Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

PGEO Jajaki Peluang Bisnis di Negara Pengembang Panas Bumi Terbesar Afrika

M Nurhadi

Minggu, 20 Agustus 2023 | 07:30 WIB
PGEO Jajaki Peluang Bisnis di Negara Pengembang Panas Bumi Terbesar Afrika
Ilustrasi Pembangkit energi geothermal

Suara.com - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) telah menyatakan tekadnya untuk memperluas bisnisnya secara global, dengan beberapa negara menjadi target utamanya.

Direktur Utama PGE, Julfi Hadi, dalam sebuah pernyataan resmi di Jakarta, mengungkapkan bahwa ekspansi internasional ini adalah bagian dari ambisinya untuk menjadikan Pertamina Geothermal Energy sebagai perusahaan energi hijau kelas dunia. PGE saat ini telah menetapkan beberapa negara sebagai sasaran ekspansinya, termasuk negara-negara di Afrika, Eropa, dan Asia.

Dikutip dari Antara, ia menegaskan, ekspansi ke luar negeri ini akan melengkapi rencana pengembangan bisnis PGE yang saat ini masih berfokus pada optimalisasi potensi panas bumi di dalam negeri. Dia juga menegaskan komitmen PGE untuk mencapai kapasitas sebesar 1 gigawatt dalam dua tahun mendatang.

Sebagai langkah awal, PGE akan menjajaki peluang bisnis di Kenya, yang terletak di Afrika Timur. Keputusan ini didasarkan pada pertumbuhan ekonomi yang stabil di negara tersebut, yang memberikan peluang positif bagi PGE dalam melakukan ekspansi bisnis global.

Kenya telah menasbihkan diri sebagai pemimpin di Afrika dalam pengembangan panas bumi dengan kapasitas terpasang sebesar 865 megawatt (MW) dan menempati peringkat ketujuh secara global.

Pada tahun 2030, Kenya bahkan berambisi memiliki kapasitas terpasang sebesar 5.530 MW dan berencana menjadikan panas bumi sebagai sumber energi bersih utama pada tahun tersebut. Selain Kenya, PGE juga mengincar peluang bisnis di Turki dan Jerman, di mana panas bumi memiliki potensi yang signifikan untuk memenuhi kebutuhan listrik nasional.

Dengan peluang dan potensi yang ada di pasar global, PGE berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi devisa negara. Langkah ini dianggap sebagai awal dari perjalanan PGE menuju panggung global sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam bidang panas bumi yang merupakan bagian dari Subholding Power & New Renewable Energy (PNRE) PT Pertamina (Persero).

PGE saat ini mengelola 13 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) dan satu Wilayah Kerja Penugasan dengan kapasitas terpasang sebesar 1.877 MW, di mana 672 MW dioperasikan dan dikelola secara langsung oleh PGE dan 1.205 MW dikelola melalui skema kontrak operasi bersama.

Kapasitas terpasang panas bumi di wilayah kerja PGE berkontribusi sekitar 80 persen dari total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia, dengan potensi pengurangan emisi CO2 sekitar 9,7 juta ton CO2 per tahun.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham PGEO Meroket, Sempat Naik Hingga 9,34%

Saham PGEO Meroket, Sempat Naik Hingga 9,34%

Bisnis | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 11:40 WIB

Pertamina Geothermal (PGEO) Cetak Laba Rp1,39 Triliun, EBITDA Naik 13,3 Persen

Pertamina Geothermal (PGEO) Cetak Laba Rp1,39 Triliun, EBITDA Naik 13,3 Persen

Bisnis | Kamis, 27 Juli 2023 | 11:10 WIB

Cara Warga Kenya Pulihkan Hutan yang Rusak, Kalau di Indonesia Bagaimana?

Cara Warga Kenya Pulihkan Hutan yang Rusak, Kalau di Indonesia Bagaimana?

Video | Kamis, 20 Juli 2023 | 10:00 WIB

Petani di Kenya Terbantu Panen Air Hujan saat Masa Kekeringan

Petani di Kenya Terbantu Panen Air Hujan saat Masa Kekeringan

Video | Rabu, 19 Juli 2023 | 20:50 WIB

5 Negara yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia pada FIFA Matchday September 2023, No.1 Peringkat 83 FIFA

5 Negara yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia pada FIFA Matchday September 2023, No.1 Peringkat 83 FIFA

Bola | Selasa, 11 Juli 2023 | 07:00 WIB

Beban Keuangan PGEO Naik, Begini Kata Analis

Beban Keuangan PGEO Naik, Begini Kata Analis

News | Senin, 05 Juni 2023 | 11:58 WIB

Terkini

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:42 WIB