Nilainya Fantastis, Segini Kerugian Israel Akibat Gerakan Boikot

Farah Nabilla | Suara.com

Sabtu, 18 November 2023 | 15:02 WIB
Nilainya Fantastis, Segini Kerugian Israel Akibat Gerakan Boikot
Ilustrasi konflik Palestina dan Israel (Freepik)

Suara.com - BDS (Boikot, Divestasi, dan Sanksi) Movement atau gerakan boikot terhadap produk dari dan pendukung Israel tengah gencar di seluruh dunia. Hal ini sejalan dengan serangan Israel kepada Palestina yang semakin brutal, hingga membuat banyak orang geram.

Sejumlah perusahaan yang menjadi sasaran boikot pun mulai ketar-ketir karena penghasilan mereka bisa turun atau bahkan berujung bangkrut. Meski begitu, hingga kini belum ada laporan nilai kerugian terbaru yang dialami Israel dari gerakan boikot tersebut.

Namun, menurut laporan Al Jazeera yang dirilis pada tahun 2018 lalu mengungkap bahwa gerakan boikot bisa memicu kerugian hingga US$11,5 miliar atau sekitar Rp180,48 triliun per tahun bagi Israel. Hal tersebut tentu dapat membuat Israel khawatir.

Sebab, dalam beberapa waktu terakhir, misi utama diplomatik Israel adalah penanggulangan gerakan boikot. Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, bahkan telah melarang kelompok yang mendukung BDS.

Namun, di sisi lain, Israel sempat membantah bahwa gerakan boikot bisa merugikan mereka. Dengan penuh percaya diri, mereka justru mengatakan jika hal tersebut hanya akan menambah penderitaan rakyat Palestina, bukan menguranginya.

Sederet Produk Israel yang Diboikot

Serangan terhadap Palestina yang tak kunjung henti, membuat gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) produk-produk Israel semakin meningkat. Setidaknya ada delapan produk yang diboikot oleh banyak negara. Apa saja? Berikut daftarnya.

1. Puma

Puma merupakan salah satu produsen pakaian olahraga ternama. Namun, brand ini diboikot oleh sejumlah masyarakat di dunia karena menjadi sponsor internasional tunggal Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA). Apalagi klub tersebut berbasis di tanah Palestina.

"Puma memberikan legitimasi (sponsor) internasional terhadap aktivitas IFA, salah satunya klub sepak bola yang berbasis di pemukiman ilegal Israel di tanah Palestina," tulis BDS Movement.

"Dukungan Puma terhadap IFA secara langsung mendukung pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan hukum internasional di luar lapangan, serta memungkinkan rezim pemukiman Israel untuk terus berkembang," tambah mereka.

2. Hasil Panen di Israel

Hasil panen dari Israel berupa buah dan sayuran ikut diboikot karena dianggap berasal dari tanah Palestina yang dirampas. Untuk itu, masyarakat di seluruh penjuru dunia diminta agar tidak mengonsumsinya bahkan ditiadakan dari rak di supermarket.

3. HP

BDS Movement juga mengatakan perusahaan-perusahaan merek HP menyediakan dan mengoperasikan teknologi yang dipakai Israel. Tepatnya untuk memelihara sistem apartheid, pendudukan, serta kolonialisme pemukiman di atas tanah Palestina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terus Digempur Pasukan Israel, Lebih dari 12.000 Warga Palestina Meninggal di Gaza

Terus Digempur Pasukan Israel, Lebih dari 12.000 Warga Palestina Meninggal di Gaza

News | Sabtu, 18 November 2023 | 11:05 WIB

Diduga Pro Israel, Seruan Boikot Grab Makin Meluas

Diduga Pro Israel, Seruan Boikot Grab Makin Meluas

Bisnis | Sabtu, 18 November 2023 | 06:15 WIB

Aksi Boikot Produk Pro Israel Apakah Berdampak, Simak Data dan Faktanya

Aksi Boikot Produk Pro Israel Apakah Berdampak, Simak Data dan Faktanya

Bisnis | Jum'at, 17 November 2023 | 20:33 WIB

BDS Ungkap 3 Perusahaan Pro Penjajahan Israel di Palestina, Salah Satunya Brand Olahraga

BDS Ungkap 3 Perusahaan Pro Penjajahan Israel di Palestina, Salah Satunya Brand Olahraga

News | Jum'at, 17 November 2023 | 19:31 WIB

Komunitas Israel Tuduh Tiktok Platform Anti Semit Karena Bagikan Konten Pro Palestina

Komunitas Israel Tuduh Tiktok Platform Anti Semit Karena Bagikan Konten Pro Palestina

Lifestyle | Jum'at, 17 November 2023 | 18:03 WIB

Terkini

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:55 WIB

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:29 WIB

Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April

Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:28 WIB

Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan

Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:18 WIB

Perang di Timteng Memanas Bikin Premi Asuransi Meningkat

Perang di Timteng Memanas Bikin Premi Asuransi Meningkat

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:58 WIB

Arus Balik Mulai Menggeliat, Penumpang Bakauheni Tembus 91 Ribu di H+1 Lebaran

Arus Balik Mulai Menggeliat, Penumpang Bakauheni Tembus 91 Ribu di H+1 Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:49 WIB

BI: Sektor Perbankan dalam Kondisi Prima di Tengah Krisis Akibat Konflik Timur Tengah

BI: Sektor Perbankan dalam Kondisi Prima di Tengah Krisis Akibat Konflik Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:32 WIB

Menhub Minta Truk Logistik Tahan Operasi Saat Puncak Arus Balik Lebaran

Menhub Minta Truk Logistik Tahan Operasi Saat Puncak Arus Balik Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:05 WIB

PLN Berhasil Amankan Pasokan Listrik Nasional Saat Salat Idulfitri 1447 H

PLN Berhasil Amankan Pasokan Listrik Nasional Saat Salat Idulfitri 1447 H

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:37 WIB

KB Bank Gelontorkan Rp500 Miliar untuk Akses Pembiayaan UMKM

KB Bank Gelontorkan Rp500 Miliar untuk Akses Pembiayaan UMKM

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:33 WIB