Menhub Sebut Kini Tak Ada Celah untuk Lakukan Penyelundupan

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Selasa, 17 Desember 2019 | 21:04 WIB
Menhub Sebut Kini Tak Ada Celah untuk Lakukan Penyelundupan
Menhub Budi Karya Sumadi. [Suara.com/Putu Ayu P]

Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut para perusahaan importir kini tak bisa lagi menyulundupkan barang mewah di pelabuhan-pelabuhan. Lantaran, kini terdapat tim kecil yang terdiri Kepolisian, Bea dan Cukai, hingga petugas Kemenhub untuk memantau masuk keluarnya barang di pelabuhan.

Untuk diketahui, saat ini terdapat tujuh perusahaan yang tertangkap menyelundupkan barang mewah di antaranya PT SLK, PT TJI, PT NILD, PT MPMP, PT IRS, PT TNA dan PT TSP. Perusahaan-perusahaan tersebut mengimpor mobil dan motor mewah dari negara Singapura dan Jepang.

"Kami berkomitmen untuk membuat cara berlapis tentang apa yang harus dilakukan karena modusnya semakin banyak dan karena juga dimungkinkan masuk ke pelabuhan kecil di pantai timur Sumatera," katanya di Terminal Peti Koja Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada Selasa (17/12/2019).

Dalam perbuatan tersebut, Budi menganggap perbuatan yang dilakukan para penyelundup adalah satu hal yang licik karena sengaja mengelabuhi negara.

"Modusnya sendiri sangat licik, dengan mengatakan batu bata dan sebagainya. Jadi memang kita harapkan tim di pelabuhan lebih kompak, saya pikir 2019 ini tahun yang baik, karena sejak tahun lalu saya minta ke Bu Menkeu untuk mengetatkan ini," ucapnya.

Maka dari itu, ia meminta untuk semua pihak untuk tak lagi melakukan penyelundupan. Sebab, jika masih ada penyelundupan, Indonesia sulit untuk menjadi negara maju.

"Saya sampaikan seyogyanya masyarakat termausk pengguna dealer agar mengerti bahwa Indonesia sedang ingin maju, oleh karenanya berhentilah dengan tindakan tercela tersebut," imbuh dia.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali membongkar penyelundupan mobil dan sepeda motor mewah lewat Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kali ini, kasus penyelundupan melibatkan sejumlah perusahaan.

Sri Mulyani menjelaskan, modus yang digunakan dalam kasus penyelundupan kali ini adalah dengan memberitahukan barang tidak sesuai dengan isi sebenarnya.

baca juga

"Jadi mereka (perusahaan penyelundupan) mengaku melakukan impor batu bata," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selundupan Mobil dan Motor Mewah di Tanjung Priok, Negara Merugi Rp 48 M

Selundupan Mobil dan Motor Mewah di Tanjung Priok, Negara Merugi Rp 48 M

Bisnis | Selasa, 17 Desember 2019 | 20:41 WIB

Sejumlah Perusahaan Selundupkan Mobil dan Motor Mewah, Begini Modusnya

Sejumlah Perusahaan Selundupkan Mobil dan Motor Mewah, Begini Modusnya

Bisnis | Selasa, 17 Desember 2019 | 17:36 WIB

Agar Kasus Penyelundupan Barang Mewah Tak Terulang, Ini Saran Pengamat

Agar Kasus Penyelundupan Barang Mewah Tak Terulang, Ini Saran Pengamat

News | Minggu, 08 Desember 2019 | 16:20 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×