Menko Luhut Yakin Indonesia Jadi Negara Maju, Kapan?

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 28 Juni 2023 | 10:24 WIB
Menko Luhut Yakin Indonesia Jadi Negara Maju, Kapan?
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pada acara Evaluasi Aksi Afirmasi Peningkatan Pembelian dan Pemanfaatan Produk Dalam Negeri Dalam Rangka Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, di Jakarta Convention Center (JCC), pada Selasa, (24/5/2022). ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden-Lukas/pri.

Suara.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan haqqul yakin kalau Indonesia bisa menjadi negara yang memiliki pendapatan tinggi (high income country) dalam 10 tahun ke depan.

Dia pun kemudian membeberkan caranya.

Salah satunya yaitu, pada tahun 2045, proporsi sektor kelautan terhadap ekonomi nasional Indonesia harus lebih dua kali lipat dan terus meningkat.

"Jadi sekarang, research ini kita kembangkan terus. Jadi semua kita, kalau kompak dan kita sibuk urus ini. Indonesia dengan perjalanan seperti sekarang ini, saya pikir dalam 10 tahun ke depan kita akan bisa high income country," ujar Menko Luhut dalam keterangannya yang dikutip Rabu (28/6/2023).

Lebih lanjut dia menilai, bahwa penelitian itu penting.

Dan jika hal tersebut terus berjalan, maka dalam tiga dekade ke depan Indonesia bisa menjadi masuk negara maju di dunia ini.

Namun, Menko Luhut mengingatkan, hal itu bisa dicapai kalau banyak pihak kompak.

"Kita jangan saling menyalahkan dan jangan saling menjelekkan satu sama lain," tegasnya.

Lebih lanjut Menko Luhut memaparkan, pengembangan rumput laut penting, karena itu bisa jadi biofuel, pupuk, makanan, membersihkan laut, dan bisa juga menangkap carbon emission.

baca juga

Di Indonesia sendiri, ada lebih dari 200 spesies dan kita baru tiga spesies yang dikembangkan.

Di sinilah peran penting pelaku usaha di sektor kelautan dan kemaritiman sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi di sektor biru, menciptakan peluang usaha baru, membuka lapangan kerja, dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Untuk mencapai tujuan tersebut, kita perlu menciptakan ekosistem yang kondusif bagi inovasi dan investasi di sektor biru.

Dia menjelaskan, AIS Forum dirancang sebagai platform solidaritas global dalam mengatasi tantangan kelautan secara efektif dan melalui cara-cara yang cerdas serta inovatif.

Saat ini, AIS Forum sebagai cikal bakal Organisasi Internasional, telah mampu menginisiasi kolaborasi unik di antara generasi muda di negara-negara AIS.

"Saya mendapat laporan, bahwa AIS Forum telah melakukan lebih dari 200 sesi pertukaran pengetahuan, pelatihan, dan bantuan teknis, pemberian beasiswa, hibah penelitian bersama, dan kerja sama program inovatif dengan lebih dari 300 pemangku kepentingan. Selain itu, melalui startup blue hub, telah terbentuk platform ekosistem inovasi biru yang bertujuan mewujudkan ide inovasi untuk menjadi solusi bagi negara-negara pulau dan kepulauan," beber dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko Luhut Beberkan Cara Indonesia Jadi Negara Berpendapatan Tinggi

Menko Luhut Beberkan Cara Indonesia Jadi Negara Berpendapatan Tinggi

Bisnis | Selasa, 27 Juni 2023 | 17:37 WIB

Erick Thohir Bilang Semua Setuju Impor KRL, Tapi Baru Bukan Bekas

Erick Thohir Bilang Semua Setuju Impor KRL, Tapi Baru Bukan Bekas

Bisnis | Selasa, 27 Juni 2023 | 08:39 WIB

IMF Nilai Ekonomi Indonesia "Strong" Dihantam Pandemi

IMF Nilai Ekonomi Indonesia "Strong" Dihantam Pandemi

Bisnis | Senin, 26 Juni 2023 | 14:05 WIB

Terkini

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 06:15 WIB

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 06:00 WIB

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 05:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

×