Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tak Ada Lagi Rute Bogor Langsung ke Tanah Abang, Simak Pola Operasi Baru KRL

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 30 Mei 2022 | 14:50 WIB
Tak Ada Lagi Rute Bogor Langsung ke Tanah Abang, Simak Pola Operasi Baru KRL
Sejumlah penumpang menunggu kedatangan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Manggarai, Rabu (25/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pola operasional Kereta Rel Listrik (KRL) atau Commuter Line khususnya rute dari Bogor sudah berubah sejak Sabtu (28/5) kemarin. Hal ini, adanya Switch Over 5 di Stasiun Manggarai, yang menyebabkan rute Bogor-Jatinegara, dan Bogor-Duri ditiadakan.

Selanjutnya, penumpang KRL jika ingin ke Jatinegara, Tanah Abang perlu transit terlebih dahulu di Stasiun Manggarai terlebih dahulu.

Suara.com mencoba pola operasional KRL baru ini dengan naik KRL dari Stasiun Pondok Cina. Para petugas selalu menginformasikan lewat pengeras suara terkait dengan perubahan pola operasional ini.

Dengan perubahan pola operasi ini memang jalannya KRL lebih lancar, Biasanya selepas Stasiun Tebet KRL harus berhenti untuk mengantri sinyal untuk masuk ke Stasiun Manggarai.

Setelah tiba di Stasiun Manggarai, banyak penumpang yang masih bingung dan menanyakan kepada para petugas PT KAI Commuter Indonesia (KCI).

Kemudian, para penumpang harus turun tangga sebanyak dua kali menuju peron 6 dan 7 untuk transit menuju rute KRL Tanah Abang dan Duri.

Tersedia pula, lift yang diperuntukan penumpang membawa anak dan lanjut usia. Selain itu, ada juga eskalator, tetapi saat ini tengah ditutup karena sedang diperbaiki.

Para petugas PT KCI juga ikut menginformasikan penumpang bagi yang menuju ke Tanah Abang dan Cikarang. Pantauan Suara.com, antrian penumpang cukup panjang untuk menuruni tangga menuju Peron 6 dan 7 rute Tanah Abang dan Duri. Penumpang juga harus menunggu kereta sekitar 5 menit untuk naik KRL menuju Tanah Abang dan Angke.

Sedangkan, bagi penumpang yang ingin transit menuju ke Bekasi dan Cikarang, maka perlu turun ke peron 9.

baca juga

Sementara, VP Corporate Secretary KCI, Anne Purba mengatakan, Di hari ketiga pasca switch over 5 Stasiun Manggarai, kelambatan perjalanan KRL dapat diperkecil hingga berkisar 3 menit untuk KRL Lintas Bogor dan 3-4,5 menit untuk KRL Lintas Cikarang dari yang sebelumnya 7-10 menit untuk KRL Lintas Bogor dan 12-15 menit untuk KRL Lin Cikarang.

"Ini didukung juga dengan dicabutnya pembatasan kecepatan yang masuk/keluar jalur 1 dan 2 serta jalur 6 dan 7," ujar Anne kepada wartawan, Senin (30/5/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengguna Ngeluh Rute Baru Bikin Jadwal KRL Melambat, Ini Jawaban PT KAI Commuter

Pengguna Ngeluh Rute Baru Bikin Jadwal KRL Melambat, Ini Jawaban PT KAI Commuter

News | Senin, 30 Mei 2022 | 13:18 WIB

Curhatan Penumpang Keluhkan Perubahan Rute KRL di Stasiun Manggarai: Salah Peron hingga Nyasar Naik Kereta

Curhatan Penumpang Keluhkan Perubahan Rute KRL di Stasiun Manggarai: Salah Peron hingga Nyasar Naik Kereta

News | Senin, 30 Mei 2022 | 12:06 WIB

Apa Itu Switch Over di Stasiun Manggarai yang Sebabkan Penumpang Menumpuk?

Apa Itu Switch Over di Stasiun Manggarai yang Sebabkan Penumpang Menumpuk?

News | Senin, 30 Mei 2022 | 11:49 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB