Menhub Sentil Pelayanan KRL, Ini Pembelaan KAI

Dwi Bowo Raharjo | Achmad Fauzi | Suara.com

Minggu, 16 Mei 2021 | 18:36 WIB
Menhub Sentil Pelayanan KRL, Ini Pembelaan KAI
Rangkaian kereta rel listrik (KRL) melintas di Stasiun Manggarai, Jakarta, Minggu (9/5/2021). [Suara.com/Dian Latifah]

Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) buka suara terkait sentilan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi soal pelayanan penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) yang dianggap tidak profesional.

Direktur Utama KAI Didiek Hartyanto mengatakan, dalam menjalankan operasional Kereta di masa pandemi ini, KAI dan KAI Commuter mematuhi aturan Pemerintah yang dikeluarkan oleh Satgas Penanganan Covid-19 maupun dari regulator dalam hal ini Kementerian Perhubungan.

"PT KAI berkomitmen melakukan upaya-upaya untuk tetap menjaga protokol kesehatan baik di stasiun maupun di atas kereta dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 ini," ujar Didiek dalam keterangannya, Minggu (16/5/2021). Direktur Utama KAI.

Didiek juga mengajak para pengguna KRL untuk mengikuti protokol kesehatan dengan disiplin dan konsisten, termasuk tes antigen secara acak kepada para pengguna.

"Demi kesehatan dan keselamatan bersama para pengguna KRL, saya mohon untuk dapat mengikuti arahan dari petugas kami terkait protokol kesehatan. Termasuk bila diminta mengikuti tes antigen agar tidak perlu ragu-ragu, karena ini adalah upaya kita bersama untuk memastikan kesehatan masyarakat pengguna jasa layanan KAI Commuter," kata Didiek.

Sementara itu Direktur Niaga PT KAI Dadan Rudiansyah menyampaikan bahwa selama masa Libur Lebaran yang dimulai 6 Mei 2021 sampai dengan hari ini tanggal 16 Mei 2021, KRL Jabodetabek telah melayani 3.209.857 pengguna atau rata-rata 320.985 orang setiap harinya.

"Angka tersebut di bawah rata-rata pengguna KRL di hari-hari biasa yang pada April lalu misalnya, rata-rata melayani 396.356 orang per hari dan mencapai 420.000 di hari kerja. Sehingga meskipun masih ada pergerakan, mobilitas masyarakat dengan KRL selama Libur Idul Fitri ini sudah berkurang," jelas Dadan.

KAI juga mendukung penuh layanan KRL Jabodetabek dengan menyediakan tes antigen gratis secara acak bagi pengguna. Selain itu KAI mengerahkan petugas dan jajaran manajemen untuk melakukan Posko guna layanan di stasiun-stasiun KRL.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengkritik PT Kereta Commuter Indonesia (KCI). Dia menilai PT KCI tidak profesional dalam mengatur jumlah penumpang kereta api.

Budi Karya Sumadi menyatakan, tidak profesionalnya KCI itu membuat terjadinnya penumpukan dan berpotensi menjadi kluster Covid-19.

Karena, dia melihat langsung tidak adanya penerapan protokol kesehatan serta pemeriksaan anitgen secara random saat dirinya meninjau Stasiun Manggarai.

Selain itu, dia juga menyaksikan bahwa dalam satu gerbong ada lebih dari 70 penumpang. Sehingga tidak terdapat jaga jarak yang berpotensi menjadi kluster baru

"Saya menilai PT KCI tidak profesional, sehingga terjadi penumpukan penumpang kereta api dan ini sangat tidak kita harapkan," kata Budi Karya, Jumat (14/5/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penumpang KRL Saat Libur Lebaran Tak Seramai Hari Kerja

Penumpang KRL Saat Libur Lebaran Tak Seramai Hari Kerja

News | Minggu, 16 Mei 2021 | 14:24 WIB

Doni Monardo Ancam Tutup Tempat Wisata yang Melebihi Kapasitas

Doni Monardo Ancam Tutup Tempat Wisata yang Melebihi Kapasitas

Video | Minggu, 16 Mei 2021 | 12:20 WIB

Siap-siap! Penumpang KRL Bakal Dites Antigen di Empat Stasiun

Siap-siap! Penumpang KRL Bakal Dites Antigen di Empat Stasiun

Bisnis | Minggu, 16 Mei 2021 | 13:21 WIB

Libur Lebaran, KAI Commuter Tambah 14 Perjalanan KRL Jabodetabek

Libur Lebaran, KAI Commuter Tambah 14 Perjalanan KRL Jabodetabek

Jakarta | Sabtu, 15 Mei 2021 | 17:59 WIB

PT KAI: Kereta Api Jarak Jauh Bukan Buat Mudik atau Balik Lebaran

PT KAI: Kereta Api Jarak Jauh Bukan Buat Mudik atau Balik Lebaran

News | Sabtu, 15 Mei 2021 | 15:42 WIB

Terkini

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:27 WIB

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:20 WIB

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18 WIB

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:16 WIB

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:55 WIB

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:48 WIB

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:38 WIB

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:37 WIB

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:31 WIB

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:28 WIB