Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.196,430
LQ45 614,786
Srikehati 299,961
JII 371,907
USD/IDR 17.968

4 Penyebab Nilai Tukar Rupiah Melemah Capai Rp16.000 per Dolar AS

M Nurhadi

Selasa, 18 Oktober 2022 | 17:58 WIB
4 Penyebab Nilai Tukar Rupiah Melemah Capai Rp16.000 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah (Foto: antara)

Suara.com - Ancaman resesi global 2023 berpengaruh pada nilai tukar rupiah terhadap dolar yang semakin melemah. Pada Selasa (18/10/2022) rupiah berada di angka Rp15.453 per dolar Amerika. Namun, apakah rupiah akan tembus ke Rp16.000 per dolar?

Pelemahan nilai rupiah bisa saja terjadi tergantung dari kondisi ekonomi yang ada. Peluang pelemahan rupiah masih terus ada. Apalagi angka Rp16.000 tidak terlalu jauh dari nilai tukar saat ini. Melansir laman resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setidaknya ada empat faktor yang menyebabkan pelemahan nilai rupiah sebagai berikut. 

1. Turunnya Supply Dolar Amerika Serikat

Dikutip dari Big Alpha, nilai tukar rupiah turun karena faktor supply yang berkurang. Pengurangan supply terjadi karena investor asing menarik diri dari Indonesia guna mengurangi risiko. Apalagi Indonesia sempat dinilai sebagai negara yang tak becus menangani pandemi Covid-19. Hal ini dapat terlihat dari Surat Utang Negara (SUN) yang jatuh dan menurunnya minat beli investor. Jika terus dibiarkan, akan banyak investor asing yang memilih untuk keluar sehingga supply dolar semakin berkurang dan dapat menyebabkan kenaikan harga. 

2. Turunnya Harga Komoditas Ekspor

Menurunnya permintaan barang ekspor tentu saja berdampak pada neraca perdagangan. Ekspor sangat penting bagi sebuah negara karena jika ekspor turun, maka rupiah akan semakin melemah. 

3. Tingginya Tingkat Impor

Tentu saja nilai ekspor berbanding terbalik dengan impor. Semakin rendahnya nilai impor, maka nilai rupiah akan meningkat. Alasan inilah yang melatarbelakangi masyarakat seharusnya memilih menggunakan produk dalam negeri. Memiliki pola pikir bahwa kualitas produk dalam negeri tidak kalah dengan produk luar tentu saja akan semakin meningkatkan daya beli masyarakat terhadap produk lokal.

4. Perekonomian Amerika Serikat Yang Menguat

baca juga

Faktor perekonomian Amerika Serikat yang semakin menguat tentu saja menjadi hal yang berpengaruh besar terhadap nilai tukar rupiah. Semakin kuat ekonomi Amerika Serikat, akan semakin melemah nilai tukar rupiah.

Terlebih, semenjak Amerika Serikat memberlakukan kebijakan ekonominya yaitu tapering off sebagai langkah pengurangan quantitative easing atau meningkatkan suku bunga negara sehingga suplai dolar berkurang. Indonesia sebagai negara berkembang pun mudah terdepresiasi dengan pengaruh mata uang asing yang terus menekannya.

Meski banyak faktor bisa melemahkan rupiah, masyarakat sebenarnya dapat berkontribusi dalam menjaga nilai mata uang dalam negeri. Hal yang paling mudah yang dapat dilakukan antara lain dengan membeli produk dalam negeri dan berinvestasi di negeri sendiri. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IMF Minta Negara di Asia Waspada Penurunan Nilai Tukar Mata Uang: Perketat Kebijakan Moneter!

IMF Minta Negara di Asia Waspada Penurunan Nilai Tukar Mata Uang: Perketat Kebijakan Moneter!

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 09:46 WIB

Sumsel Sepekan: Petani di Sumsel Kesulitan BBM, Tawuran Remaja Bawa Sajam di Palembang

Sumsel Sepekan: Petani di Sumsel Kesulitan BBM, Tawuran Remaja Bawa Sajam di Palembang

Sumsel | Senin, 10 Oktober 2022 | 09:18 WIB

Kurs Rupiah Melemah Lagi, Pengamat Optimis Penguatan Tipis Hari Ini

Kurs Rupiah Melemah Lagi, Pengamat Optimis Penguatan Tipis Hari Ini

Bisnis | Kamis, 06 Oktober 2022 | 10:25 WIB

Menguat 0,31%, Rupiah Pagi INi Naik ke Posisi Rp15.200

Menguat 0,31%, Rupiah Pagi INi Naik ke Posisi Rp15.200

Deli | Rabu, 05 Oktober 2022 | 11:42 WIB

Ikut Rupiah, IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 35 Poin

Ikut Rupiah, IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 35 Poin

Deli | Selasa, 04 Oktober 2022 | 11:01 WIB

Rupiah Selasa pagi menguat 15 poin ke Posisi Rp15.288 per Dolar AS

Rupiah Selasa pagi menguat 15 poin ke Posisi Rp15.288 per Dolar AS

Deli | Selasa, 04 Oktober 2022 | 09:22 WIB

Terkini

In This Economy: Gengsi Nggak Bisa Bayarin Bensin, Naik Transum Is The New Flex!

In This Economy: Gengsi Nggak Bisa Bayarin Bensin, Naik Transum Is The New Flex!

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 15:31 WIB

Kawal Laga Indonesia vs Kamboja, 1.097 Personel Gabungan Disiagakan di Stadion Pakansari

Kawal Laga Indonesia vs Kamboja, 1.097 Personel Gabungan Disiagakan di Stadion Pakansari

Bogor | Senin, 27 Juli 2026 | 15:27 WIB

Update Kasus Kekerasan Anak Daycare Little Aresha Yogyakarta, Tersangka Jadi 32 Orang

Update Kasus Kekerasan Anak Daycare Little Aresha Yogyakarta, Tersangka Jadi 32 Orang

News | Senin, 27 Juli 2026 | 15:26 WIB

4 Sepatu Lari Carbon Plate Termurah di Bawah Rp1 Juta untuk Kejar Personal Best Pelari

4 Sepatu Lari Carbon Plate Termurah di Bawah Rp1 Juta untuk Kejar Personal Best Pelari

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 15:25 WIB

Todong Warga Pakai Pistol Korek Api, Pencuri Dolar di Cipayung Babak Belur Diamuk Massa

Todong Warga Pakai Pistol Korek Api, Pencuri Dolar di Cipayung Babak Belur Diamuk Massa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 15:24 WIB

Strategi Investasi Saham di Saat Perry Warjiyo Mundur

Strategi Investasi Saham di Saat Perry Warjiyo Mundur

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 15:23 WIB

Sadis! Begal di Medan Bacok Korban 8 Kali Demi Rampas Uang Rp900 Ribu

Sadis! Begal di Medan Bacok Korban 8 Kali Demi Rampas Uang Rp900 Ribu

Sumut | Senin, 27 Juli 2026 | 15:21 WIB

833 Dapur Makan Bergizi Gratis Disuspend Permanen, Bagaimana Nasib Penerima Manfaat?

833 Dapur Makan Bergizi Gratis Disuspend Permanen, Bagaimana Nasib Penerima Manfaat?

News | Senin, 27 Juli 2026 | 15:17 WIB

Kantongi Pendanaan USD 75 Juta, Proyek Panas Bumi PGEO Terus Berjalan

Kantongi Pendanaan USD 75 Juta, Proyek Panas Bumi PGEO Terus Berjalan

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 15:16 WIB

Kabur ke Luar Negeri Tak Mampu, Bertahan di Negeri Sendiri Pun Semakin Berat

Kabur ke Luar Negeri Tak Mampu, Bertahan di Negeri Sendiri Pun Semakin Berat

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 15:15 WIB

×