Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Ngeri! Setiap Tahun Ada 67 Juta Ton Sampah Plastik

Iwan Supriyatna

Senin, 28 Juni 2021 | 18:01 WIB
Ngeri! Setiap Tahun Ada 67 Juta Ton Sampah Plastik
Ilustrasi Sampah Plastik.

Suara.com - Sampah menjadi permasalahan yang belum kunjung terselesaikan. Jika sampah makanan bisa didaur ulang, bagaimana dengan sampah plastik yang tidak akan terurai jika dibiarkan begitu saja.

Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebut, ada 67 juta ton sampah plastik setiap tahunnya, baik itu sampah plastik rumah tangga maupun industri.

"Permasalahan sampah belum selesai, malah cenderung makin kompleks. Pekerjaan rumah untuk pemerintah ini sangat banyak, 67 juta ton sampah per tahun," kata Kepala Seksi Bina Peritel Direktur Pengelolaan Sampah KLHK, Agus Supriyanto dalam webinar Pengenalan Isu Sampah di Indonesia, Senin (28/6/2021).

Menurut Agus, permasalahan sampah plastik tak akan selesai jika masyarakat belum teredukasi untuk memperlakukan sampah plastik dengan benar.

"Tahu 2050 akan bertambah 2 kali lipat sampah plastik yang ada sekarang," ucap Agus.

Namun, melihat dalam beberapa waktu ini, masyarakat sedikit demi sedikit mulai sadar akan dampak yang ditimbulkan dari sampah plastik.

Hal itu nampak dari kebiasaan masyarakat yang sedikit demi sedikit terbiasa dengan tidak lagi menggunakan kantong plastik saat berbelanja.

"Gaya hidup minim sampah seperti tren membawa alat makan sendiri, membawa tempat belanjaan sendiri sangat membantu pengurangan sampah," tutur Agus.

Menurutnya, jika masyarakat konsisten dengan kebiasaan tersebut, maka dipastikan sampah plastik akan berkurang sekitar 30 persen dari jumlah total sampah plastik yang ada.

baca juga

"Kalau ini terus dilanjutkan dan ditingkatkan, pengurangan sampah sebanyak 30 persen mungkin bisa tercapai. Perlu semua peran dari semua pihak untuk mendukung upaya tersebut," ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Pusat Industri Hijau Kementerian Perindustrian, R. Hendro Martono mengatakan, jika masyarakat jeli melihat peluang pemanfaatan sampah plastik, hal tersebut akan menjadi salah satu sumber pendapatan baru selain bisa membantu menekan angka sampah plastik.

Bahkan data yang dimiliki Kemenperin, dari sampah plastik mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 3,3 juta orang yang memanfaatkan sampah plastik menjadi lebih bermanfaat atau untuk dilakukan daur ulang.

"3,3 juta orang bisa terserap menjadi tenaga kerja dari sampah daur ulang plastik," kata Hendro.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IPCIC Jadi Salah Satu Solusi Pengelolaan Sampah Plastik di Indonesia

IPCIC Jadi Salah Satu Solusi Pengelolaan Sampah Plastik di Indonesia

Bisnis | Sabtu, 26 Juni 2021 | 10:00 WIB

Berkat Bank Sampah, Lebih dari 16 Ribu Ton Sampah Berhasil Diolah

Berkat Bank Sampah, Lebih dari 16 Ribu Ton Sampah Berhasil Diolah

Lifestyle | Rabu, 16 Juni 2021 | 12:33 WIB

Sekolah Dibangun Dengan Batu Bata Terbuat dari Limbah Plastik

Sekolah Dibangun Dengan Batu Bata Terbuat dari Limbah Plastik

Foto | Senin, 14 Juni 2021 | 16:19 WIB

Terkini

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:13 WIB

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:43 WIB

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:07 WIB

IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan

IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:56 WIB

BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya

BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:46 WIB

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:51 WIB

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41 WIB

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:00 WIB

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:57 WIB

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:43 WIB

×