Bisnis Briptu Hasbudi, dari Tambang Emas Ilegal, Perdagangan Narkoba dan Pengiriman Baju Bekas.

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 13 Mei 2022 | 10:16 WIB
Bisnis Briptu Hasbudi, dari Tambang Emas Ilegal, Perdagangan Narkoba dan Pengiriman Baju Bekas.
Mobil mewah Briptu Hasbudi yang disita polisi. [Istimewa]

Suara.com - Sosok polisi Briptu Hasbudi menjadi viral karena hartanya yang berlimpah. Siapa sangka profil bisnis Briptu Hasbudi ini erat kaitannya dengan tambang emas ilegal hingga dugaan terlibat jaringan perdagangan narkoba.

Bisnis lain yang dilakoni Briptu Hasbudi adalah pengiriman baju bekas dari Malaysia yang juga beroperasi secara ilegal. Ketiga bisnis ini berbasis di Kalimantan Utara (Kaltara).

Secara lebih spesifik, lokasi tambang emas ilegal yang menjadi bisnis Briptu Hasbudi berada di Desa Sekatak Buji, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Dia diketahui menjadi bos yang mengatur operasional tambang tersebut.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kaltara berhasil meringkus oknum polisi tersebut dan kini menanti proses hukum selanjutnya.

Kekayaan Briptu Hasbudi yang berasal dari bisnisnya tersebut pun telah disita. Meski tak disebutkan secara rinci nominalnya, uang hasil bisnis ini telah dibelanjakan dengan mobil mewah jenis Fortuner dan belasan speed boat.

"Seketika berita ini viral, saya sudah memberikan perintah kepada Dir Resnarkoba Polda Kaltara untuk koordinasi dengan Ditreskrimsus Polda Kaltara guna melakukan pengembangan terhadap pengungkapan kasus tersangka Briptu HSB tentang kemungkinan keterlibatan tersangka dalam perkara peredaran gelap Narkoba," ungkap Dirnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno H Siregar Selasa (10/5/2022).

Untuk diketahui Briptu Hasbudi yang lahir pada 1993 ini tergabung dalam kepolisian di usia yang relatif muda. Saat ini dia menjadi anggota Ditpolair Polda Kalimantan Utara dengan pangkat Bintara. Sebelum menjadi anggota Ditpolair, Briptu Hasbudi merupakan anggota Satintelkam Polres Bulungan.

Sebagai seorang anggota Ditpolair, Briptu Hasbudi telah aktif dalam kegiatan patroli air sepanjang kariernya. Melalui akun Facebook yang ia miliki, ia sering membagikan foto dirinya saat bertugas.

Briptu Hasbudi pernah tergabung dalam tim penyelamatan laka laut speed boat tenggelam pada 25 Juli 2017 lalu yang sempat membuat warga Kaltara geger. Kecelakaan besar tersebut menewaskan puluhan orang di perairan Nunukan, Kaltara.

Briptu Hasbudi juga aktif di berbagai organisasi yakni antara lain ia menjabat sebagai ketua Ikatan Pemuda Sulawesi Selatan (IPSS) Kaltara dan ketua Beladiri Kempo Indonesia (BKI) Kaltara.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tajir Melintir Punya Tambang Emas Ilegal, Berapa Gaji Briptu Hasbudi?

Tajir Melintir Punya Tambang Emas Ilegal, Berapa Gaji Briptu Hasbudi?

News | Kamis, 12 Mei 2022 | 11:54 WIB

Harta Kekayaan Briptu Hasbudi, Polisi yang Jadi Bos Tambang Emas Ilegal

Harta Kekayaan Briptu Hasbudi, Polisi yang Jadi Bos Tambang Emas Ilegal

News | Rabu, 11 Mei 2022 | 15:15 WIB

Profil Briptu Hasbudi, Polisi yang Jadi Bos Tajir Tambang Emas Ilegal dan Diduga Bisnis Narkoba

Profil Briptu Hasbudi, Polisi yang Jadi Bos Tajir Tambang Emas Ilegal dan Diduga Bisnis Narkoba

News | Rabu, 11 Mei 2022 | 14:54 WIB

Terkuak, Pejabat dan Oknum Jendral Disinyalir Terima Aliran Dana dari Bisnis Briptu Hasbudi

Terkuak, Pejabat dan Oknum Jendral Disinyalir Terima Aliran Dana dari Bisnis Briptu Hasbudi

Kaltim | Selasa, 10 Mei 2022 | 21:33 WIB

Pengamat Hukum Sebut Kasus Briptu Hasbudi Sebagai Kotak Pandora

Pengamat Hukum Sebut Kasus Briptu Hasbudi Sebagai Kotak Pandora

Kaltim | Selasa, 10 Mei 2022 | 16:49 WIB

Briptu Hasbudi Jadi Bos Tambang Emas Ilegal Dan Diduga Bisnis Narkoba, Begini Respons Mabes Polri

Briptu Hasbudi Jadi Bos Tambang Emas Ilegal Dan Diduga Bisnis Narkoba, Begini Respons Mabes Polri

News | Selasa, 10 Mei 2022 | 13:10 WIB

Terkini

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:50 WIB

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:39 WIB

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:14 WIB

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:01 WIB

Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan

Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:56 WIB

125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!

125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:34 WIB

Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS

Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:32 WIB

Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti

Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:27 WIB

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:18 WIB

Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!

Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:12 WIB