservasi dan Kurangi Emisi Karbon

Kementan Dorong Penanaman Manggis untuk Konservasi dan Kurangi Emisi Karbon

Bisnis | Kamis, 03 Oktober 2019 | 09:46 WIB

Kementan : Mekanisasi Pertanian Dinilai Bisa Cegah Karhutla

Kementan : Mekanisasi Pertanian Dinilai Bisa Cegah Karhutla

Bisnis | Kamis, 03 Oktober 2019 | 08:55 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×