Penjualan Mobil Toyota di Sepanjang 2019 Ambles 5,7 Persen

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 22 Januari 2020 | 09:48 WIB
Penjualan Mobil Toyota di Sepanjang 2019 Ambles 5,7 Persen
Logo Toyota. [Shutterstock]

Suara.com - Penjualan mobil Toyota di Indonesia turun 5,7 persen pada Januari-Desember 2019 menjadi 331.797 unit. Meski mengalami penurunan, Wakil Presdir PT Toyota Astra Motor (TAM) Henry Tanoto mengklaim penurunan tersebut masih di bawah rata-rata industri nasional.

Tercatat penjualan mobil secara nasional untuk semua merek turun dari 1.151.413 unit pada 2018 menjadi 1.030.126 unit.

"Penurunan tersebut di bawah penurunan rata-rata industri (mobil secara nasional) sebesar 10,5 persen," kata Henry Tanoto di Jakarta, Selasa (21/1/2020) kemarin.

Penjualan Toyota sepanjang 2019 itu, lanjut dia, ditopang oleh penjualan Avanza-Veloz di segmen Low MPV (Multi-Purpose Vehicle), Rush di segmen medium SUV (Sport Utility Vehicle) dan Camry di segmen medium sedan.

Pada 2019 penjualan MPV Toyota mencapai 203.205 unit atau memberi kontribusi sebesar 61,2 persen, dengan penjualan Avanza dan Veloz menjadi tulang punggung.

"Penjualan Avanza-Veloz naik mendongkrak sebesar 5,1 persen menjadi 86.374 unit dan market sharenya juga naik menjadi 34,0 persen, dibandingkan 2018 sebesar 28,7 persen," kata Henry.

Kontributor penjualan Toyota terbesar kedua sepanjang 2019 adalah segmen SUV dengan penjualan 78.657 unit atau sebesar berkontribusi 23,7 persen dengan Toyota Rush menjadi penyumbang terbesar dengan angka 61.659 unit. Pangsa pasar Toyota Rush pun naik menjadi 54,0 persen dibanding tahun sebelumnya dengan 42,1 persen.

Selain MPV dan SUV, penjualan Toyota pada 2019 juga ditopang oleh penjualan segmen sedan yang mencapai 2.853 unit atau meningkat 36,6 persen dibanding 2018.

Kontributor penjualan di segmen ini adalah Camry dengan penjualan sebanyak 1.722 unit atau meningkat 136,9 persen dibanding penjualan tahun 2018.

Camry mencetak market share 73,4 persen di pasar medium sedan, meningkat dibandingkan tahun 2018 dengan market share sebesar 51,9 persen.

"Tahun ini kami berharap penjualan bisa tumbuh setidaknya lima persen," kata Henry Tanoto. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menperin Sindir Industri Otomotif yang Belum Bikin Produksi Lokal

Menperin Sindir Industri Otomotif yang Belum Bikin Produksi Lokal

Otomotif | Jum'at, 29 November 2019 | 17:00 WIB

Sektor Manufaktur Otomotif Dituntut Menristek Lebih Kompetitif

Sektor Manufaktur Otomotif Dituntut Menristek Lebih Kompetitif

Otomotif | Senin, 18 November 2019 | 05:00 WIB

Ibu Kota Pindah Diprediksi Dorong Perubahan Mobilitas, Ini Kata Toyota

Ibu Kota Pindah Diprediksi Dorong Perubahan Mobilitas, Ini Kata Toyota

Otomotif | Rabu, 28 Agustus 2019 | 10:47 WIB

Terkini

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:29 WIB

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:24 WIB

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:19 WIB

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:55 WIB

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:29 WIB