Pupuk Kaltim Fasilitasi Pendidikan 36 Anak Melalui Program PKTPP

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 27 Desember 2021 | 13:18 WIB
Pupuk Kaltim Fasilitasi Pendidikan 36 Anak Melalui Program PKTPP
Ilustrasi pendidikan (Shutterstock)

Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT) secara konsisten terus meningkatkan komitmen dalam mendukung pendidikan yang layak bagi anak, melalui program Pupuk Kaltim Peduli Pendidikan (PKTPP).

Sepanjang 2021, ada 36 anak yang menerima manfaat program PKTPP di Kota Bontang, mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Perguruan Tinggi. Para penerima terdiri dari 10 siswa tingkat SD, 8 siswa tingkat SMP, 8 siswa tingkat SMA dan 10 orang tingkat perguruan tinggi.

Program yang digagas sejak 2008 ini merupakan langkah aktif PKT dalam menciptakan SDM terampil, profesional dan berkompetensi dengan memberikan pendidikan yang layak bagi anak berprestasi dari keluarga kurang mampu secara finansial.

Program PKTPP juga sesuai misi Perusahaan untuk memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan, karena pendidikan dinilai sebagai faktor utama pengembangan kapasitas untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

SVP Sekretaris Perusahaan PKT Teguh Ismartono, mengatakan program PKTPP memberi keleluasaan bagi penerima untuk memilih jurusan dan perguruan tinggi yang diminati, dengan pembiayaan penuh mulai awal masuk hingga lulus.

PKT menjalin kerjasama dengan 15 universitas terkemuka di Tanah Air di antaranya Universitas Indonesia (UI), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Airlangga (Unair), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Padjajaran (Unpad), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Brawijaya (Unibraw), Universitas Mulawarman (Unmul), Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Institut Seni Indonesia (ISI), Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) dan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia.

“Sedangkan tingkat SD hingga SMA, para siswa difasilitasi pendidikan di Yayasan Pupuk Kaltim (YPK). Beasiswa disasar mulai tingkat SD agar ada kesinambungan proses pendidikan di setiap jenjang bagi anak, sehingga ke depan mampu berkontribusi bagi daerah sesuai bidang ilmu yang dimiliki,” kata Anggono ditulis Senin (27/12/2021).

Sejak 2008-2021, PKT telah mengalokasikan anggaran mencapai Rp24,4 Miliar untuk seluruh tingkat pendidikan, dengan total penerima manfaat tingkat perguruan tinggi sebanyak 188 orang dan tingkat SD hingga SMA sebanyak 128 orang. Saat ini, jumlah mahasiswa aktif dalam program PKTPP tingkat perguruan tinggi ada 62 orang dan siswa SD-SMA 96 orang.

Pembiayaan program PKTPP memfasilitasi hampir seluruh kebutuhan pendidikan, mulai dari biaya tes sebelum masuk perguruan tinggi hingga tugas akhir, biaya akomodasi, buku dan sebagainya.

Selain itu PKT juga memberi bantuan biaya penelitian bagi mahasiswa tingkat akhir, agar mereka dapat menyelesaikan studi tepat waktu. Sementara untuk tingkat SD-SMA, PKT memberikan fasilitas seragam, buku pelajaran, SPP dan lainnya.

“Beasiswa PKTPP juga sebagai bentuk dukungan PKT terhadap visi misi Pemkot Bontang yang Hebat dan Beradab, agar SDM lokal lebih berdaya saing melalui pendidikan yang layak,” tambah Teguh.

Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi, mengungkapkan pendidikan bagi anak harus berkesinambungan, guna terwujudnya generasi penerus yang cerdas terliterasi, sekaligus kreatif dan informatif.

Meski diadang pandemi, PKT berkomitmen untuk terus berperan dalam peningkatan kapasitas SDM melalui pendidikan, karena anak berhak untuk mendapat kesempatan belajar lebih tinggi dan menjadi generasi penerus bangsa yang terampil serta berkompeten.

“Beasiswa PKTPP juga sebagai upaya PKT dalam menciptakan ikatan moril dengan masyarakat di sekitar Perusahaan, sebab pendidikan yang layak menjadi faktor utama penunjang kesejahteraan masyarakat,” ujar Rahmad.

Ke depan, program PKTPP akan terus dikembangkan PKT dalam mendukung pendidikan anak yang berkualitas di Kota Bontang dan Kalimantan Timur, sehingga peran Perusahaan dalam mewujudkan masyarakat yang berdaya saing tak hanya dilihat dari penguatan kapasitas melalui berbagai pelatihan dan pengembangan kompetensi saja, tapi juga menyasar pendidikan sejak dini dengan kesinambungan proses secara optimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahasiswa UTM Menggunakan Permainan Tradisional untuk Media Pembelajaran di SDN Kranji II

Mahasiswa UTM Menggunakan Permainan Tradisional untuk Media Pembelajaran di SDN Kranji II

Your Say | Senin, 27 Desember 2021 | 13:07 WIB

Mengenal Lebih Dekat Jurusan Akuntansi dan Prospek Karier Setelah Lulus

Mengenal Lebih Dekat Jurusan Akuntansi dan Prospek Karier Setelah Lulus

Your Say | Senin, 27 Desember 2021 | 11:18 WIB

3 Jalur Penerapan MBKM di PresUniv

3 Jalur Penerapan MBKM di PresUniv

Bisnis | Senin, 27 Desember 2021 | 10:19 WIB

Terkini

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:19 WIB

Harga BBM Masih Stabil, Warganet Apresiasi Pemerintah

Harga BBM Masih Stabil, Warganet Apresiasi Pemerintah

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:51 WIB

Primadona Lebaran 2026, Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan

Primadona Lebaran 2026, Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:32 WIB

Arab Saudi dan UEA Diam-diam Bantu Israel dan AS Perangi Iran

Arab Saudi dan UEA Diam-diam Bantu Israel dan AS Perangi Iran

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:23 WIB

Purbaya Buka Opsi Tarik Pajak Tambahan untuk Produk China di Tokopedia-TikTok dkk

Purbaya Buka Opsi Tarik Pajak Tambahan untuk Produk China di Tokopedia-TikTok dkk

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:13 WIB

Kemenkop Bantah Isu Kopdes Merah Putih Picu Konflik di Adonara, Ini Faktanya

Kemenkop Bantah Isu Kopdes Merah Putih Picu Konflik di Adonara, Ini Faktanya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:22 WIB

OJK Resmi Punya Pejabat Baru, Ini Susunannya

OJK Resmi Punya Pejabat Baru, Ini Susunannya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:13 WIB

Rupiah Belum Bangkit Hari Ini, Nyaris Rp 17.000/USD

Rupiah Belum Bangkit Hari Ini, Nyaris Rp 17.000/USD

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:01 WIB

Purbaya Pastikan Ada Efisiensi MBG, Negara Hemat Rp 40 Triliun per Tahun

Purbaya Pastikan Ada Efisiensi MBG, Negara Hemat Rp 40 Triliun per Tahun

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:21 WIB

Siap-siap! Harga BBM di RI Bakal Melakukan Penyesuaian 1 April 2026

Siap-siap! Harga BBM di RI Bakal Melakukan Penyesuaian 1 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:15 WIB