GIAA Mau Tambah 8 Pesawat Baru, Dirut Sebut Perusahaan Pulih dengan Konsisten

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 02 April 2024 | 12:21 WIB
GIAA Mau Tambah 8 Pesawat Baru, Dirut Sebut Perusahaan Pulih dengan Konsisten
Pesawat Garuda Indonesia

Suara.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berencana memperkuat armadanya dengan menambah delapan pesawat baru, yang terdiri dari empat narrow body Boeing 737-800NG dan empat wide-body, termasuk Boeing 777-300ER dan Airbus 330-300, yang dijadwalkan akan tiba secara bertahap sepanjang tahun 2024.

Menurut Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, penambahan armada ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat keterisian pesawat serta mendukung perluasan jaringan penerbangan, baik di dalam negeri maupun internasional.

Irfan memperkirakan bahwa dengan tambahan pesawat ini, Garuda Indonesia dapat mengoperasikan hingga 80 pesawat pada akhir tahun 2024.

Pada tahun 2023, tingkat utilisasi armada Garuda Indonesia meningkat signifikan menjadi 07:55, dari 06:46 pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini tercermin dalam jumlah frekuensi penerbangan Garuda Indonesia Group sepanjang tahun 2023, yang mencapai 145.500 penerbangan, tumbuh sebanyak 38 persen dibandingkan dengan tahun 2022

Selain itu ia mengatakan pasca restrukturisasi, pihaknya terus melakukan pembenahan optimalisasi kinerja yang sesuai dengan proyeksi pemulihan industri penerbangan yang diperkirakan akan tumbuh bertahap, serta menilai restrukturisasi tersebut memberikan kesempatan bagi Garuda Indonesia untuk melakukan perubahan fundamen secara menyeluruh pada seluruh landasan bisnis.

"Dengan fundamen kinerja yang secara bertahap terus menunjukkan pemulihan yang konsisten termasuk melalui langkah perbaikan ekuitas yang terukur, kami optimis tahun 2024 akan menjadi tahun yang monumental dalam langkah akselerasi kinerja usaha Garuda Indonesia. Sejalan dengan proyeksi IATA yang meramalkan industri penerbangan di tahun 2024 akan menyelesaikan fase recovery-nya secara bertahap.” kata Irfan, dikutip dari Antara.

Sebelumnya, ia menyatakan bahwa perusahaan mencatat kinerja positif dalam pertumbuhan pendapatan usaha konsolidasi selama tahun 2023, yang meningkat sebesar 40 persen atau mencapai 2,94 miliar dolar AS.

Angka tersebut mengalami peningkatan dari pendapatan usaha pada tahun sebelumnya sebesar 2,1 miliar dolar AS. Oleh karena itu, hal ini menjadi salah satu indikator bahwa langkah-langkah untuk meningkatkan kinerja usaha berjalan sesuai rencana.

Pendapatan usaha tersebut berasal dari pendapatan penerbangan berjadwal yang meningkat 41 persen secara tahunan (year-on-year) menjadi 2,37 miliar dolar AS dari sebelumnya 1,68 miliar dolar AS. Sementara itu, pendapatan usaha dari penerbangan tak berjadwal juga mengalami pertumbuhan sebesar 65 persen atau mencapai 288,03 juta dolar AS dari tahun sebelumnya, yaitu 174,81 juta dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Penah Merasa Naikin, Bos Garuda Ungkap Alasan Harga Tiket Pesawat Tinggi Saat Mudik lebaran

Tak Penah Merasa Naikin, Bos Garuda Ungkap Alasan Harga Tiket Pesawat Tinggi Saat Mudik lebaran

Bisnis | Selasa, 02 April 2024 | 09:22 WIB

Laba Bersih Anak Usaha Garuda Indonesia GMFI Melonjak Jadi 20,2 Juta Dolar AS di 2023

Laba Bersih Anak Usaha Garuda Indonesia GMFI Melonjak Jadi 20,2 Juta Dolar AS di 2023

Bisnis | Senin, 01 April 2024 | 17:29 WIB

Garuda Indonesia Cetak Laba USD 251,9 Juta Sepanjang 2023

Garuda Indonesia Cetak Laba USD 251,9 Juta Sepanjang 2023

Bisnis | Senin, 01 April 2024 | 15:30 WIB

Garuda Indonesia dan Citilink Siapkan 1,4 Juta Kursi untuk Mudik dan Arus Balik

Garuda Indonesia dan Citilink Siapkan 1,4 Juta Kursi untuk Mudik dan Arus Balik

Bisnis | Rabu, 13 Maret 2024 | 13:43 WIB

Bos Garuda Indonesia Harap Berkah di Lebaran, Siapkan 1,4 Juta Kursi Penerbangan

Bos Garuda Indonesia Harap Berkah di Lebaran, Siapkan 1,4 Juta Kursi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 13 Maret 2024 | 13:02 WIB

Bos Garuda Indonesia Yakin Angkut Banyak Penumpang di 2024

Bos Garuda Indonesia Yakin Angkut Banyak Penumpang di 2024

Bisnis | Jum'at, 08 Maret 2024 | 16:28 WIB

Terkini

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 21:44 WIB

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:19 WIB

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:08 WIB

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 18:11 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:58 WIB

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:31 WIB

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:16 WIB

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:00 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:48 WIB