Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.465.000
IHSG 5.912,442
LQ45 587,370
Srikehati 290,628
JII 345,613
USD/IDR 18.085

Jadi Salah Satu Komoditas Unggulan, Ini 5 Cara Krakakoa Tingkatkan Produksi Kakao di Indonesia

Vania Rossa

Senin, 10 Oktober 2022 | 18:49 WIB
Jadi Salah Satu Komoditas Unggulan, Ini 5 Cara Krakakoa Tingkatkan Produksi Kakao di Indonesia
Produksi Kakao di Indonesia. (Dok. Krakakoa)

Suara.com - Kakao merupakan salah satu komoditas unggulan dalam kegiatan perekonomian di Indonesia, sebab kakao menjadi salah satu penghasil devisa negara terbesar selain minyak dan gas dengan nilai ekspor mencapai lebih dari 1,2 miliar USD dan jumlah ekspor yang mencapai lebih dari 700.000 ton di 2020.

Dan tak banyak yang mengetahui bahwa 99% produksi kakao Indonesia masih bergantung pada petani-petani lokal yang mengelola perkebunan rakyat.

Dengan kontribusi yang dihasilkan, nyatanya para petani kakao hingga saat ini harus menghadapi berbagai tantangan di industri, seperti belum memiliki badan hukum yang jelas ataupun peralatan bertani yang memadai, serta rendahnya pengetahuan tentang teknik bertani yang baik. Selain itu, Indonesia masih mengandalkan ekspor produk mentah sehingga komoditas tersebut tidak memiliki nilai tambah dan minim dalam menyerap lapangan kerja.

Menanggapi isu tersebut, Founder & CEO Krakakoa, Sabrina Moestopo mengatakan, “Meskipun Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kakao terbesar di dunia, survei Worldatlas.com menyatakan kita masih memiliki tantangan yang pelik dalam meningkatkan produksi, regenerasi petani baru, serta membangun perkebunan kakao berkelanjutan."

Namun, terlepas dari hal tersebut, industri kakao kini telah mendapatkan perhatian dari masyarakat, pemerintah, dan uluran tangan dari berbagai pihak.

Sebagai wirausaha sosial yang fokus pada perkembangan industri cokelat dan kesejahteraan para petani, Krakakoa melakukan kolaborasi dengan Bank DBS Indonesia yang memiliki kesamaan visi untuk membangun dampak positif kepada industri pangan.

Aksi nyata Krakakoa bersama dengan Bank DBS Indonesia melalui rekening Green Savings bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk berkontribusi dalam memperbaiki kualitas dan kuantitas industri cokelat, membangun kesejahteraan para petani, serta menjaga keseimbangan ekosistem perkebunan kakao di Indonesia.

Hadir untuk petani kakao sejak 2013, Krakakoa senantiasa berkomitmen untuk memberikan dampak positif kepada sistem produksi yang memengaruhi manusia dan bumi, dimulai dari kakao. Krakakoa menghadirkan solusi atas tantangan sosial dan lingkungan yang dialami industri kakao, dan berikut ini adalah beberapa cara yang sukses Krakakoa lakukan untuk membantu dan membangun kesejahteraan petani kakao:

1. Memberikan pelatihan

baca juga

Saat ini, masih banyak petani kakao yang menggunakan teknik berkebun tradisional sehingga membuat hasil panen mereka kurang maksimal, baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

Ditambah lagi, para petani juga tidak memiliki pemahaman yang memadai untuk membasmi hama yang merusak perkebunan mereka. Dengan adanya pelatihan, Krakakoa bermaksud memberikan pemahaman terkait teknik berkebun yang tepat guna memaksimalkan produksi cokelat serta membangun perkebunan cokelat yang berkelanjutan.

2. Membagikan Peralatan Kebun

Selain pelatihan, Krakakoa juga membantu menyediakan peralatan pascapanen seperti solar dryer yang berguna untuk mengeringkan hasil panen, serta fermentation box yang bermanfaat untuk memfermentasikan biji kakao. Hal ini merupakan aksi wujud nyata Krakakoa dalam membantu para petani untuk bisa memproduksi biji kakao yang lebih cepat, banyak, dan berkualitas.

3. Membeli Biji Kakao Seharga Tiga Kali Lebih Tinggi dari Harga Pasar

Sembari fokus membantu petani menghasilkan biji kakao berkualitas, Krakakoa juga turut meningkatkan kesejahteraan mereka melalui pembelian biji kakao dengan harga tiga kali lipat lebih tinggi dari harga pasar, yaitu dengan selisih harga mencapai Rp26.000/kg. Tidak hanya meningkatkan pendapatan petani kakao, langkah ini juga memungkinkan Krakakoa memenuhi persediaan biji kakao bermutu tingginya dalam jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Hanya Keunggulan Wisata, Saatnya Bali Menjadi Unggulan Ekspor Produk Kakao

Tidak Hanya Keunggulan Wisata, Saatnya Bali Menjadi Unggulan Ekspor Produk Kakao

Bisnis | Kamis, 22 September 2022 | 12:47 WIB

Barry Callebaut Berhasil Mencetak Kesuksesan Bisnis Kakao di Indonesia

Barry Callebaut Berhasil Mencetak Kesuksesan Bisnis Kakao di Indonesia

Bisnis | Minggu, 18 September 2022 | 18:32 WIB

Cari Tahu 7 Jenis Cokelat yang Cocok untuk Kue Buatanmu!

Cari Tahu 7 Jenis Cokelat yang Cocok untuk Kue Buatanmu!

Your Say | Senin, 15 Agustus 2022 | 12:50 WIB

Terkini

Produk Murah China Terus Membanjiri RI, UMKM Dipaksa Bertahan di Tengah Gempuran

Produk Murah China Terus Membanjiri RI, UMKM Dipaksa Bertahan di Tengah Gempuran

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:09 WIB

327 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen, Apa Penyebabnya?

327 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:06 WIB

Prambanan Dipugar Bersama India, InJourney Bidik Lonjakan Wisatawan dan Dampak Ekonomi

Prambanan Dipugar Bersama India, InJourney Bidik Lonjakan Wisatawan dan Dampak Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:58 WIB

Ramai Isu Moratorium Alfamart dan Indomaret, Ini Penjelasan Resmi Menteri UMKM

Ramai Isu Moratorium Alfamart dan Indomaret, Ini Penjelasan Resmi Menteri UMKM

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:52 WIB

CBR Dinilai Mampu Ciptakan Lapangan Kerja, Ini Ajakan Menteri UMKM ke Korporasi

CBR Dinilai Mampu Ciptakan Lapangan Kerja, Ini Ajakan Menteri UMKM ke Korporasi

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:40 WIB

Penjualan Eceran Juni 2026 Turun Tipis, BI Pastikan Konsumsi Rumah Tangga Masih Solid

Penjualan Eceran Juni 2026 Turun Tipis, BI Pastikan Konsumsi Rumah Tangga Masih Solid

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:24 WIB

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:56 WIB

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:52 WIB

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:14 WIB

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:55 WIB

×