Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Kemendes PDTT-Bank Mandiri Perkuat Sinergi dan Kerjasama

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 10 Mei 2021 | 15:43 WIB
Kemendes PDTT-Bank  Mandiri Perkuat Sinergi dan Kerjasama
Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar menerima kunjungan dari Senior Vice President Government & Institutional 1 Group Bank Mandiri, Dadang Ramadhan P. (Dok: Kemendes PDTT)

Suara.com - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar menerima kunjungan daari Senior Vice President Government & Institutional 1 Group Bank Mandiri, Dadang Ramadhan P di kantornya pada Senin, (10/5/2021). Dalam pertemuan tersebut, pria yang karib disapa Gus Menteri itu didampingi oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendes PDTT, Taufik Madjid sedang Dadang didampingi oleh Vice President Government & Institutional 1 Group Alexander, J. Patty.

"Pertemuan ini dalam rangka memperkuat sinergi dan kerjasama yang memang selama telah terjalin antara Bank Mandiri dengan Kemendes PDTT," ujar Dadang dalam keterangannya pada Senin, (10/5/2021).

Menurut Dadang, di masa depan, kebutuhan masyarakat akan terpenuhi secara digital, makanya dihadirkan aplikasi baru untuk transkasi digital yang diberi nama Livin' by Mandiri. Ke depan nantinya, transaksi digital lebih sering digunakan.

"Terbukti, saat ini ATM hanya untuk menarik uang tunai saja," ucapnya.

Sementara itu, Gus Menteri bercerita tentang keinginannya agar aktifitas transaksi perbankan, termasuk soal dana desa juga dilakukan secara digital atau yang sering disebutnya Cashless.

Dia menilai, dana desa yang dikelola secara digital lebih aman, sebab jejak dan alur aktifitas penggunaan dananya lebih jelas dan transparan. Sebenarnya, kata Gus Menteri, dia sudah mencanangkan hal ini saat penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari dana desa itu menggunakan sistem cashless.

"Tapi karena kondisi sejumlah wilayah belum memungkinkan maka diizinkan secara konvensional," kata Gus Menteri.

Keinginan cashless juga didasari oleh fakta jika hampir sebagian besar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tidak miliki tempat penyimpanan uang yang aman. Lemari di kamar saja kadang tidak ada kuncinya.

Oleh karena itu, menurut Gus Menteri, jika para penerima KPK, secara otomatis mereka memmiliki tempat penyimpanan uang yang lebih aman dan tidak mudah hilang.

baca juga

"Tinggal lebih hati-hati menyimpan kartu ATM miliknya di tempat yang mudah diingat," imbuh Gus Menteri.

Gus Menteri juga menjelaskan soal salah satu fokus Kemendes PDTT tahun 2021 yaitu pengembangan BUMDes. Sebab, jika badan usaha ini maju, maka akan beri manfaat ekonomi dan kesejahteraan bagi warga desa.

Gus Menteri mencontohkan BUMDes Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Mojokerto yang berkembang pesat dan miliki banyak unit usaha seperti penyewaan kandang dan sejumlah destinasi wisata.

"Terbukti, KPM di desa ini turun drastis," kata Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Gus Menteri pun berharap Bank Mandiri selaku perusahaan milik negara dapat memberikan bantuan untuk pembangunan dan pengembangan desa agar ekonomi warga lebih maju dan sejahtera.

Dalam pertemuan tersebut, Gus Menteri juga menerima bantuan paket bahan pokok (sembako) Ramadan dari Bank Mandiri. Gus Menteri menyampaikan terima kasih atas pemberian bantuan tersebut.

"Terima kasih atas pemberian ini. Akan segera didistribusikan," tutup Gus Menteri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petinggi Bank Mandiri Makassar Diperiksa KPK Terkait Korupsi Nurdin

Petinggi Bank Mandiri Makassar Diperiksa KPK Terkait Korupsi Nurdin

Sulsel | Jum'at, 26 Maret 2021 | 13:10 WIB

Kemendes PDTT Bakal Susun Model Pengawasan Dana Desa

Kemendes PDTT Bakal Susun Model Pengawasan Dana Desa

DPR | Selasa, 23 Maret 2021 | 19:13 WIB

Mendes Pastikan Pendamping Desa Bakal Lebih Profesional

Mendes Pastikan Pendamping Desa Bakal Lebih Profesional

Bisnis | Senin, 22 Maret 2021 | 17:56 WIB

Kemendes Targetkan Ada 10.000 BUMDes Berkembang di 2024

Kemendes Targetkan Ada 10.000 BUMDes Berkembang di 2024

Bisnis | Kamis, 18 Maret 2021 | 18:07 WIB

Optimalkan Layanan Remitansi, Bank Mandiri Jadi Member SWIFT- GPI

Optimalkan Layanan Remitansi, Bank Mandiri Jadi Member SWIFT- GPI

Bisnis | Selasa, 16 Maret 2021 | 11:57 WIB

Mandiri Digital: Bank Mandiri dan KCI Luncurkan Commuterpay Yogyakarta-Solo

Mandiri Digital: Bank Mandiri dan KCI Luncurkan Commuterpay Yogyakarta-Solo

Bisnis | Selasa, 09 Maret 2021 | 15:53 WIB

Terkini

Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang

Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:26 WIB

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:38 WIB

Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI

Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:39 WIB

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:31 WIB

Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin

Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:25 WIB

Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN

Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:21 WIB

Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS

Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:19 WIB

Harga Pertamax Harusnya Rp13.700, Ekonom: Ada Upaya Pertamina Pulihkan Margin

Harga Pertamax Harusnya Rp13.700, Ekonom: Ada Upaya Pertamina Pulihkan Margin

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:04 WIB

Purbaya Ngeluh Bawahannya Lelet Urus Aset Negara, Singgung Kasus BLBI

Purbaya Ngeluh Bawahannya Lelet Urus Aset Negara, Singgung Kasus BLBI

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:56 WIB

Nyaris 10.000 Karyawan Tokopedia Kena PHK Massal, Bermula dari Akusisi Tiktok

Nyaris 10.000 Karyawan Tokopedia Kena PHK Massal, Bermula dari Akusisi Tiktok

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:53 WIB

×