Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pupuk Kaltim Gelontorkan Rp 22 Miliar untuk Pendidikan Anak-anak Bontang

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 25 Oktober 2021 | 15:35 WIB
Pupuk Kaltim Gelontorkan Rp 22 Miliar untuk Pendidikan Anak-anak Bontang
Pupuk Kaltim terima penghargaan Perusahaan Sahabat Anak dari Pemerintah Kota Bontang.

Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT) terima penghargaan Perusahaan Sahabat Anak dari Pemerintah Kota Bontang, atas kontribusi Perusahaan yang berperan aktif membantu pemerintah menangani persoalan dan pemenuhan hak anak di Kota Bontang.

Penghargaan diterima oleh SVP Umum PKT Ardi Harto Mulyo, diserahkan oleh Walikota Bontang Basri Rase, bersama Wakil Walikota Najirah dan Ketua DPRD Andi Faizal Sofyan Hasdam, pada rangkaian HUT Kota Bontang ke-22 beberapa waktu lalu.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Pemkot Bontang, atas dukungan PKT terhadap capaian prestasi Kota Layak Anak predikat Nindya, yang diterima Bontang dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI.

Kontribusi tersebut dilihat dari peran PKT dalam memajukan pendidikan dan pengembangan kapasitas SDMmanusia di Kota Bontang, salah satunya melalui Program Pupuk Kaltim Peduli Pendidikan (PKTPP).

Program ini dinilai memberikan kesempatan luas bagi anak berprestasi dari keluarga kurang mampu, untuk mendapatkan pendidikan yang lebih layak mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Perguruan Tinggi.

“Terima kasih atas penghargaan Pemkot Bontang bagi PKT. Ini menjadi motivasi kami untuk terus berbuat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pengembangan SDM melalui pendidikan yang layak bagi anak,” ujar SVP Umum PKT Ardi Harto Mulyo ditulis Senin (25/10/2021).

Dijelaskannya, beasiswa PKTPP sengaja menyasar pendidikan anak mulai tingkat SD, agar ada kesinambungan proses di setiap jenjang pendidikan anak, sehingga ke depan mampu berkontribusi bagi daerah dan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

Teguh memastikan PKT akan terus berkomitmen dan peduli dalam meningkatkan sektor pendidikan di Kota Bontang, karena anak berhak untuk mendapat kesempatan belajar yang lebih tinggi agar menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.

“Beasiswa PKTPP merupakan wujud dukungan PKT terhadap visi misi Pemkot Bontang yang Hebat dan Beradab, khususnya pendidikan bagi anak berprestasi dari keluarga kurang mampu, agar SDM lokal lebih berdaya saing,” tambah Ardi.

Wali Kota Bontang Basri Rase, mengatakan kontribusi PKT telah memberikan ruang dan peluang bagi anak berprestasi dari keluarga kurang mampu di Kota Bontang, untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi.

Hal ini dinilai Basri sejalan dengan upaya Pemkot Bontang untuk pendidikan yang lebih layak bagi anak guna peningkatan SDM secara merata.

“Semoga komitmen program ini terus ditingkatkan dengan jumlah penerima yang jauh lebih banyak, sehingga SDM lokal makin meningkat dengan memastikan jaminan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” harap Ardi.

Program PKTPP telah dilaksanakan PKT sejak 2008, dimulai dari beasiswa untuk tingkat perguruan tinggi. Penerima beasiswa diberikan keleluasaan dalam memilih jurusan yang diminati, dengan pembiayaan penuh dari PKT.

Hingga kini, sebanyak 188 mahasiswa telah menerima manfaat dari beasiswa PKTPP, dengan jumlah mahasiswa aktif 62 orang, selebihnya telah lulus dan bekerja.

Lalu pada 2016, program PKTPP membuka beasiswa sekolah di YPK untuk tingkat SD hingga SMA, dengan total penerima manfaat sebanyak 126 anak se-Kota Bontang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pupuk Kaltim Tingkatkan SDM Petani Binaan Sektor Hortikultura

Pupuk Kaltim Tingkatkan SDM Petani Binaan Sektor Hortikultura

Bisnis | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 12:45 WIB

Mendag Muhammad Lutfi Beri Penghargaan Primaniyarta 2021 ke Pupuk Kaltim

Mendag Muhammad Lutfi Beri Penghargaan Primaniyarta 2021 ke Pupuk Kaltim

Bisnis | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 10:52 WIB

Pupuk Kaltim Dukung Gernas BBI, Luhut: Bangga Buatan Indonesia

Pupuk Kaltim Dukung Gernas BBI, Luhut: Bangga Buatan Indonesia

Bisnis | Senin, 18 Oktober 2021 | 11:29 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB