Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Profil dan Agama Prajogo Pangestu, BREN Melantai di BEI, Sang Pemilik Orang Terkaya di Indonesia

Rifan Aditya

Selasa, 10 Oktober 2023 | 20:24 WIB
Profil dan Agama Prajogo Pangestu, BREN Melantai di BEI, Sang Pemilik Orang Terkaya di Indonesia
Profil dan Agama Prajogo Pangestu, Pemilik BREN Berhasil Melantai di BEI- Pebisnis di bidang petrokimia, Prajogo Pangestu.

Suara.com - PT Barito Renewables Energy Tbk yang menggunakan kode emiten BREN secara resmi mengumumkan pencatatan pertama kali saham (IPO/Initial Public Offering) di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Senin (9/10/2023). Prajogo Pangestu, sang pemilik perusahaan ini pun menjadi sorotan.

BREN sendiri adalah sebuah perusahaan yang mengelola bisnis panas bumi (geothermal) yang didirikan oleh taipan Prajogo Pangestu. Profil dan agama Prajogo Pangestu pun menarik untuk disimak. 

Menurut laporan BEI, usai dibuka saham BREN langsung mengalami kenaikan sebesar 25 persen ke Rp975 per saham. Sebelumnya, Barito Renewables menawarkan sebanyak 4.015.000.000 saham dengan jumlah harga Rp780 per saham.

Dalam penawaran pertama ini, BREN lantaa berhasil mengumpulkan Rp3.131.700.000, dengan oversubscription yang menakjubkan yakni sebesar 135,2 kali. 

Profil Prajogo Pangestu 

Prajogo Pangestu merupakan pengusaha kelahiran Bengkayang, Kalimantan Barat, 13 Mei 1944. Prajogo Pangestu saat ini berusia 79 tahun. Diketahui pria keturunan Tionghoa ini menganut agama Kristen. 

Belum lama ini Prajogo Pangestu dinobatkan sebagai orang terkaya keempat di Indonesia tahun 2023 versi Forbes. Dengan total kekayaan mencapai 9,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp153 triliun. Kekayaannya ini berhasil ia dapat lewat kerja keras, meskipun dulunya ia sempat menjadi sopir angkot. 

1. Kehidupan Pribadi 

Prajogo Pangestu merupakan pria keturunan China dari keluarga Hakka Guandong yang terlahir dengan nama asli yaitu Phang Djoen Phen. Diketahui, ayahnya hanya buruh penyadap getah karet yang hanya mampu menyekolahkannya sampai di jenjang SMP. 

baca juga

2. Awal Karier Sebagai Pengusaha 

Prajogo Pangestu mengawali kariernya sebagai seorang pengusaha pada tahun 1970-an. Pada awalnya ia membentuk perusahaan Barito Pasific setelah bekerja di salah satu perusahaan kayu cukup terkenal bernama Djajanti Group dengan posisi General Manager. 

Barito Pasific didirikan pada tahun 1979. Perusahaan ini lambat laun mulai mengurangi bisnis perkayuan, lalu memperbesar bisnis ke sektor petrokimia, migas hingga tambang. 

Melalui bisnisnya tersebut Prajogo berhasil mengakuisisi sebanyak 70 persen saham perusahaan petrokimia PT Chandra Asri Petrochemical yang sekarang ini menjadi anak perusahaan dari Barito Pasific. 

Biodata Prajogo Pangestu 

• Nama Lengkap: Phang Djoen Phen 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komisaris Independen Emiten Teknologi Karya Digital Nusa, Resdiansyah Mengundurkan Diri

Komisaris Independen Emiten Teknologi Karya Digital Nusa, Resdiansyah Mengundurkan Diri

Bisnis | Senin, 02 Oktober 2023 | 10:04 WIB

Emiten SRAJ Incar Pendapatan Rp2,4 Triliun Meski Dibayangi Rugi Awal 2023

Emiten SRAJ Incar Pendapatan Rp2,4 Triliun Meski Dibayangi Rugi Awal 2023

Bisnis | Minggu, 01 Oktober 2023 | 09:50 WIB

Delta Dunia Makmur Serok Laba Bersih Rp77 Miliar di Paruh Pertama Tahun Ini

Delta Dunia Makmur Serok Laba Bersih Rp77 Miliar di Paruh Pertama Tahun Ini

Bisnis | Minggu, 01 Oktober 2023 | 06:59 WIB

10 Emiten yang Resmi Investasi di IKN, Saham Auto Ngegas?

10 Emiten yang Resmi Investasi di IKN, Saham Auto Ngegas?

Bisnis | Minggu, 01 Oktober 2023 | 07:30 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB