Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Meningkat, Kinerja APBN Menguat

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Selasa, 29 Maret 2022 | 18:10 WIB
Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Meningkat, Kinerja APBN Menguat
Petugas Bea Cukai tengah mengecek barang. (Dok: Bea Cukai)

Suara.com - Saat ini, Indonesia telah berhasil mengembalikan kapasitas ekonomi ke level prapandemi. Optimisme ini berlanjut dengan APBN, sebagai instrumen fiskal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan pemerataan ekonomi, terus dapat diandalkan menjadi alat pertahanan negara atas berbagai tekanan dinamika kondisi dunia, baik dari sisi ekonomi maupun dampak rambatan konflik geopolitik yang sedang terjadi. Pemerintah, melalui APBN, terus memberi dukungan terhadap pemulihan ekonomi dan reformasi struktural. APBN akan tetap responsif, fleksibel, dan antisipatif dalam menghadapi ketidakpastian.

Setelah mencatatkan kinerja positif di tahun 2021, kinerja APBN 2022 pun menunjukkan tren penguatan seiring dengan peningkatan penerimaan negara dari perpajakan. Capaian realisasi penerimaan perpajakan tersebut, salah satunya bersumber dari penerimaan kepabeanan dan cukai, yang didukung oleh penerimaan bea masuk, bea keluar, dan cukai.

Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto mengatakan, dari data yang dihimpun hingga 31 Januari 2022 menunjukkan adanya peningkatan kinerja ekspor dan impor dalam 21 bulan berturut-turut, sehingga memengaruhi realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai.

"Data per Januari 2022 menunjukkan adanya pertumbuhan penerimaan sebesar 99,41 persen (yoy) dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Hal ini mengindikasikan adanya peningkatan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah upaya pemulihan ekonomi dunia di masa pandemi," ujarnya pada Selasa,(29/3/2022).

Menurut Nirwala, capaian penerimaan kepabeanan dan cukai yang positif dan tumbuh signifikan di semua komponennya didorong utamanya oleh optimalisasi tugas dan fungsi Bea Cukai.

"Dalam mewujudkan realisasi APBN yang berdampak positif bagi masyarakat, Bea Cukai berupaya mengoptimalkan pelaksanaan empat tugas dan fungsinya, yaitu mengumpulkan penerimaan negara, melindungi masyarakat, memfasilitasi perdagangan, dan mengasistensi industri dalam negeri. Hal tersebut pula yang mendasari rencana kerja Bea Cukai tahun 2022 yang fokus pada tiga hal, yaitu pengelolaan fiskal yang sehat, perlindungan masyarakat, dan penerimaan negara yang optimal," katanya.

Nirwala pun menyatakan, dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya untuk mewujudkan realisasi positif APBN 2022, Bea Cukai tak dapat bekerja sendiri.

"Dalam pelaksanaan APBN, pemerintah membutuhkan dukungan dan kontribusi masyarakat dan stakeholders untuk kelancaran realisasinya. Salah satu upaya Bea Cukai dalam membangun gerakan sadar APBN di tengah masyarakat ialah melalui kegiatan APBN Week yang telah terselenggara pada tanggal 21-25 Februari 2022 lalu. Di ajang tersebut kami mengajak masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa untuk mengenal APBN dan berpartisipasi dalam mendukung dampak positif realisasi pelaksanaan APBN melalui pemanfaatan sosial media," lanjutnya.

Menurut Nirwala dengan mengenal lebih jauh APBN, masyarakat akan menyadari bahwa manfaat APBN begitu lekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti dalam pengendalian Covid-19 dan pelaksanaan vaksinasi, program perlindungan sosial untuk pemulihan ekonomi, antara lain program kartu sembako, kartu pra kerja, dan bantuan tunai untuk pedagang kaki lima, warung, dan nelayan, pembangunan infrastruktur prioritas yang terkait dengan pelayanan dasar yang mendukung produktivitas, dan bantuan untuk UMKM agar mampu bertahan, berkembang, dan bertumbuh di tengah tantangan pandemi.

baca juga

"Selanjutnya, dengan pemahaman akan pengelolaan keuangan negara oleh masyarakat yang semakin baik, maka semakin banyak pula masyarakat yang tahu hak dan kewajibannya, serta nantinya dapat bersama-sama menjaga APBN kita," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selamatkan Produk Dalam Negeri, Kejagung dan Bea Cukai Bersinergi Berantas Impor Ilegal

Selamatkan Produk Dalam Negeri, Kejagung dan Bea Cukai Bersinergi Berantas Impor Ilegal

News | Selasa, 29 Maret 2022 | 17:57 WIB

3 Kementerian Ternyata Impor 'Barang Remeh' Hingga Triliunan, Pantas Saja Jokowi Marah

3 Kementerian Ternyata Impor 'Barang Remeh' Hingga Triliunan, Pantas Saja Jokowi Marah

Bisnis | Selasa, 29 Maret 2022 | 16:45 WIB

6 Kompilasi Jokowi Marah-Marah Selama 7 Tahun Menjabat: soal BBM Papua Hingga Impor Barang

6 Kompilasi Jokowi Marah-Marah Selama 7 Tahun Menjabat: soal BBM Papua Hingga Impor Barang

News | Selasa, 29 Maret 2022 | 16:03 WIB

Buntut Marah-marah soal Impor, PKS Minta Jokowi Jangan NATO dan NAJO, No Action Jengkel Only

Buntut Marah-marah soal Impor, PKS Minta Jokowi Jangan NATO dan NAJO, No Action Jengkel Only

News | Selasa, 29 Maret 2022 | 13:10 WIB

Bea Cukai Batam Amankan 191.792 Batang Rokok Ilegal, Bernilai Ratusan Juta

Bea Cukai Batam Amankan 191.792 Batang Rokok Ilegal, Bernilai Ratusan Juta

Batam | Selasa, 29 Maret 2022 | 13:05 WIB

Bukan Seragam dan Sepatu, Ini Barang Impor di Tubuh Polri yang Tidak Dibuat di Dalam Negeri

Bukan Seragam dan Sepatu, Ini Barang Impor di Tubuh Polri yang Tidak Dibuat di Dalam Negeri

Lampung | Selasa, 29 Maret 2022 | 10:51 WIB

Terkini

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:23 WIB

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:16 WIB

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:14 WIB

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Sumsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:12 WIB

Tokyo Schoolgirl Karya Osamu Dazai: Potret Kecemasan Remaja yang Mengusik

Tokyo Schoolgirl Karya Osamu Dazai: Potret Kecemasan Remaja yang Mengusik

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:10 WIB

Desa Les Buleleng: Saat Tradisi Garam Kuno Berpadu dengan Inovasi Modern

Desa Les Buleleng: Saat Tradisi Garam Kuno Berpadu dengan Inovasi Modern

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:09 WIB

BRI Peduli Dorong Posyandu Jadi Pusat Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak

BRI Peduli Dorong Posyandu Jadi Pusat Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak

Bekaci | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:08 WIB

Cushion YSL Pink dan Hitam Apa Bedanya? Ini Perbandingan Formula hingga Review Pengguna

Cushion YSL Pink dan Hitam Apa Bedanya? Ini Perbandingan Formula hingga Review Pengguna

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:08 WIB

BRI Peduli Perkuat Posyandu, Dorong Pencegahan Stunting dan Kesehatan Anak

BRI Peduli Perkuat Posyandu, Dorong Pencegahan Stunting dan Kesehatan Anak

Bogor | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:04 WIB

Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Belum Terungkap, Polisi Tunggu Damkar Nyatakan Aman

Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Belum Terungkap, Polisi Tunggu Damkar Nyatakan Aman

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:03 WIB

×