Permintaan China Diprediksi Tetap Lesu, Harga Minyak Dunia Melemah

Vania Rossa, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 25 Oktober 2022 | 08:48 WIB
Permintaan China Diprediksi Tetap Lesu, Harga Minyak Dunia Melemah
Ilustrasi harga minyak dunia melemah. [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia bergerak lebih rendah pada perdagangan hari Senin, karena terbebani data yang menunjukkan permintaan dari China yang tetap lesu pada September dan penguatan dolar AS.

Di sisi lain, data aktivitas bisnis Amerika yang melemah mengurangi ekspektasi untuk kenaikan suku bunga yang lebih agresif membatasi kejatuhan harga minyak.

Mengutip CNBC, Selasa (25/10/2022), minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak pengiriman Desember, patokan internasional, ditutup melemah 24 sen atau 0,3 persen menjadi USD93,26 per barel, setelah melambung 2 persen minggu lalu.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah West Texas Intermediate, berkurang 47 sen atau 0,6 persen menjadi USD84,58 per barel. Kedua tolok ukur tersebut tergelincir USD2 per barel di awal sesi.

Meski lebih tinggi dari Agustus, impor minyak mentah China sepanjang September tercatat 9,79 juta barel per hari, menyusut 2 persen di bawah tahun sebelumnya, enurut data bea cukai, Senin, karena penyulingan swasta membatasi throughput di tengah margin yang tipis dan permintaan yang lesu.

"Pemulihan baru-baru ini dalam impor minyak tersendat pada September," kata analis ANZ, menambahkan bahwa penyulingan swasta gagal memanfaatkan peningkatan kuota karena penguncian terkait Covid yang sedang berlangsung membebani permintaan.

Ketidakpastian seputar kebijakan nol-Covid China dan krisis properti merusak efektivitas sejumlah langkah pro-pertumbuhan, tutur analis ING, meski pertumbuhan produk domestik bruto kuartal ketiga melampaui ekspektasi.

Penguatan dolar AS yang sedang berlangsung, yang melesat lagi untuk sebagian sesi perdagangan menyusul dugaan intervensi valuta asing oleh Jepang, juga menimbulkan masalah bagi harga minyak. Dolar yang lebih kuat membuat minyak lebih mahal bagi pembeli non-AS.

"Penguatan dolar lebih lanjut akan membebani  value  WTI dengan menguji  downside  yang kami prediksi di level 79,50 kemungkinan pada akhir minggu ini," kata Jim Ritterbusch, Presiden Ritterbusch and Associates.

baca juga

Harga minyak kembali menguat setelah data menunjukkan aktivitas bisnis Amerika mengalami kontraksi selama empat bulan berturut-turut pada Oktober, dengan perusahaan manufaktur dan jasa dalam survei bulanan terhadap  purchasing managers  keduanya melaporkan permintaan klien yang lebih lemah. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Permintaan China Menguat, Harga Minyak Dunia Langsung Melesat

Permintaan China Menguat, Harga Minyak Dunia Langsung Melesat

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2022 | 07:34 WIB

Inflasi Bikin Khawatir, Harga Minyak Dunia Bergerak Datar di Level USD 92,38/Barel

Inflasi Bikin Khawatir, Harga Minyak Dunia Bergerak Datar di Level USD 92,38/Barel

Bisnis | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 07:25 WIB

Joe Biden Bikin Harga Minyak Dunia Panas Lagi

Joe Biden Bikin Harga Minyak Dunia Panas Lagi

Bisnis | Kamis, 20 Oktober 2022 | 07:32 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×