Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Daftar Negara Dengan Utang Terbanyak Tahun 2021, Indonesia Peringkat 7

M Nurhadi

Rabu, 06 Oktober 2021 | 12:31 WIB
Daftar Negara Dengan Utang Terbanyak Tahun 2021, Indonesia Peringkat 7
Ilustrasi [Antara]

Suara.com - Pemerintah Indonesia kerap mengambil kebijakan utang luar negeri sebagai solusi masalah finansial. Tak mengherankan jika Indonesia menjadi negara hutang terbanyak. Namun, apakah Indonesia menjadi negara dengan hutang terbanyak di dunia?

Berdasarkan catatan bank dunia negara hutang terbanyak adalah China. Negeri Tirai Bambu ini tercatat mengantongi hutang hingga mencapai 2,1 triliun dolar Amerika Serikat pada 2020 disusul dengan Brasil yang memiliki hutang luar negeri sebanyak 560,03 miliar.

Kendati tercatat sebagai negara dengan hutang terbanyak, Harvard Business Review menyebutkan China juga banyak memberikan bantuan dana kepada negara-negara berkembang.

Riset yang dimuat di HBR menyebutkan fakta bahwa lebih dari lima persen dari total gross domestic product (GDP) merupakan dana yang dipinjamkan kepada negara berkembang dan institusi internasional.

China bahkan disebut-sebut melakukan praktik hidden-debt atau pinjaman tidak tercatat kepada banyak negara berkembang.

Akibatnya, meski memiliki banyak hutang, dunia tidak pernah tahu berapa banyak China memberi pinjaman kepada negara-negara dunia ketiga.

Lalu bagaimana dengan Indonesia? Berdasarkan catatan Bank Dunia, Indonesia menduduki posisi ketujuh sebagai negara dengan hutang luar negeri terbanyak, yakni 402,08 miliar dolar Amerika Serikat. Jika kurs rupiah saat ini berkisar Rp14.780, maka total keseluruhan hutang Indonesia adalah Rp5,94 triliun.

Total utang ini adalah akumulasi dari utang luar negeri Indonesia yang terus mengalami kenaikan sejak 2009 lalu. Namun, rasio utang terhadap GDP tiap tahun cenderung stabil yakni pada kisaran 37 persen. Pemerintah juga menyebutkan bahwa utang ikut mempengaruhi GDP Indonesia setiap tahun.

Padahal tren global menunjukkan bahwa jumlah utang negara-negara berpenghasilan menengah-rendah di dunia cenderung turun.

baca juga

Arus keuangan di negara-negara tersebut hanya mencapai 909,7 miliar dolar Amerika Serikat pada 2019. Jumlah ini anjlok 14,25 persen dibandingkan pada 2018.

Hutang luar negeri juga mengalami penurunan sampai 28,03% atau menjadi 382,8 miliar dolar Amerika Serikat. Di sisi lain, arus modal asing ke negara-negara berpenghasilan menengah rendah pada 2019 hanya turun 0,4 persen menjadi 526,9 miliar dollar Amerika Serikat.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Tengah Memanasnya Hubungan, Penasihat Keamanan AS Dijadwalkan Bertemu Diplomat China

Di Tengah Memanasnya Hubungan, Penasihat Keamanan AS Dijadwalkan Bertemu Diplomat China

News | Rabu, 06 Oktober 2021 | 09:22 WIB

China-Taiwan Makin Panas, Beijing Terbangkan 56 Pesawat Tempur di Langit Taipei

China-Taiwan Makin Panas, Beijing Terbangkan 56 Pesawat Tempur di Langit Taipei

News | Selasa, 05 Oktober 2021 | 19:49 WIB

Bangun Pusat Karantina COVID-19 dengan 5.000 Kamar, China Habiskan Rp 5,1 Triliun

Bangun Pusat Karantina COVID-19 dengan 5.000 Kamar, China Habiskan Rp 5,1 Triliun

Health | Selasa, 05 Oktober 2021 | 19:43 WIB

Remake Drama China, Put Your Head on My Shoulder Thailand Hadirkan Cerita Seru!

Remake Drama China, Put Your Head on My Shoulder Thailand Hadirkan Cerita Seru!

Your Say | Selasa, 05 Oktober 2021 | 19:14 WIB

Satu Mundur, Indonesia Tinggal Hadapi Cina dan Australia di Kualifikasi Piala Asia U-23

Satu Mundur, Indonesia Tinggal Hadapi Cina dan Australia di Kualifikasi Piala Asia U-23

Bola | Selasa, 05 Oktober 2021 | 14:26 WIB

China Bangun Pusat Karantina Dengan Biaya Rp5,1 Triliun di Kota Guangzhou

China Bangun Pusat Karantina Dengan Biaya Rp5,1 Triliun di Kota Guangzhou

Sulsel | Selasa, 05 Oktober 2021 | 14:06 WIB

Terkini

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:52 WIB