Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Gerakkan Ekonomi Nasional, LPDB Libatkan PKL dan Pedagang Kecil

Fabiola Febrinastri

Rabu, 05 Mei 2021 | 07:34 WIB
Gerakkan Ekonomi Nasional, LPDB Libatkan PKL dan Pedagang Kecil
Direktur Utama LPDB-KUMKM, Supomo, dalam acara Berkah Ramadan Bersama LPDB-KUMKM di Jakarta, Selasa (4/5/2021). (Dok : LPDB)

Suara.com - Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) Supomo mengatakan, pandemi Covid-19 memukul banyak sektor industri, bukan hanya industri besar yang terdampak, namun juga usaha skala menengah, mikro, dan kecil.

Untuk itu ia mengatakan, pihaknya melibatkan para pedagang kaki lima (PKL) dan pedagang kecil lainnya dalam upaya menggerakkan perekonomian nasional.

“Dengan melibatkan pedagang-pedagang kecil dan PKL, serta membeli produk-produk mereka, maka ini membantu UMKM. Terlebih LPDB-KUMKM merupakan satuan kerja Kementerian Koperasi dan UKM, dimana tugas dan peranannya sangat diperlukan dalam meningkatkan perekonomian nasional,” kata Supomo, dalam acara Berkah Ramadan Bersama LPDB-KUMKM di Jakarta, Selasa (4/5/2021).

Acara yang dihadiri oleh Direksi dan karyawan LPDB-KUMKM ini, selain memperat tali silahturahmi, juga bertujuan untuk membantu para UMKM di lingkungan sekitar LPDB-KUMKM.

LPDB-KUMKM hadir dan mengupayakan semaksimal mungkin agar pelaku usaha khususnya UMKM dapat mampu bertahan melewati masa-masa sulit akibat pandemi Covid-19.

Supomo menjelaskan, Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki terus berpesan agar kementerian dan lembaga (K/L) memberi ruang dan peluang seluas-luasnya kepada UMKM dalam memasarkan dan memajukan usahanya, terutama berbelanja produk-produk UMKM. Selain itu, 40 persen anggaran belanja K/L juga diharapkan dapat membeli dan menyerap produk-produk UMKM, sehingga membuka peluang pasar yang lebih besar untuk UMKM.

“Menkop dan UKM terus mendorong agar produk-produk UMKM bisa go export dan go global. Melalui bentuk pendampingan, perkuatan permodalan, hingga pemasaran melalui offline maupun online (digital market platform), LPDB-KUMKM memegang peranan penting dalam menyalurkan pinjaman/pembiayaan kepada koperasi, yang anggotanya merupakan para pelaku UMKM. Dengan adanya suntikan modal usaha, juga pendampingan dari Dinas Koperasi dan UKM dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UMKM, ke depannya produk-produk UMKM dapat memiliki nilai yang berkualitas ekspor dan siap masuk pasar Internasional,” lanjut Supomo.

Salurkan Rp12,9 T
Sejak awal penyaluran di tahun 2008 hingga akhir April 2021, LPDB-KUMKM telah menyalurkan dana bergulir sebesar Rp12,9 triliun, yang terbagi menjadi dua skema penyaluran yakni pola konvensional sebesar Rp10 triliun, dan dengan pola syariah sebesar Rp2,9 triliun.

Supomo menyampaikan, kinerja penyaluran dana bergulir LPDB-KUMKM pada kuartal pertama tahun 2021 mencapai Rp 553 miliar yang terdiri dari pinjaman konvensional sebesar Rp 252 miliar dan pembiayaan syariah sebesar Rp301 miliar.

baca juga

“Sesuai amanat Menteri Koperasi dan UKM,sejak dua tahun terakhir, LPDB-KUMKM fokus menyalurkan pinjaman/pembiayaan ke koperasi. Koperasi dan UMKM sejak dulu menjadi sokoguru perekonomian nasional, sehingga merupakan pondasi kuat dalam bertahan menghadapi segala krisis,” kata Supomo.

Selain itu, melalui Permenkop 04 Tahun 2020, LPDB-KUMKM diberikan amanat bukan hanya menyalurkan dana bergulir saja, namun melakukan pendampingan kepada calon mitra atau mitra yang sudah existing. Untuk melakukan pendampingan, di tahun 2021 ini LPDB- KUMKM telah memilih 8 Inkubator Wirausaha.

Badan-badan usaha itu antara lain, Badan Inovasi dan Inkubator Wirausaha Universitas Brawijaya (BIIW) Jawa Timur, Inkubator Bisnis LPPM Universitas Udayana Bali, Siger Innovation Hub Lampung, Pusat Inkubator Bisnis Universitas Ottow Geissler Papua, Cubic Inkubator Bisnis Jawa Barat, Badan Pengembangan Bisnis Rintisan dan Inkubasi Universitas Airlangga Jawa Timur, Pusat Inkubator Bisnis-Oorange Universitas Padjajaran Jawa Barat, dan Pusat Pengembangan Inovasi dan Inkubator Bisnis Teknologi Universitas Tanjungpura Kalimantan Barat.

Program ini bertujuan untuk memitigasi dampak pandemi Covid-19 dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Dengan menginkubasi pelaku usaha khususnya Koperasi dan UMKM, LPDB-KUMKM diharapkan dapat mendorong peningkatan kewirausahaan hingga mampu berkontribusi dalam perekonomian Indonesia di masa kini dan masa yang akan datang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pedagang Pasar di Sleman Divaksin Pekan Ini, Pemkab Sederhanakan Teknisnya

Pedagang Pasar di Sleman Divaksin Pekan Ini, Pemkab Sederhanakan Teknisnya

Jogja | Selasa, 04 Mei 2021 | 20:50 WIB

Pasar Tanah Abang Lengang, Pedagang: Takut Corona, Mendingan Begini Lah

Pasar Tanah Abang Lengang, Pedagang: Takut Corona, Mendingan Begini Lah

News | Selasa, 04 Mei 2021 | 17:46 WIB

Teten Masduki Harap Ponpes Sunan Drajat Lamongan Jadi Jaringan Ritel Modern

Teten Masduki Harap Ponpes Sunan Drajat Lamongan Jadi Jaringan Ritel Modern

Bisnis | Jum'at, 16 April 2021 | 14:07 WIB

Trotoar Tanah Abang Kembali Dipadati PKL

Trotoar Tanah Abang Kembali Dipadati PKL

Foto | Senin, 12 April 2021 | 15:50 WIB

Pemprov DKI Klaim Punya Dasar Hukum Dirikan Lapak PKL di Atas Trotoar

Pemprov DKI Klaim Punya Dasar Hukum Dirikan Lapak PKL di Atas Trotoar

News | Kamis, 25 Maret 2021 | 20:03 WIB

Kawasan Roti Bakar Eddy Blok M Akan Dijadikan Tempat Khusus PKL

Kawasan Roti Bakar Eddy Blok M Akan Dijadikan Tempat Khusus PKL

Jakarta | Kamis, 12 November 2020 | 12:34 WIB

Terkini

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:52 WIB

Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen

Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:42 WIB

Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya

Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:34 WIB

Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan

Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:17 WIB

Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang

Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:17 WIB

Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia

Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:59 WIB

Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri

Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:46 WIB