Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Optimalisasi Program JKN-KIS, Dirut BPJS Kesehatan Minta RS Lakukan Ini

Fitri Asta Pramesti

Minggu, 11 April 2021 | 13:28 WIB
Optimalisasi Program JKN-KIS, Dirut BPJS Kesehatan Minta RS Lakukan Ini
Pihak BPJS Kesehatan melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Universitas Brawijaya dan Persada Hospital pada Sabtu (10/04). (Dok. BPJS)

Suara.com - Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti mendorong mitra rumah sakit untuk  melakukan optimalisasi program JKN-KIS, guna mewujudkan cita-cita negara yakni terciptanya layanan kesehatan yang berkualitas. 

Hal ini disampaikan Ghufron saat melakukan kunjungan ke salah satu mitra BPJS Kesehatan yakni Rumah Sakit Universitas Brawijaya dan Persada Hospital, Sabtu (10/04/2021). 

"Rumah sakit pemerintah maupun non pemerintah yang menjadi mitra BPJS Kesehatan memiliki peran penting dalam mendukung Program JKN-KIS. Dibutuhkan sinergi bersama dalam mewujudkan cita-cita negara untuk menghasilkan layanan kesehatan yang optimal bagi seluruh peserta JKN-KIS," ujar Ghufron.

Ghufron bilang, bahwa seluruh fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, perlu secara kontinu berimprovisasi menghadirkan inovasi layanan digital yang disinergikan dengan Program JKN-KIS.

Harapannya, dengan adanya implementasi layanan digital, segala kebutuhan peserta JKN-KIS untuk mengakses pelayanan di rumah sakit bisa semakin mudah dan cepat. 

"Yang kami harapkan peserta sudah tidak ada lagi yang menunggu hingga berjam-jam. Jika sebelumnya masih ada peserta yang harus datang pagi-pagi untuk berobat, dengan adanya layanan digital ini, ketika peserta datang dapat langsung dilayani atau tidak terlalu lama menunggu untuk mendapatkan pelayanan," kata Ghufron.

Selain itu, Ghufron juga mengatakan pihaknya telah menerapkan pelayanan dengan memanfaatkan layanan digital lewat Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (Pandawa). Ia mengungkapkan, dampak yang timbul setelah penerapan layanan digital sangat signifikan.

"Sebelumnya, di kantor kami setiap harinya ada sekitar 300 peserta yang mengakses pelayanan. Namun, setelah adanya kondisi pandemi Covid-19 dan mulai diterapkan pelayanan melalui Pandawa, jumlah kunjungan di kantor kami perlahan mulai berkurang, dari 300 hingga hanya 30 sampai 40 peserta setiap harinya. Itu artinya, pelayanan digital sudah dimanfaatkan oleh peserta dan sangat memberikan dampak yang positif bagi mereka yang ingin mendapatkan layanan," tambahnya. 

BPJS Kesehatan, beber Ghufron, saat ini menetapkan sejumlah fokus utama dalam menjalankan Program JKN-KIS untuk menghadirkan transformasi pelayanan kepada peserta. Karenanya, seluruh fasilitas kesehatan yang menjadi mitra dapat terus mendukung dalam menyukseskan penyelenggaraan Program JKN-KIS.

baca juga

Ghufron pun mengharapkan adanya keterlibatan langsung dari para stakeholders untuk terus berkontribusi aktif mendukung implementasi Program JKN-KIS sebagai program strategis nasional dan menjaga sustainabilitas penyelenggaraan Program JKN-KIS sehingga seluruh peserta bisa mendapatkan layanan kesehatan dengan optimal tanpa adanya diskriminasi.

Sementara itu, Direktur Utama Rumah Sakit Universitas Brawijaya, Sri Andarini menyebutkan bahwa pihaknya telah berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan Program JKN-KIS di lapangan.

Dengan adanya kerja sama yang dibangun dengan BPJS Kesehatan, Sri mengungkapkan komitmennya untuk bisa memenuhi hak peserta mendapatkan pelayanan yang optimal.

"Kami telah menyiapkan beberapa fasilitas untuk menunjang pemberian layanan. Saat ini, kami sedang melaksanakan soft selling untuk fasilitas Pain Center. Harapannya, dengan adanya fasilitas ini, seluruh peserta JKN-KIS bisa mengakses pelayanan dengan cepat dan mudah," kata Sri.

Direktur Persada Hospital, Sigit Riyarto menambahkan, pihaknya siap bekerja sama dengan BPJS Kesehatan demi menciptakan Program JKN-KIS yang optimal dan sesuai dengan cita-cita negara. Terlebih, sekitar 40% dari total keseluruhan pasien di Rumah Sakit Persada merupakan pasien peserta JKN-KIS. 

"Selanjutnya, kami akan terus berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan untuk menciptakan layanan berbasis digital yang akan disinergikan ke dalam Program JKN-KIS," tandas Sigit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dirut BPJS Kesehatan Minta RS Tak Membedakan Peserta JKN-KIS

Dirut BPJS Kesehatan Minta RS Tak Membedakan Peserta JKN-KIS

News | Minggu, 11 April 2021 | 13:11 WIB

Dirut BPJS Kesehatan Didapuk Jadi Ketua Komisi Kesehatan ISSA

Dirut BPJS Kesehatan Didapuk Jadi Ketua Komisi Kesehatan ISSA

News | Minggu, 11 April 2021 | 12:54 WIB

BPJS Kesehatan Dukung Anggota ISSA Terkait Perawatan Sosial Jangka Panjang

BPJS Kesehatan Dukung Anggota ISSA Terkait Perawatan Sosial Jangka Panjang

Bisnis | Kamis, 08 April 2021 | 19:52 WIB

Bangun Budaya Inovasi, Kiat BPJS Kesehatan Bertahan di Masa Pandemi

Bangun Budaya Inovasi, Kiat BPJS Kesehatan Bertahan di Masa Pandemi

Bisnis | Kamis, 08 April 2021 | 17:48 WIB

Gandeng Asosiasi Rumah Sakit, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan JKN-KIS

Gandeng Asosiasi Rumah Sakit, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan JKN-KIS

Bisnis | Rabu, 07 April 2021 | 18:45 WIB

BPJS Kesehatan Siapkan Rencana Aksi terhadap Pendapat BPK

BPJS Kesehatan Siapkan Rencana Aksi terhadap Pendapat BPK

Bisnis | Rabu, 07 April 2021 | 10:48 WIB

Terkini

Lahan Bekas Tambang Batu Bara Disulap Jadi PLTS

Lahan Bekas Tambang Batu Bara Disulap Jadi PLTS

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:44 WIB

Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang

Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:26 WIB

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:38 WIB

Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI

Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:39 WIB

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:31 WIB

Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin

Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:25 WIB

Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN

Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:21 WIB

Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS

Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:19 WIB

Harga Pertamax Harusnya Rp13.700, Ekonom: Ada Upaya Pertamina Pulihkan Margin

Harga Pertamax Harusnya Rp13.700, Ekonom: Ada Upaya Pertamina Pulihkan Margin

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:04 WIB

Purbaya Ngeluh Bawahannya Lelet Urus Aset Negara, Singgung Kasus BLBI

Purbaya Ngeluh Bawahannya Lelet Urus Aset Negara, Singgung Kasus BLBI

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:56 WIB

×