Ekonomi Dunia Sedang Tidak Baik, Kemenkeu: Banyak Alasan untuk Kita Optimistis

Siswanto, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 08 Agustus 2022 | 18:10 WIB
Ekonomi Dunia Sedang Tidak Baik, Kemenkeu: Banyak Alasan untuk Kita Optimistis
Kepala Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu dalam diskusi bareng media secara virtual, Jumat (9/7/2021). [Suara.com/Muhammad Fadil Djailani]

Suara.com - Kepala Badan Kebijakan Fiskal  Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu memaparkan optimisme terhadap pemulihan ekonomi Indonesia, namun sejalan dengan perlunya mewaspadai risiko global yang sedang berlanjut.

“Kita melihat banyak sekali alasan untuk kita optimis, akan tetapi kita juga melihat cukup banyak alasan untuk kita Tetap waspada,” kata Febrio pada acara Tanya BKF dengan tema Capaian Perekonomian dan Mitigasi Risiko Global Ke Depan secara virtual, Senin (8/8/2022).

Febrio memaparkan performance perekonomian Indonesia yang cukup membanggakan. Salah satunya berasal dari kinerja export Indonesia yang menunjukan angka positif dalam 26 bulan terakhir, tingkat inflasi yang masih relatif terkendali dibandingkan dengan banyak negara lain, serta aktivitas ekonomi Indonesia sebesar 6,8 persen yang sudah berada di atas level pra pandemi 2019.

Aktivitas ekonomi tersebut meliputi sektor pertanian, pertambangan, konstruksi, perdagangan, transportasi, akomodasi, dan pariwisata yang sudah berada di atas level pra pandemi.

“Artinya perekonomian kita secara keseluruhan itu sudah 6,8% diatas PDB 2019 secara riil. Kalau Indonesia berhasil mencapai ini, ini merupakan prestasi tersendiri yang adalah hasil kerja keras kita semua sebagai bangsa,” kata Febrio.

Selain itu, Febrio juga mengatakan prestasi lainnya yang dicapai Indonesia saat ini adalah belanja negara kuartal I tahun 2022 yang mengalami pertumbuhan positif sebesar 6,4 persen bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, serta tingkat kemiskinan tahun 2022 yang sudah berada diangka 9,54 persen atau sudah hampir mendekati tingkat kemiskinan pra pandemi 2019.

“Tingkat pengangguran juga merupakan pekerjaan rumah yang harus kita perbaiki. Akan tetapi kita ingin terus dorong ini supaya jumlah orang yang bekerja itu terus meningkat seiring berjalan dengan pertumbuhan ekonomi yang terus menguat,” ujar Febrio.

Dalam mencapai itu semua, Febrio mengatakan bahwa APBN sebagai shock absorber digunakan untuk menjaga daya beli masyarakat, memberikan subsidi dan kompensasi energi, menjaga momentum pertumbuhan ekonomi serta menjaga defisit ekonomi ke arah 3,92 persen hingga akhir 2022.

“APBN sudah bekerja keras di tahun 2020, 2021 dan 2022. Inilah yang kita harapkan menjadi disiplin fiskal bagaimana cara pemerintah mengelola fiskalnya ke depan,” kata Febrio.

baca juga

Febrio mengungkapkan pertumbuhan penerimaan pajak per semester I 2022 yang mencapai 55,7 persen, atau setara 58,5 persen dari target APBN 2022. Meski membanggakan, tren harga komoditas perlu diwaspadai untuk tetap menjaga penerimaan baik dari sisi pajak maupun non pajak agar tetap positif.

“Bagaimana APBN itu tetap bekerja keras, siap untuk melakukan perannya sebagai shock absorber, akan tetapi arah dari konsolidasi nya juga bisa terjaga. Inilah yang harus kita kerjakan bersama-sama. Semoga kita terus bisa disiplin dan kerjasama dengan segala pihak baik dari sisi pemerintahnya maupun masyarakatnya, dan juga dari DPR nya kita bisa terus lakukan dengan sangat baik,” kata Febrio.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luky Alfirman dan Febrio Kacaribu Dikabarkan Balik ke Kemenkeu Usai Dicopot Purbaya, Benarkah?

Luky Alfirman dan Febrio Kacaribu Dikabarkan Balik ke Kemenkeu Usai Dicopot Purbaya, Benarkah?

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 12:39 WIB

Menkeu Purbaya Bongkar Alasan Copot Febrio dan Luky: Ada 'Noise' Internal!

Menkeu Purbaya Bongkar Alasan Copot Febrio dan Luky: Ada 'Noise' Internal!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 16:54 WIB

Usai Copot Febrio dan Luky, Purbaya Tunjuk Dua Nama Ini Sebagai Penggantinya

Usai Copot Febrio dan Luky, Purbaya Tunjuk Dua Nama Ini Sebagai Penggantinya

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:51 WIB

Alasan Kuat Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Kursi Dirjen Kemenkeu

Alasan Kuat Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Kursi Dirjen Kemenkeu

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 09:44 WIB

Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu

Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:11 WIB

Tiru Negara ASEAN, Kemenkeu Bidik Tarif Cukai Minuman Manis Rp1.700/Liter

Tiru Negara ASEAN, Kemenkeu Bidik Tarif Cukai Minuman Manis Rp1.700/Liter

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 19:18 WIB

Pemerintah Bidik Pemasukan Tambahan Rp2 Triliun dari Bea Keluar Emas Batangan di 2026

Pemerintah Bidik Pemasukan Tambahan Rp2 Triliun dari Bea Keluar Emas Batangan di 2026

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 19:10 WIB

Bunga Deposito Valas Bank Himbara Naik dan Lemahkan Rupiah, Kemenkeu Buka Suara

Bunga Deposito Valas Bank Himbara Naik dan Lemahkan Rupiah, Kemenkeu Buka Suara

Bisnis | Jum'at, 26 September 2025 | 12:46 WIB

Kemenkeu Ungkap Prabowo Tebas 145 Peraturan Sektor Pertanian, Dampaknya Bikin Ngeri!

Kemenkeu Ungkap Prabowo Tebas 145 Peraturan Sektor Pertanian, Dampaknya Bikin Ngeri!

Bisnis | Sabtu, 28 Juni 2025 | 16:49 WIB

Pemberian Bansos dan BSU Rp600 Ribu Berlanjut Usai Juli 2025?

Pemberian Bansos dan BSU Rp600 Ribu Berlanjut Usai Juli 2025?

Bisnis | Sabtu, 28 Juni 2025 | 15:51 WIB

Terkini

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

×