Awal Pekan, IHSG Dibuka Melemah dan Rupiah Stagnan

Bangun Santoso, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 17 Februari 2020 | 09:37 WIB
Awal Pekan, IHSG Dibuka Melemah dan Rupiah Stagnan
Wartawan memotret di dekat monitor pergerakan harga saham di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (23/10). [Suara.com/Arya Manggala]

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Senin (17/2/2020) pagi, dibuka melemah 3,03 poin atau 0,05 persen ke posisi 5.863,91.

Sementara indeks LQ45 atau kelompok 45 saham unggulan bergerak turun 1,07 poin atau 0,11 persen menjadi 952,88.

IHSG berada di level tertinggi 5.875,67 dan terendah di 5.861,66. Sebanyak 84 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 43 saham melemah dan 113 saham lainnya diam di tempat.

Adapun total frekuensi di awal perdagangan saham 8.470 kali dengan volume perdagangan 191,5 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 111,1 miliar.

Sedangkan nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di perdagangan pasar spot hari ini. Dolar AS masih agak jauh dari kisaran Rp 13.700.

Hari ini, Senin (17/2/2020), 1 dolar AS dibanderol Rp 13.670 kala pembukaan pasar spot. Sama persis dengan posisi penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Analis Pasar Modal dari MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan setelah IHSG turun selama seminggu lalu sekitar -2.21 persen, diawal pekan ini masih cukup berat untuk rebound menyusul jumlah korban tewas akibat Virus Corona kembali bertambah cukup besar.

"Karena per 16 Februari korban yang tewas bertambah 105 orang sehingga jumlah total korban tewas menjadi 1,770 orang serta terdapat 2,048 kasus baru yang terindikasi terkena Virus Corona menjadikan jumlah total yang terindikasi terkena Virus Corona sebanyak 70,548 orang secara global," kata Edwin dalam analisanya.

Akibat hal itu membuat dampak atas kejatuhan Indeks DJIA sebesar -0.09 persen disertai kejatuhan Oil -0.25 persen serta jatuhnya sebagian Indeks Bursa Asia Senin pagi ditengah kondisi domestik yang kurang kondusif berpotensi mendorong kejatuhan kembali IHSG.

baca juga

"Mengetahui IHSG berpotensi kembali melemah dalam perdagangan Senin ini, kami tetap antusias merekomendasikan investor melakukan trading harian atas saham dari Sektor Retail, Rokok, Properti, Logam, Pakan Ternak, Bank, Otomotif dan Konsumer dalam perdagangan Senin ini," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Data Neraca Perdagangan Warnai Pergerakan IHSG Hari Ini

Data Neraca Perdagangan Warnai Pergerakan IHSG Hari Ini

Bisnis | Senin, 17 Februari 2020 | 07:25 WIB

Catatan Sepekan, IHSG Anjlok 2,21 Persen

Catatan Sepekan, IHSG Anjlok 2,21 Persen

Bisnis | Minggu, 16 Februari 2020 | 09:43 WIB

Jelang Akhir Pekan, IHSG Betah di Zona Merah

Jelang Akhir Pekan, IHSG Betah di Zona Merah

Bisnis | Jum'at, 14 Februari 2020 | 07:43 WIB

Meski Terkoreksi, IHSG Diprediksi Bakal Bangkit Hari Ini

Meski Terkoreksi, IHSG Diprediksi Bakal Bangkit Hari Ini

Bisnis | Kamis, 13 Februari 2020 | 07:38 WIB

IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan Hari Ini

IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan Hari Ini

Bisnis | Rabu, 12 Februari 2020 | 08:16 WIB

Penguatan Harga Emas Dunia Diikuti Menghijaunya IHSG Pagi Ini

Penguatan Harga Emas Dunia Diikuti Menghijaunya IHSG Pagi Ini

Bisnis | Selasa, 11 Februari 2020 | 09:56 WIB

IHSG Berpotensi Menguat Meski di Awal Pekan Terkoreksi

IHSG Berpotensi Menguat Meski di Awal Pekan Terkoreksi

Bisnis | Selasa, 11 Februari 2020 | 08:09 WIB

Terkini

Kejagung Periksa 5 Saksi Kasus Korupsi MBG, 3 di Antaranya Pegawai BUMN

Kejagung Periksa 5 Saksi Kasus Korupsi MBG, 3 di Antaranya Pegawai BUMN

News | Selasa, 08 September 2026 | 19:47 WIB

Berapa Lama Nasi Boleh Dipanaskan di Rice Cooker? Ini 8 Tips agar Tidak Cepat Basi

Berapa Lama Nasi Boleh Dipanaskan di Rice Cooker? Ini 8 Tips agar Tidak Cepat Basi

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 19:46 WIB

KRL Bogor Dipangkas Lagi, 17 Perjalanan Dibatalkan Sementara

KRL Bogor Dipangkas Lagi, 17 Perjalanan Dibatalkan Sementara

Foto | Selasa, 08 September 2026 | 19:42 WIB

Kabar Terakhir 5 Jurnalis Sebelum Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau

Kabar Terakhir 5 Jurnalis Sebelum Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 19:42 WIB

32 Atlet Tim Indonesia Dapat Suntikan Semangat Baru Jelang Asian Games 2026 di Jepang

32 Atlet Tim Indonesia Dapat Suntikan Semangat Baru Jelang Asian Games 2026 di Jepang

Sport | Selasa, 08 September 2026 | 19:42 WIB

Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, DPRD Solo Kembalikan Anggaran BTT Jadi Rp7,5 Miliar

Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, DPRD Solo Kembalikan Anggaran BTT Jadi Rp7,5 Miliar

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 19:41 WIB

Bedak Tabur Emina Cocok untuk Kulit Apa? Cek Formula dan Klaimnya

Bedak Tabur Emina Cocok untuk Kulit Apa? Cek Formula dan Klaimnya

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 19:40 WIB

Bukan Cuma Tiket Hangus, Penutupan Bandara Bikin Penumpang Keluar Biaya Tambahan

Bukan Cuma Tiket Hangus, Penutupan Bandara Bikin Penumpang Keluar Biaya Tambahan

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 19:39 WIB

BSI Siap Jalankan Amanah Presiden Prabowo Sebagai Bank Penyedia Rekening Masyarakat

BSI Siap Jalankan Amanah Presiden Prabowo Sebagai Bank Penyedia Rekening Masyarakat

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 19:37 WIB

Anggaran BNPB Terus Menyusut, Pakar Sebut Indonesia Bisa Terjebak dalam Siklus Respons Bencana

Anggaran BNPB Terus Menyusut, Pakar Sebut Indonesia Bisa Terjebak dalam Siklus Respons Bencana

Jogja | Selasa, 08 September 2026 | 19:36 WIB

×