Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.850.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.561,329
LQ45 749,027
Srikehati 347,294
JII 525,953
USD/IDR 17.184

Kementan akan Maksimalkan Program Kredit Usaha Rakyat di Pandeglang

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 02 Juni 2020 | 17:50 WIB
Kementan akan Maksimalkan Program Kredit Usaha Rakyat di Pandeglang
Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy. (Dok : Kementan).

Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) akan mengarahkan para petani di Pandeglang, Banten, untuk memaksimalkan memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pertanian. Dengan program ini para petani tidak harus pusing lagi memikirkan modal untuk menanam.

Menurut Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, Kementan saat ini sedang fokus memperkuat ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, petani selalu diimbau untuk tidak henti-hentinya melakukan tanam.

Untuk membantu para petani, Kementan menyediakan KUR dengan menggandeng sejumlah bank sebagai mitra, yaitu BNI, BRI, dan Mandiri.

“Manfaatkan KUR, karena KUR ini memang kita programkan untuk membantu para petani, khususnya untuk membantu permodalan. Kita juga telah meminta kepada bank-bank yang menjadi mitra agar bisa melakukan percepatan realisasi KUR pertanian. Makanya petani harus memanfaatkannya,” tuturnya, Selasa (2/6/2020). 

Sementara itu, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy mengatakan, pihaknya siap menggenjot program KUR di Pandeglang, dengan berkoordinasi dengan Dinas Provinsi dan Dinas Kabupaten untuk melakukan sosialisasi, menyiapkan data Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) calon debitur potensial dan pendampingan pelaksanaan KUR.

“Harus dilakukan berdasarkan pengajuan CPCL, kapan akan dilakukan verifikasi data, survei lapangan dan pendampingan dengan dinas. Format usulan CPCL harus disesuaikan dengan format Bank Nama, NIK, tempat/tanggal lahir, alamat lengkap, luas areal, dan kebutuhan dana,” tuturnya.

Menurut Sarwo, berdasarkan revisi data rekap Calon Penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) Kabupaten Pandeglang berdasarkan jumlah pengajuan sebanyak 231 orang, dengan total pengajuan mencapai Rp 17 miliar.

Ia berharap, langkah-langkah yang harus diambil untuk mempermudah penyaluran KUR tetap diperhatikan petani, seperti bergabung dengan kelompok tani agar bank tidak perlu mendata satu-satu, kemudian kelengkapan formulir.

“Di saat ini, ada beberapa yang ditemukan dari pihak perbankan dalam memproses pengajuan KUR. Apalagi, bank sedang melakukan relaksasi. Banyak debitur KUR yang terdampak Covid-19 tidak bisa bayar cicilan, sehingga harus dibuatkan usulan agar dapat keringanan pembayaran kewajiban. Hal ini memerlukan waktu yang lama karena jumlahnya banyak,” tuturnya.

Selain itu, pandemi Covid-19 membuat banyak petugas perbankan belum berani turun ke lapangan untuk verifikasi, padahal petani butuh cepat karena sudah masuk musim tanam. Untuk mempermudah, petani diimbau bergabung dengan poktan.

Sementara Direktur Pembiayaan pada Ditjen PSP Kementan, Indah Megahwati, mengatakan harus ada pengawalan dalam program ini.

“Harus ada off taker dengan sistem clasterisasi atau skala luas dan dikawal dengan asuransi. Target KUR di Kabupaten Pandeglang adalah Rp 300 M, dan dapat disalurkan oleh bank himbara yang ditunjuk,” jelas Indah Megahwati yang hadir di Pandeglang.

Berdasarkan data SMI Ditjen Perben Kemenkeu, hingga 28 Mei 2020 realisasi KUR melalui bank-bank penyalur mencapai Rp 18 triliun. Dengan total debitur yang memanfaatkan KUR mencapai 627,495 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jaga Produktivitas Karet, Kementan Gelar Pengendalian Penyakit Gugur Daun

Jaga Produktivitas Karet, Kementan Gelar Pengendalian Penyakit Gugur Daun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2020 | 13:04 WIB

4 Fakta Antivirus Eucalyptus, Dikembangkan Kementan untuk Tangkal Covid-19

4 Fakta Antivirus Eucalyptus, Dikembangkan Kementan untuk Tangkal Covid-19

Health | Sabtu, 09 Mei 2020 | 19:00 WIB

Rehabilitasi Irigasi di Badung untuk Meningkatkan Indeks Pertanaman

Rehabilitasi Irigasi di Badung untuk Meningkatkan Indeks Pertanaman

Bisnis | Kamis, 30 April 2020 | 11:45 WIB

Cegah Alih Fungsi Lahan, Salah Satu Cara Hindari Krisis Pangan

Cegah Alih Fungsi Lahan, Salah Satu Cara Hindari Krisis Pangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2020 | 08:00 WIB

Kementerian Pertanian Beri Bantuan Padat Karya Simalungun Rp 600 Juta

Kementerian Pertanian Beri Bantuan Padat Karya Simalungun Rp 600 Juta

Bisnis | Selasa, 28 April 2020 | 18:22 WIB

Menteri Pertaniaan  Pantau Distribusi Beras ATM Pertanian Sikomandan

Menteri Pertaniaan Pantau Distribusi Beras ATM Pertanian Sikomandan

Bisnis | Senin, 27 April 2020 | 08:32 WIB

Terkini

Purbaya Curhat Banyak Dapat Sentimen Negatif Ekonomi: Kadang Dipuji, Besoknya Diragukan

Purbaya Curhat Banyak Dapat Sentimen Negatif Ekonomi: Kadang Dipuji, Besoknya Diragukan

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:21 WIB

Purbaya Sebut Perang AS vs Iran Baru Selesai September 2026

Purbaya Sebut Perang AS vs Iran Baru Selesai September 2026

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:04 WIB

Perdana ke Luar Negeri Jadi Menkeu, Purbaya Langsung Dapat Pertanyaan Menohok dari Investor Global

Perdana ke Luar Negeri Jadi Menkeu, Purbaya Langsung Dapat Pertanyaan Menohok dari Investor Global

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:02 WIB

Rupiah Terus Menguat pada Rabu Sore, BI Perlu Naikkan Suku Bunga untuk Jaga Momentum

Rupiah Terus Menguat pada Rabu Sore, BI Perlu Naikkan Suku Bunga untuk Jaga Momentum

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 16:56 WIB

Proyek Bioetanol Lampung Memasuki Tahap Baru

Proyek Bioetanol Lampung Memasuki Tahap Baru

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 16:46 WIB

1,3 GW PLTS Atap Terpasang, Indonesia Bidik Target Ambisius 100 GW

1,3 GW PLTS Atap Terpasang, Indonesia Bidik Target Ambisius 100 GW

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 16:26 WIB

Dony Oskaria Wanti-wanti Telkom Nggak Boleh Rugi

Dony Oskaria Wanti-wanti Telkom Nggak Boleh Rugi

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 15:38 WIB

Cek Rekening, Emiten SIDO Mulai Bayar Dividen Hari Ini

Cek Rekening, Emiten SIDO Mulai Bayar Dividen Hari Ini

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 15:19 WIB

IHSG Masih 'Dibekukan' MSCI: Apa Kabar Empat Proposal Reformasi BEI?

IHSG Masih 'Dibekukan' MSCI: Apa Kabar Empat Proposal Reformasi BEI?

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 14:51 WIB

Thailand Akan Bangun Terusan Darat Pesaing Selat Malaka, Belajar dari Selat Hormuz

Thailand Akan Bangun Terusan Darat Pesaing Selat Malaka, Belajar dari Selat Hormuz

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 14:30 WIB