Awal Pekan, IHSG Dibuka Melemah dan Rupiah Stagnan

Bangun Santoso | Mohammad Fadil Djailani
Awal Pekan, IHSG Dibuka Melemah dan Rupiah Stagnan
Wartawan memotret di dekat monitor pergerakan harga saham di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (23/10). [Suara.com/Arya Manggala]

Sementara indeks LQ45 atau kelompok 45 saham unggulan bergerak turun 1,07 poin atau 0,11 persen menjadi 952,88

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Senin (17/2/2020) pagi, dibuka melemah 3,03 poin atau 0,05 persen ke posisi 5.863,91.

Sementara indeks LQ45 atau kelompok 45 saham unggulan bergerak turun 1,07 poin atau 0,11 persen menjadi 952,88.

IHSG berada di level tertinggi 5.875,67 dan terendah di 5.861,66. Sebanyak 84 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 43 saham melemah dan 113 saham lainnya diam di tempat.

Adapun total frekuensi di awal perdagangan saham 8.470 kali dengan volume perdagangan 191,5 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 111,1 miliar.

Sedangkan nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di perdagangan pasar spot hari ini. Dolar AS masih agak jauh dari kisaran Rp 13.700.

Hari ini, Senin (17/2/2020), 1 dolar AS dibanderol Rp 13.670 kala pembukaan pasar spot. Sama persis dengan posisi penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Analis Pasar Modal dari MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan setelah IHSG turun selama seminggu lalu sekitar -2.21 persen, diawal pekan ini masih cukup berat untuk rebound menyusul jumlah korban tewas akibat Virus Corona kembali bertambah cukup besar.

"Karena per 16 Februari korban yang tewas bertambah 105 orang sehingga jumlah total korban tewas menjadi 1,770 orang serta terdapat 2,048 kasus baru yang terindikasi terkena Virus Corona menjadikan jumlah total yang terindikasi terkena Virus Corona sebanyak 70,548 orang secara global," kata Edwin dalam analisanya.

Akibat hal itu membuat dampak atas kejatuhan Indeks DJIA sebesar -0.09 persen disertai kejatuhan Oil -0.25 persen serta jatuhnya sebagian Indeks Bursa Asia Senin pagi ditengah kondisi domestik yang kurang kondusif berpotensi mendorong kejatuhan kembali IHSG.

"Mengetahui IHSG berpotensi kembali melemah dalam perdagangan Senin ini, kami tetap antusias merekomendasikan investor melakukan trading harian atas saham dari Sektor Retail, Rokok, Properti, Logam, Pakan Ternak, Bank, Otomotif dan Konsumer dalam perdagangan Senin ini," katanya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS