Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Mendag Muhammad Lutfi Sebut Ekonomi Digital Bisa Tumbuh 8 Kali Lipat

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 12 Oktober 2021 | 15:22 WIB
Mendag Muhammad Lutfi Sebut Ekonomi Digital Bisa Tumbuh 8 Kali Lipat
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi [Antara]

Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menyebut potensi ekonomi digital Indonesia akan besar ke depannya. Bahkan, ekonomi digital ke depan bakal jadi sumber utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Memang saat ini, Mendag mengakui kontribusi ekonomi digital terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) baru 4%. Akan Tetapi, ia melihat pada tahun 2030 ekonomi digital bisa tumbuh berkali-kali lipat.

"Pada tahun 2030 Indonesia diperkirakan tumbuh sebanyak 1,5 kali lipat dari Rp 15.400 triliun menjadi di Rp 24.000 triliun, ekonomi digital indonesia diyakini akan tumbuh setidaknya 8 kali lipat dari Rp 632 triliun jadi Rp 4.531 triliun," ujar Lutfi dalam diskusi online, Selasa (12/10/2021).

Pertumbuhan ekonomi digital ini, tutur Lutfi, didukung dari populasi Indonesia yang besar keempat di dunia. Diproyeksikan, sebanyak 250 juta orang Indonesia memiliki akses internet.

"Pada tahun 2050 juga diukur dengan gross merchandise value potensi ekonomi digital Indonesia sangat-sangat dan jauh melebihi negara-negara lainnya di kawasan ASEAN," kata dia.

Menurut Mendag, e-commerce masih menguasai peta ekonomi digital Indonesia, di mana pada tahun 2030 kontribusinya mencapai Rp 1.908 triliun atau 33,34% dari total ekonomi digital Indonesia.

Kemudian disusul oleh supply chain dan sektor logistik dengan kontribusi sebesar Rp 763 trilium atau 13%.

"Lalu, online Travel sebesar Rp 575 triliun atau 10%, dan corporate services Rp 529 triliun atau setara dengan 9%," ucapnya.

Mendag menyatakan Indonesia mau tidak mau harus mengembangkan ekonomi digital. Pasalnya, ia melihat potensi ekonomi digital terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sangat besar.

baca juga

Dalam hal ini, kata Lutfi, pemerintah tengah membuat cetak biru pengembangan ekonomi digital di Indonesia. Terdapat tiga fokus dalam cetak biru tersebut, pertama pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Ia menjelaskan, butuh talenta digital yang baik untuk bisa mengoperasikan ekonomi digital dan bisa melahirkan inovasi-inovasi dalam ekonomi digital.

"Perlu meningkatkan jumlah talenta digital baik di instansi pemerintah, pelaku usaha, kalangan Akademi, hingga masyarakat umum talenta yang memiliki keterampilan dan kemampuan era digital akan mendorong Inovasi dan mempersiapkan jalan Indonesia menuju sistem ekonomi digital yang produktif di masa depan," ujar Mendag.

Selanjutnya, tutur Mendag, fokus yang kedua yaitu infrastruktur teknologi digital. Ia mengakui, memang infrastruktu teknologi informasi Idnonesia masih tertinggal.

Maka dari itu, pemerintah bakal membangun infrastruktur teknologi informasi sampai ke pelosok daerah.

"Pemerintah telah melakukan langkah-langkah percepatan investasi infrastruktur untuk memastikan akselerasi ekonomi digital tidak hanya berpusat di kota-kota besar tetapi hingga ke pelosok pelosok nusantara dan memastikan tidak ada lagi kesenjangan digital," ucap dia.

Terakhir Fokus ketiga, Mendag bakal membuat ekositem inovasi, regulasi, dan kebijakan yang adaptif dan bisa berkolaboratif antar pelaku bisnis.

Mantan Dubes Indonesia untuk AS ini menambahkan, pemerintah ingin memfasilitasi pelaku usaha untuk mengembangkan ekonomi digital lewar aturan-aturan yang mempermudah.

"Transformasi ekonomi digital tidak bisa dihindari siap tidak siap kita harus bergerak bahkan transformasi ini bahkan diakumulasikan dan diberlakukan atas prinsip-prinsip kesetaraan dan inklusivitas seluruh warga Indonesia," pungkas Lutfi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Digitalisasi Bisa Tingkatkan Daya Saing Ekonomi Syariah

Digitalisasi Bisa Tingkatkan Daya Saing Ekonomi Syariah

Tekno | Senin, 11 Oktober 2021 | 23:04 WIB

Pandemi Covid-19 Jadi Peluang RI Kembangkan Ekonomi Digital

Pandemi Covid-19 Jadi Peluang RI Kembangkan Ekonomi Digital

Bisnis | Senin, 11 Oktober 2021 | 17:11 WIB

Kunker ke Paris, Mendag Tawarkan Perjanjian Perdagangan ke Beberapa Negara

Kunker ke Paris, Mendag Tawarkan Perjanjian Perdagangan ke Beberapa Negara

Bisnis | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 14:54 WIB

Terkini

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:32 WIB

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:29 WIB

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:23 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB