Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Indonesia Butuh Banyak Insinyur Hadapi Revolusi Industri 4.0

Reza Gunadha, Achmad Fauzi

Rabu, 25 Agustus 2021 | 13:16 WIB
Indonesia Butuh Banyak Insinyur Hadapi Revolusi Industri 4.0
Ilustrasi Insinyur. (Pixabay/Pexels)

Suara.com - Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Heru Dewanto mengatakan, insinyur punya tanggungjawab untuk menyelesaikan masalah-masalah di dunia ini. 

Hal itu adalah kesepakatan dari  World Federation of Engineering Organizations (WFEO), yang merupakan organisasi tingkat internasional yang mewadahi insinyur.

"World Federation of Engineering Organizations sepakat, insinyur harus menyelesaikan masalah-masalah dunia, karena untuk menyelamatkan bumi kita adalah teknologi, dan teknologi adalah produk dari insinyur," ujar heru Dewanto dalam keterangannya yang ditulis, Rabu (25/8/2021).

Heru menjelaskan, dengan perkembangan teknologi saat ini dan untuk menyongsong Revolusi Industri 4.0, peranan insinyur juga sangat diperlukan. 

Ketua Umum PII mengatakan dalam revolusi tersebut, dibutuhkan praktis yang cakap di bidang engineering science, biomedical engineering, nano teknologi serta kecerdasaan buatan.

Berdasarkan data dari Bank Dunia, talent gap Indonesia terbesar ada di bidang hospitality and tourism, infrastructure development,sustainable engineering, sustainable management of natural commodities, manufacturing, modern agriculture dan pendidikan. 

Empat dari delapan tema tersebut berkaitan dengan ke-insinyur-an. Gap atau selisih tersebut menurut mengganggu pertumbuhan Indonesia.

"Jadi wajar kalau ada pertanyaan, apakah ada broken chain. Ada ketidakselarasan antara kompetensi yang diajarkan di kampus, dengan kebutuhan dunia kerja," tutur dia.

Heru Dewanto mengatakan, perlu ada penyelarasan antara kebutuhan dunia kerja dengan kompetensi yang dimiliki seorang insinyur.

baca juga

Selain itu standarisasi juga harus terus dilakukan, agar lulusan fakultas teknik lebih bisa bersaing di dunia kerja.

"Hari ini kita sudah memiliki dua puluh ribu insinyur profesional yang bisa disetarakan dengan insinyur dunia. Setiap tahunnya ada dua ratus ribu lulusan fakultas teknik. Dari dua ratus ribu lulusan sarjana teknik di seluruh Indonesia, baru sekitar dua puluh ribu yang memiliki kompetensi," imbuh dia.

PII yang keberadaannya diamanatkan di undang-undang dan bukan lagi sekedar organisasi profesi, menurut Heru Dewanto terus berperan aktif dalam mendorong standarisasi lulusan fakultas teknik. 

Kata dia, saat ini standarisasi nasional dan standarisasi internasional politeknik yang ada di Indonesia, sudah dilakukan oleh  badan tetap PII.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kajian Pembangunan IKN di Kaltim, Bersama Bappenas Para Insinyur juga Ikut Terlibat

Kajian Pembangunan IKN di Kaltim, Bersama Bappenas Para Insinyur juga Ikut Terlibat

Kaltim | Minggu, 22 Agustus 2021 | 17:05 WIB

Harteknas, Induk Koperasi Pedagang Pasar Laksanakan Program Digitalisasi Pasar

Harteknas, Induk Koperasi Pedagang Pasar Laksanakan Program Digitalisasi Pasar

Press Release | Rabu, 18 Agustus 2021 | 18:41 WIB

PII Bantu Pemerintah Kejar Target Vaksinasi Nasional

PII Bantu Pemerintah Kejar Target Vaksinasi Nasional

Bisnis | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 09:50 WIB

Lewat UDG Nasional ke XIV, Umat Hindu Siap Hadapi Tantangan Revolusi Industri 4.0

Lewat UDG Nasional ke XIV, Umat Hindu Siap Hadapi Tantangan Revolusi Industri 4.0

Bisnis | Rabu, 14 Juli 2021 | 07:03 WIB

Simak 5 Kompetensi yang Harus Kamu Miliki untuk Pendidikan 4.0!

Simak 5 Kompetensi yang Harus Kamu Miliki untuk Pendidikan 4.0!

Your Say | Rabu, 07 Juli 2021 | 14:12 WIB

Revolusi Industri 4.0

Revolusi Industri 4.0

Your Say | Senin, 07 Juni 2021 | 13:52 WIB

Kekayaan Alam Kalbar Melimpah, Diklaim Dongkrak Revolusi Industri 4.0

Kekayaan Alam Kalbar Melimpah, Diklaim Dongkrak Revolusi Industri 4.0

Kalbar | Jum'at, 28 Mei 2021 | 14:31 WIB

BFI Finance Terus Berformulasi Sambut Perubahan Era Baru

BFI Finance Terus Berformulasi Sambut Perubahan Era Baru

Bisnis | Selasa, 13 April 2021 | 11:52 WIB

Terkini

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya

Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:31 WIB

Siap-siap HGBT Murah, ESDM Mau Revisi Aturan

Siap-siap HGBT Murah, ESDM Mau Revisi Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:24 WIB

Emiten PGEO Andalkan ESG untuk Jaring Investor

Emiten PGEO Andalkan ESG untuk Jaring Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:18 WIB

Bank Mandiri Taspen Buka Tiga Posko Pengaduan Penipuan Investasi

Bank Mandiri Taspen Buka Tiga Posko Pengaduan Penipuan Investasi

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:00 WIB

Buah Komitmen, Pegadaian Borong Awards di Ajang Global Contact Center World Asia Pacific 2026

Buah Komitmen, Pegadaian Borong Awards di Ajang Global Contact Center World Asia Pacific 2026

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:58 WIB

Biang Kerok IHSG Melorot 1,72% ke Level 5.896

Biang Kerok IHSG Melorot 1,72% ke Level 5.896

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:26 WIB

Purbaya Kembali Guyur Dana SAL Rp 100 T ke Himbara, Total Kas Negara Jadi Rp 400 T

Purbaya Kembali Guyur Dana SAL Rp 100 T ke Himbara, Total Kas Negara Jadi Rp 400 T

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:17 WIB

Pengguna Pertamax Mulai Bergeser ke Pertalite, Stok Aman?

Pengguna Pertamax Mulai Bergeser ke Pertalite, Stok Aman?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:59 WIB

Mahasiswa Jangan Khawatir, Industri Petrokimia Butuh Banyak SDM

Mahasiswa Jangan Khawatir, Industri Petrokimia Butuh Banyak SDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:49 WIB