Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.279,209
LQ45 733,624
Srikehati 347,649
JII 498,161

Rawan Politisasi Isu Jelang Pemilu, Pengamat Minta Pemerintah Hati-hati Ambil Kebijakan Publik

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 07 Februari 2024 | 16:53 WIB
Rawan Politisasi Isu Jelang Pemilu, Pengamat Minta Pemerintah Hati-hati Ambil Kebijakan Publik
Ilustrasi pemilu. (Suara.com/Ema Rohimah)

Suara.com - Jelang pencoblosan pada 14 Februari mendatang, pemerintah diharapkan dapat menjaga kondisi sosial ekonomi tetap kondusif. Salah satunya dengan tidak mengeluarkan kebijakan atau regulasi yang bisa menimbulkan gejolak sosial di masa jelang dan pasca pencoblosan.

Berdasar Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang disusun oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), ada lima provinsi yang tingkat kerawanan cukup tinggi. Lima provinsi tersebut adalah DKI Jakarta dengan skor 88,95, kemudian disusul Sulawesi Utara (87,48), Maluku Utara (84,86), Jawa Barat (77,04), dan Kalimantan Timur (77,04).

Direktur Center for Policy and Public Management Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) Yudo Anggoro mengatakan, pada masa pemilihan seperti sekarang ada berbagai isu yang melibatkan hajat hidup orang banyak bisa menjadi pemantik gejolak di tengah masyarakat.

Mulai dari isu pangan, pupuk, ketenagakerjaan, digitalisasi, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta transportasi, termasuk transportasi online.

Untuk itu, ia menyarankan agar pemerintah tidak gegabah dalam melakukan perubahan aturan atau regulasi untuk menjaga stabilitas dan kondusifitas di masyarakat.

“Misalnya, transportasi. Jika biaya transportasi dinaikkan maka akan berdampak pada kenaikan harga-harga lainnya. Transportasi merupakan salah satu pendorong inflasi terbesar,” katanya ditulis Rabu (7/2/2024).

Apalagi menurut Yudo, isu-isu tersebut rawan dan sensitif ditunggangi oleh kepentingan politik yang berujung pada gejolak sosial di masyarakat.

Terlebih lagi, dalam waktu dekat atau pascapemilu, masyarakat juga akan menghadapi momen bulan puasa dan lebaran yang biasanya akan mendorong kenaikan harga. Untuk itu, pemerintah disarankan untuk bisa lebih bijak dan seksama dalam mengambil keputusan.

Setelah hari raya, pemerintah juga diharapkan melihat lagi kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat sebelum kembali memutuskan mengeluarkan kebijakan.

“Dilihat dulu nanti kondisinya seperti apa, indeks harga konsumsi berapa, jadi perlu dilihat dulu indikator-indikator pendukungnya yang ter-update,” pungkas Yudo.

Seperti diketahui, tahun 2024 ini, Indonesia tidak hanya melaksanakan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tetapi juga pemilihan legislatif baik di tingkat nasional hingga kabupaten/kota. Hajatan besar lainnya akan terjadi di bulan November mendatang, di mana akan dilaksanakan Pilkada Serentak di 545 daerah dengan rincian 37 provinsi, 415 kabupaten, dan 93 kota.

Senada dengan Yudo, dalam acara Deklarasi Pemilu Damai di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komisaris Jenderal Polisi Agus Andrianto, mengatakan bahwa kondisi menjelang hari pencoblosan harus bisa sejuk dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas.

“Deklarasi ini untuk meredam suasana yang kian memanas. Perbedaan pilihan biasalah, tapi jangan mau kita dipecah belah. Bangsa ini punya kita bersama, mari kita jaga bersama. Karena hanya kita yang menjaga, nggak mungkin kita harapkan orang lain yang menjaga," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pantas Terang-terangan Tak Pilih Paslon Nomor 02 di Pemilu 2024, Ini Latar Belakang Keluarga Fedi Nuril

Pantas Terang-terangan Tak Pilih Paslon Nomor 02 di Pemilu 2024, Ini Latar Belakang Keluarga Fedi Nuril

Lifestyle | Rabu, 07 Februari 2024 | 16:39 WIB

Sinopsis Film Korea Honest Candidate, Kisah Komedi Politisi yang Tak Miliki Kemampuan Berbohong

Sinopsis Film Korea Honest Candidate, Kisah Komedi Politisi yang Tak Miliki Kemampuan Berbohong

Your Say | Rabu, 07 Februari 2024 | 15:52 WIB

Induk Facebook Bisa Deteksi Hoaks AI Anies-Prabowo-Mahfud

Induk Facebook Bisa Deteksi Hoaks AI Anies-Prabowo-Mahfud

Tekno | Rabu, 07 Februari 2024 | 15:37 WIB

Terkini

IHSG Terkoreksi Pagi Ini ke Level 7.238, Tapi Diproyeksi Menguat

IHSG Terkoreksi Pagi Ini ke Level 7.238, Tapi Diproyeksi Menguat

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:14 WIB

Presiden Prabowo Akan Bentuk Pusat Finansial Khusus di Bali, Tarik Investasi Asing

Presiden Prabowo Akan Bentuk Pusat Finansial Khusus di Bali, Tarik Investasi Asing

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:05 WIB

Marak Investor Bodong, SIPF Ingin Perluas Kewenangan dan Jaga Dana Pemodal

Marak Investor Bodong, SIPF Ingin Perluas Kewenangan dan Jaga Dana Pemodal

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 09:02 WIB

Tak Cukup Satu Gaji, Fenomena 'Side Hustle' Picu Geliat Bisnis Franchise di FLEI 2026

Tak Cukup Satu Gaji, Fenomena 'Side Hustle' Picu Geliat Bisnis Franchise di FLEI 2026

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:50 WIB

BI : Uang Primer Tumbuh Melambat Jadi Rp2.386,5 Triliun Akhir Maret 2026

BI : Uang Primer Tumbuh Melambat Jadi Rp2.386,5 Triliun Akhir Maret 2026

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:49 WIB

Bidik Sektor Strategis, Anthony Leong Siap Tarung di Bursa Calon Ketum HIPMI

Bidik Sektor Strategis, Anthony Leong Siap Tarung di Bursa Calon Ketum HIPMI

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:28 WIB

Bahlil Sebut Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi Masih Dikalkulasi

Bahlil Sebut Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi Masih Dikalkulasi

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:24 WIB

BRI Life Incar Pasar Kesehatan Premium

BRI Life Incar Pasar Kesehatan Premium

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:19 WIB

Kejar Target Modal dari Bank Indonesia, CASH Siapkan Rights Issue Rp237,2 Miliar

Kejar Target Modal dari Bank Indonesia, CASH Siapkan Rights Issue Rp237,2 Miliar

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:15 WIB

Prabowo Keliling ke Banyak Negara untuk Amankan Pasokan Minyak Indonesia

Prabowo Keliling ke Banyak Negara untuk Amankan Pasokan Minyak Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 08:05 WIB