Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

Imbas Naiknya Harga Kedelai, Perajin Tahu Tempe Ancam Mogok Produksi, Kowantara: Warteg Ikut Terancam Tutup

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Senin, 14 Februari 2022 | 18:28 WIB
Imbas Naiknya Harga Kedelai, Perajin Tahu Tempe Ancam Mogok Produksi, Kowantara: Warteg Ikut Terancam Tutup
Ilustrasi pekerja menyiapkan lauk pauk di Warteg Subsidi Bahari, Pejaten, Jakarta, Kamis (22/7/2021).ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Suara.com - Ketua Koperasi Warteg Nusantara (Kowantara) Mukroni menyebut warteg bakal terancam tutup, jika perajin tahu dan tempe mogok produksi. Sebab, tahu dan tempe kini menjadi wajib ada dalam deretan makanan di warteg.

Menurutnya, tahu dan tempe merupakan salah satu bahan makanan yang paling murah dan mudah untuk dikreasikan dalam masakan.

"Berimbas, bisa tutup kan bahan bakunya dari sana. Kita juga bisa tutup kalau tahu dan tempenya nggak ada. Karena itu bahan yang paling murah yang bisa kita jual sekarang," ujar Mukroni saat dihubungi, Senin (14/2/2022).

Dia melanjutkan, dengan kenaikan harga tahu dan tempe juga berimbas pada pendapatan warteg. Karena, jika pemilik warteg menaikkan harga makanan, maka banyak konsumen yang enggan makan di warteg.

"Artinya, teman-teman yang makan di warteg akhirnya masak sendiri, akhirnya keluarga yang punya tabungan sekarang tidak punya tabungan, sekarang justru masak sendiri, lebih irit yang tadinya makan di warteg," ucapnya.

Meski begitu, tambah Mukroni, menaikan harga makanan bukan strategi terakhir, bisa saja pemilik warung mengurangi porsi makanan yang disajikan ke konsumen.

"Untuk sementara, kan kita pakai kreatif dikecilkan, tapi nanti lihat perkembangannya, kalau nggak bisa ya kita naikkan harganya. Ya misalkan oreg tempe misalkan lima sendok kita kurangi empat sendok, istilahnya begitu, porsinya diperkecil. Karena kasihan daya beli, ya pinter-pinter kita aja, jangan naikkan lah," katanya.

Sebelumnya, perajin tahu dan tempe berencana kembali untuk mogok produksi, setelah mendapati harga kedelai yang tinggi sebagai bahan baku produksi tahu dan tempe.

Mogok produksi sebelumnya sempat dilakukan perajin tahu tempe pada akhir tahun 2020 lalu yang juga diakibatkan oleh kenaikan harga kedelai.

baca juga

Ketua Umum Gabungan Koperasi Tahu Tempe Indonesia (Gakoptindo) Aip Syarifuddin membenarkan, sebagian dari perajin memang akan mogok produksi, terutama pengrajin di wilayah Jabodetabek.

"Ada (rencana mogok). Jadi sebagian yang mau mogok, di daerah jakarta, Jabodetabek, dan beberapa daerah lain," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Kedelai Mahal, Anggota Komisi IV DPR: Pemerintah Gagal Sediakan Pasokan

Harga Kedelai Mahal, Anggota Komisi IV DPR: Pemerintah Gagal Sediakan Pasokan

Bisnis | Senin, 14 Februari 2022 | 17:51 WIB

Harga Tahu Tempe Naik, Bikin Pelaku Usaha Warteg Pusing Tujuh Keliling: 'Terpaksa Dipotong Kecil-kecil'

Harga Tahu Tempe Naik, Bikin Pelaku Usaha Warteg Pusing Tujuh Keliling: 'Terpaksa Dipotong Kecil-kecil'

Bisnis | Senin, 14 Februari 2022 | 17:44 WIB

Minta Masyarakat Maklumi Kenaikan Harga Tahu Tempe, Kemendag: Jaga Keberlangsungan Pelaku Usaha Kedelai

Minta Masyarakat Maklumi Kenaikan Harga Tahu Tempe, Kemendag: Jaga Keberlangsungan Pelaku Usaha Kedelai

Bisnis | Senin, 14 Februari 2022 | 16:53 WIB

Terkini

Terharu! Marco Bezzecchi Sukses Raih Podium Walau Sambil Menahan Sakit

Terharu! Marco Bezzecchi Sukses Raih Podium Walau Sambil Menahan Sakit

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:21 WIB

Puluhan Senjata dan Amunisi Ditemukan Lagi di Sekolah Islam Harapan Ibu

Puluhan Senjata dan Amunisi Ditemukan Lagi di Sekolah Islam Harapan Ibu

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:19 WIB

Wealth Management BNI Kian Solid, AUM BNI Private Tumbuh 21%

Wealth Management BNI Kian Solid, AUM BNI Private Tumbuh 21%

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:17 WIB

Selat Hormuz Kembali Lancar, ICP Indonesia Turun ke 81,68 Dolar AS per Barel

Selat Hormuz Kembali Lancar, ICP Indonesia Turun ke 81,68 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:17 WIB

IHSG Bergerkan Melemah di Level 6.300 Pagi Ini, Saham GIAA Melesat

IHSG Bergerkan Melemah di Level 6.300 Pagi Ini, Saham GIAA Melesat

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Mulai Rp 1,35 Juta, Ini Harga Tiket Konser NCT 127 'The RedLine' di Jakarta

Mulai Rp 1,35 Juta, Ini Harga Tiket Konser NCT 127 'The RedLine' di Jakarta

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:15 WIB

30 Kata-kata Ucapan 17 Agustus Aesthetic untuk Caption Instagram dan WA

30 Kata-kata Ucapan 17 Agustus Aesthetic untuk Caption Instagram dan WA

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi

Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula

Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:55 WIB

×