Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.750.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Peta Investor SDG Indonesia Soroti Area Investasi untuk Tujuan SDG

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 18 Maret 2022 | 09:54 WIB
Peta Investor SDG Indonesia Soroti Area Investasi untuk Tujuan SDG
Peta Investor SDG Indonesia (SDG Investor Map Indonesia) diluncurkan hari ini di acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia dan UNDP Indonesia.

Norimasa Shimomura, Kepala Perwakilan UNDP Indonesia, mengungkapkan, ada investor di luar sana yang mencari peluang SDG, tetapi belum dapat membuat keputusan investasi mereka hanya karena terbatasnya informasi dan pengetahuan tentang pasar lokal.

"Memang, salah satu tantangan dalam memobilisasi pembiayaan sektor swasta untuk proyek SDG adalah terbatasnya ketersediaan data dan pengetahuan tentang kemungkinan investasi yang selaras dengan SDG. Dan di sinilah Peta Investor SDG Indonesia dapat membantu.” ucapnya.

Cheo Hock Kuan, CEO Temasek Trust mengatakan, “Saat Temasek Trust memulai perjalanan dalam impact investing, kami melihat kebutuhan untuk mendukung kemajuan SDGs melalui pendekatan yang menghasilkan hasil sosial dan lingkungan yang terukur. Kami bangga menjadi mitra utama SDG Impact di Asia, dan berkontribusi untuk mendorong kesadaran, pengadopsian, dan penerapan Standar Dampak SDG di kawasan ini dengan cara yang berguna dan relevan dengan konteks Asia. Peta Investor SDG Indonesia yang diluncurkan hari ini akan memberikan berbagai model bisnis dan peluang investasi yang akan membantu memobilisasi sumber daya sektor swasta dan mempercepat kemajuan menuju SDGs.”

Fabienne Michaux, Direktur SDG Impact UNDP menambahkan, “Merupakan suatu kehormatan untuk meluncurkan Peta Investor SDG Indonesia bersama dengan UNDP Indonesia, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kementerian Investasi dengan dukungan dari Temasek Trust. Premis dari Peta Investor SDG adalah untuk mengarahkan lebih banyak modal swasta ke pasar berkembang sambil secara bersamaan memajukan SDG menggunakan data yang mendalam dan menyelaraskan kebijakan pemerintah untuk mendukung investasi. Dengan intelijen pasar yang sekarang tersedia dan dengan Standar Dampak SDG, investor, bisnis, dan pemerintah akan mengembangkan masa depan yang lebih tangguh dan sejahtera bagi manusia dan planet ini.”

Sebagai tindak lanjut, UNDP, mitra pemerintah, dan Temasek Trust berencana menyelenggarakan acara kolaboratif dan kegiatan lain untuk melibatkan investor dengan Peta dan Standar tersebut. Tujuannya adalah menciptakan ruang bagi sektor swasta yang memungkinkan dialog kebijakan untuk membangun ekosistem investasi berdampak di mana semua investasi dan kegiatan bisnis memprioritaskan keberlanjutan dan mengutamakan manusia dan planet ini dalam pengambilan keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibongkar Muhammad Tri Andika, Ini Penyebab Investor Mundur dari Proyek IKN Nusantara, Pantesan

Dibongkar Muhammad Tri Andika, Ini Penyebab Investor Mundur dari Proyek IKN Nusantara, Pantesan

Kaltim | Kamis, 17 Maret 2022 | 19:22 WIB

Terungkap! Ternyata Ini Alasan Investor Hengkang dari Proyek IKN, Opung Luhut Disebut

Terungkap! Ternyata Ini Alasan Investor Hengkang dari Proyek IKN, Opung Luhut Disebut

News | Kamis, 17 Maret 2022 | 16:45 WIB

Sosiolog UI Thamrin Amal Tomagola Bongkar Siasat Luhut, Sebut Menko Marves Kewalahan Cari Investor IKN

Sosiolog UI Thamrin Amal Tomagola Bongkar Siasat Luhut, Sebut Menko Marves Kewalahan Cari Investor IKN

Kaltim | Kamis, 17 Maret 2022 | 10:41 WIB

Terkini

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 23:04 WIB

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 22:11 WIB

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 20:05 WIB

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:52 WIB

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:47 WIB

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:44 WIB

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:37 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:36 WIB

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:30 WIB

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:00 WIB