Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kunjungi BUMDes di Bali, Gus Menteri Beri Sejumlah Apresiasi

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Sabtu, 29 Mei 2021 | 19:17 WIB
Kunjungi BUMDes di Bali, Gus Menteri Beri Sejumlah Apresiasi
Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar. (Dok: Kemendes PDTT)

Suara.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, menyambangi Desa Kukuh, Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan, Bali, Sabtu (29/5/2021). Gus Menteri, sapaan akrabnya, tiba di Desa Kukuh, dan langsung meninjau BUMDes Kukuh Winangun yang terletak di depan Kantor Desa Kukuh dan memberikan sejumlah apresiasi.

Gus Menteri yang didampingi oleh Nyai Lilik Umi Nasriyah itu mendengarkan paparan dari Kepala Desa, Nyoman Widhi Adyana soal perkembangan BUMDes Kukuh Winangun. Setelah itu, ia ditemani Wakil Bupati Tabanan, I Made Edi Wirawan menuju ke Gedung Serba Guna Desa Kukuh.

Di tempat itu, Gus Menteri menyerahkan plakat penghargaan kepada sejumlah desa yang telah menuntaskan pendataan SDGs dan Data Desa. Dalam arahannya, ia memberi apresiasi kepada desa-desa yang sudah menyelesaikan pendataan SDGs Desa. Menurutnya, di Provinsi Bali sekitar 50 persen Desa telah menyelesaikan proses pendataan SDGs Desa.

Gus Menteri mengajak seluruh yang hadir dalam pertemuan itu, untuk selalu berpikir dan berpihak kepada masyarakat di wilayah masing-masing. Desa Kerambitan dinilai telah tunjukkan kinerja luar biasa dan membanggakan. Apalagi sukses mengembangkan BUMDes.

"Ini jadi sorotan karena pemulihan ekonomi di level desa, kuncinya itu ada di BUMDes," kata Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Ini terbukti dan bukan hanya teori, karena desa yang terus berinovasi dalam pengelolaan BUMDes sukses menurunkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan yang bersumber dari Dana Desa.

Jika 74.961 desa bergerak bersama dalam pemulihan ekonomi nasional, maka kontribusinya sangat luar biasa bagi pemulihan ekonomi sacara nasional.

Gus Menteri mengatakan, visi Presiden Joko Widodo yang membangun Indonesia dari pinggiran dibuktikan dengan komitmennya terhadap desa dengan terus naiknya besaran dana desa hingga saat mencapai Rp72 triliun.

Gus Menteri mengatakan, BUMDes menjadi kunci pemulihan ekonomi karena mengelola ekonomi basis desa relatif lebih sederhana, karena yang dikelola potensi unggulan di desa.

Gus Menteri mengapresiasi Kabupaten Tabanan, yang memberi perhatian dan sinergi dengan desa dan BUMDes. Tinggal 12 desa yang BUMDes -nya belum berkembang.

BUMDes hari ini, kata Gus Menteri, luar biasa karena posisinya setara dengan BUMN dan BUMD. Segala hal bisa dilakukan oleh BUMDes.

Regulasi-regulasi turunan UU Cipta Kerja membolehkan BUMDesa mengelola usaha sumber daya air, serta bagian-bagian jalan tol dan non-tol yang diatur dalam PP Nomor 5 Tahun 2021.

Merujuk pada PP No.30/2021, BUMDesa boleh bekerja sama dalam pengujian kendaraan bermotor, kalibrasi hingga jasa pemeliharaan. BUMDesa halal bermitra mengelola terminal penumpang, dan turut mengelola pasar rakyat sesuai PP No.29/2021.

Bahkan BUMDes boleh menjalankan usaha di areal kehutanan, pengolahan kayu bulat menjadi produk kayu gergajian dengan kapasitas produksi kurang dari 2.000 m3/tahun, serta pengolahan hasil hutan non kayu berskala kecil.

Gus Menteri minta para kepala desa untuk senantiasa merancang pembangunan desa dengan merujuk pada SDGs Desa, agar tepat sasaran dan bisa mensejahterakan warga desa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabupaten Mesuji Tuntaskan Pemuktahiran Data Desa, Gus Menteri Puji Begini

Kabupaten Mesuji Tuntaskan Pemuktahiran Data Desa, Gus Menteri Puji Begini

News | Jum'at, 28 Mei 2021 | 11:36 WIB

Perkuat BUMDes, Pemerintah Terbitkan PP 11 Tahun 2021

Perkuat BUMDes, Pemerintah Terbitkan PP 11 Tahun 2021

Bisnis | Kamis, 27 Mei 2021 | 15:16 WIB

Sukseskan Transmigrasi, Kemendes PDTT Gelar Forkasi Regional II Tahun 2021

Sukseskan Transmigrasi, Kemendes PDTT Gelar Forkasi Regional II Tahun 2021

Bisnis | Kamis, 27 Mei 2021 | 11:52 WIB

Temui Kapolri, Gus Menteri Ajak Polri Kawal Dana Desa

Temui Kapolri, Gus Menteri Ajak Polri Kawal Dana Desa

News | Selasa, 25 Mei 2021 | 23:01 WIB

Raker dengan DPR, Mendes PDTT Bahas Revisi Undang-Undang Jalan

Raker dengan DPR, Mendes PDTT Bahas Revisi Undang-Undang Jalan

News | Selasa, 25 Mei 2021 | 22:53 WIB

Kembangkan Desa Wisata, Gus Menteri Kunjungi Candi Rimbi di Jombang

Kembangkan Desa Wisata, Gus Menteri Kunjungi Candi Rimbi di Jombang

Bisnis | Senin, 24 Mei 2021 | 11:14 WIB

Terkini

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:41 WIB

Baru Tersentuh 10 Persen, Pesantren Penerima MBG Bakal Diperbanyak

Baru Tersentuh 10 Persen, Pesantren Penerima MBG Bakal Diperbanyak

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:34 WIB

Ekonom Ingatkan Dampak Dari Putusan Pindar KPPU, Investor Bisa Was-was

Ekonom Ingatkan Dampak Dari Putusan Pindar KPPU, Investor Bisa Was-was

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:22 WIB

OJK Tindak 233 Pelaku Pasar yang Nakal, Denda Tembus Rp96,33 Miliar

OJK Tindak 233 Pelaku Pasar yang Nakal, Denda Tembus Rp96,33 Miliar

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:04 WIB

Anak Usaha Garuda Indonesia GMFI Cetak Laba Rp 570 M, Ekuitas Berbalik Positif

Anak Usaha Garuda Indonesia GMFI Cetak Laba Rp 570 M, Ekuitas Berbalik Positif

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:01 WIB

Properti Barat Jakarta Makin Seksi, Akses Tol Baru Jadi Game Changer!

Properti Barat Jakarta Makin Seksi, Akses Tol Baru Jadi Game Changer!

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 07:57 WIB

Bahlil Teken MoU dengan Korea Selatan, Kerja Sama Energi Bersih, CCS, dan Mineral Kritis Diperkuat

Bahlil Teken MoU dengan Korea Selatan, Kerja Sama Energi Bersih, CCS, dan Mineral Kritis Diperkuat

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 07:43 WIB

Strategi Baru BUMN di Tangan Dony Oskaria: Tak Lagi Sekadar Kejar Untung

Strategi Baru BUMN di Tangan Dony Oskaria: Tak Lagi Sekadar Kejar Untung

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 07:35 WIB

Ribuan SPPG Disanksi dan Ditutup Sementara, Pemerintah Perketat Tata Kelola Program MBG

Ribuan SPPG Disanksi dan Ditutup Sementara, Pemerintah Perketat Tata Kelola Program MBG

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 06:50 WIB

Impor Sapi Ratusan Ribu Ekor, Kok Harga Daging Malah Makin Mahal? Ini Penjelasan IKAPPI

Impor Sapi Ratusan Ribu Ekor, Kok Harga Daging Malah Makin Mahal? Ini Penjelasan IKAPPI

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 06:40 WIB