Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.107

Gairah Perusahaan untuk IPO Masih Ada di Tengah Pandemi

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 16 Juli 2020 | 08:49 WIB
Gairah Perusahaan untuk IPO Masih Ada di Tengah Pandemi
Bursa Efek Indonesia (Shutterstock)

Suara.com - Memasuki pertengahan tahun 2020, dampak pandemi virus corona atau Covid-19 masih memberikan pengaruh terhadap perekonomian secara global tidak terkecuali Pasar Modal.

Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna mengatakan, saat ini hampir seluruh kinerja indeks bursa global mengalami penurunan, yang turut diikuti penurunan nilai kapitalisasi pasar sahamnya.

Namun demikian, hal ini tidak menyurutkan minat perusahaan di Indonesia untuk masuk ke pasar modal.

"Sampai dengan tanggal 10 Juli 2020 terdapat 19 perusahaan yang berencana akan melakukan pencatatan saham di BEI," kata Nyoman melalui pesan singkatnya, Kamis (16/7/2020).

Nyoman merinci 19 perusahaan tersebut bergerak pada beberapa sektor diantaranya.

  • 9 perusahaan dari sektor trade, service and investment.
  • 3 perusahaan dari sektor property, real estat dan building construction.
  • 2 perusahaan dari sektor consumer good industry.
  • 2 perusahaan dari sektor agriculture.
  • 3 perusahaan lainnya merupakan perusahaan yang bergerak pada sektor basic industry & chemicals, infrastructure utilities & transportation, serta finance.

Selain itu, saat ini terdapat 30 penerbit yang akan menerbitkan 36 emisi obligasi/sukuk yang berada dalam pipeline di BEI.

Berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh EY melalui Global IPO Trend: Q2 2020 yang dirilis pada 29 Juni 2020. Bursa Efek Indonesia memperoleh peringkat nomor 1 di ASEAN terkait penambahan jumlah perusahaan tercatat melalui IPO di periode sampai dengan Juni 2020.

Bila dibandingkan dengan tahun lalu maka jumlah perusahaan tercatat mengalami peningkatan sebesar 59 persen dan total nilai penawaran umum mengalami peningkatan sebesar 40 persen.

"Sementara itu, tren semester 2 pada tahun 2020 menunjukan masih tingginya minat perusahaan untuk melakukan IPO. Harapan kami tentunya kondisi ke depan akan semakin kondusif sehingga dapat menambah keyakinan perusahaan untuk dapat menggalang dana melalui pasar modal," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi Listing di BEI, Saham Boston Furniture Industries Naik 10 Persen

Resmi Listing di BEI, Saham Boston Furniture Industries Naik 10 Persen

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2020 | 09:35 WIB

IPO Saham Boston Furniture Oversubscribed 100 Kali

IPO Saham Boston Furniture Oversubscribed 100 Kali

Bisnis | Senin, 06 Juli 2020 | 18:44 WIB

Melantai di BEI, PT Boston Furniture Tawarkan 400 Juta Lembar Saham

Melantai di BEI, PT Boston Furniture Tawarkan 400 Juta Lembar Saham

Jogja | Senin, 06 Juli 2020 | 18:33 WIB

Terkini

IHSG Jatuh ke Jurang Lagi Senin Pagi

IHSG Jatuh ke Jurang Lagi Senin Pagi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:20 WIB

Nego AS-Iran Buntu! Harga Minyak Tembus US$ 104 Per Barel

Nego AS-Iran Buntu! Harga Minyak Tembus US$ 104 Per Barel

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 08:52 WIB

Bidik Pasar Digital ASEAN, Perushaan RI Ekspansi ke Malaysia

Bidik Pasar Digital ASEAN, Perushaan RI Ekspansi ke Malaysia

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 08:40 WIB

Arab Saudi Tambah Pasokan Minyak Lewat Jalur Alternatif saat AS Blokade Selat Hormuz

Arab Saudi Tambah Pasokan Minyak Lewat Jalur Alternatif saat AS Blokade Selat Hormuz

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 08:06 WIB

Ramalan Harga Emas Antam Sepekan Ini Setelah Negosiasi Iran-AS Gagal

Ramalan Harga Emas Antam Sepekan Ini Setelah Negosiasi Iran-AS Gagal

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 08:01 WIB

Harga Minyak Kembali Naik ke Level USD 104, Trump Ikut-ikutan Blokade Selat Hormuz

Harga Minyak Kembali Naik ke Level USD 104, Trump Ikut-ikutan Blokade Selat Hormuz

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 07:54 WIB

Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran

Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 07:45 WIB

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:33 WIB

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB