Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

VIDA Dukung UMKM Tangguh Lewat Verifikasi Identitas Digital

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 14 November 2022 | 16:17 WIB
VIDA Dukung UMKM Tangguh Lewat Verifikasi Identitas Digital
Ilustrasi identitas digital (Pexels/Soumil Kumar)

Suara.com - Mendorong integrasi digital UMKM menjadi salah satu tantangan yang perlu dihadapi oleh ekosistem digital Indonesia untuk mendukung bertumbuhnya inklusi keuangan di Indonesia. Kementerian Koperasi dan UKM telah menargetkan 30 juta UMKM untuk terintegrasi dengan ekosistem digital di tahun 2024, yang dimana hingga 2022 masih ada 5 juta UMKM lagi yang harus dapat didukung integrasinya agar dapat memiliki efek yang lebih besar terhadap meningkatnya inklusi keuangan di Indonesia.

Penyedia layanan identitas digital yang juga bagian dari Gugus Tugas Digitalisasi B20, VIDA menilai kenaikan inklusi keuangan di Indonesia terus didukung oleh beberapa faktor termasuk bertambahnya dukungan untuk mendukung UMKM terintegrasi dalam ekosistem digital.

Hal ini tercakup dalam salah satu rekomendasi yang diberikan oleh Gugus Tugas Digitalisasi B20 baru-baru ini, yaitu mendorong konektivitas universal untuk ekonomi digital dan layanan pemerintah dan standarisasi global untuk perlindungan data, yang dapat memastikan inklusi dan menghilangkan kesenjangan digital.

Verifikasi identitas digital yang lebih mudah dapat berdampak pada peningkatan kepercayaan (trust) pelaku UMKM untuk masuk ke dalam ekosistem digital. Berdasarkan temuan internal VIDA, 25% dari calon pengguna layanan keuangan digital berhenti memproses registrasi mereka dikarenakan proses verifikasi konvensional yang memakan waktu sekitar 30 hingga 40 menit dan memberi ketidaknyamanan bagi sebagian orang yang enggan melakukan video call dengan orang asing.

Adrian Anwar, Chief Revenue Officer VIDA menyatakan, “Membukakan gerbang yang aman dan mudah bagi UMKM untuk masuk ke dalam ekosistem digital menjadi sebuah diskursus publik yang masih jarang diangkat. Padahal, dua tahun terakhir telah mengajarkan kita semua tentang pentingnya membangun rasa percaya konsumen dengan platform digital di tengah ancaman keamanan siber yang juga meningkat."

“Implementasi verifikasi identitas digital yang sudah menggunakan teknologi kecerdasan buatan dan liveness detection dapat mendukung akses digital yang lebih cepat dan aman,” tambah Adrian dalam keterangan persnya.

Merangkul UMKM yang masih jauh dari akses ekosistem digital menjadi fokus bagi industri digital untuk mendukung target pemerintah Indonesia dalam meningkatkan jangkauan inklusi keuangan Indonesia menjadi 90% di tahun 2024.

Untuk itu, VIDA berusaha merangkul UMKM dengan bekerjasama dengan berbagai partner strategis dari ekosistem digital seperti Kredivo, Bank Jago, Warung Pangan dari PPI (Perusahaan Perdagangan Indonesia), dan Grab untuk memudahkan UMKM teridentifikasi secara cepat dan mendapatkan akses layanan digital dari platform digital dengan lebih aman dan nyaman.

“Mendukung UMKM menjadi lebih tangguh di era digital menjadi salah satu fokus utama VIDA, agar seluruh lapisan masyarakat terutama UMKM untuk dapat masuk kedalam ekosistem digital secara aman dan terpercaya," kata Adrian.

Melalui kerjasama strategis bersama para platform digital, UMKM dapat terverifikasi untuk bertransaksi dan mengembangkan bisnisnya di ekosistem digital yang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia secara lebih jauh.

Selama pandemi, VIDA telah bekerjasama dengan Grab dan Kemenkop UKM mendukung lebih dari 200.000 UMKM untuk masuk ke dalam ekosistem digital melalui bantuan verifikasi identitas atau e-KYC yang mudah dan nyaman berbasis sertifikat elektronik. VIDA terus melanjutkan inisiatif ini untuk mendorong lebih banyak UMKM terintegrasi ke dalam ekosistem digital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dubes Indonesia untuk Prancis Sebut Produk UMKM dan Investasi Jateng Jadi Favorit

Dubes Indonesia untuk Prancis Sebut Produk UMKM dan Investasi Jateng Jadi Favorit

Bisnis | Senin, 14 November 2022 | 13:54 WIB

Produk Aromaterapi dan Cokelat Bali Menarik Perhatian di Perhelatan G20-Bali

Produk Aromaterapi dan Cokelat Bali Menarik Perhatian di Perhelatan G20-Bali

Bisnis | Minggu, 13 November 2022 | 10:59 WIB

Festival UKM  #banggalokal di Pagelaran Sabang Merauke

Festival UKM #banggalokal di Pagelaran Sabang Merauke

Foto | Sabtu, 12 November 2022 | 16:30 WIB

Terkini

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB