Produk Tembakau yang Dipanaskan Minim Digunakan oleh Remaja di Negara-negara Maju

Iwan Supriyatna

Senin, 22 April 2024 | 10:35 WIB
Produk Tembakau yang Dipanaskan Minim Digunakan oleh Remaja di Negara-negara Maju
Ilustrasi vape (Freepik/Racool_studio)

Suara.com - Penggunaan produk tembakau alternatif oleh remaja di bawah usia 18 tahun menjadi keprihatinan para pemangku kepentingan. Ternyata, ada fakta menarik yang menunjukkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan minim digunakan oleh para remaja di sejumlah negara maju, seperti Jepang, Jerman, Denmark, Belanda, Inggris, Amerika Serikat, dan Kanada.

Menurut Survei Gaya Hidup Remaja 2021, sebuah survei lintas sektoral nasional terhadap remaja Jepang yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan, menunjukkan hanya 0,3 persen remaja dan siswa sekolah menengah tingkat atas yang menggunakan produk tembakau alternatif. Dengan demikian, produk tembakau alternatif tidak menarik bagi remaja di bawah usia 18 tahun.

Sementara di Inggris, berdasarkan survei Action on Smoking and Health Youth dari King's College London, yang dipublikasikan pada September 2022, menyebutkan bahwa penggunaan produk tembakau yang dipanaskan oleh remaja pada rentang usia 11 hingga 18 tahun sebanyak 0,3 persen.

"Dari 2.151 remaja berusia 11 hingga 18 tahun, sebesar 0,9 persen pernah mencoba namun tidak lagi menggunakan produk tembakau yang dipanaskan dan 0,3 persen melaporkan pernah memakai produk tersebut," mengutip hasil survei tersebut.

Di Belanda, National Institute for Public Health and the Environment pada 2020 melaporkan penggunaan produk tembakau yang dipanaskan secara harian pada remaja usia 13-17 tahun sebesar 0 persen.

Sementara remaja pada rentang usia yang sama dan pernah menggunakan produk tembakau alternatif sekitar 0,95 persen. Negara Eropa lainnya, Jerman, melaporkan penggunaan produk tembakau yang dipanaskan pada remaja usia 12-17 tahun yakni sekitar 0,3 persen. Hasil ini berdasarkan temuan Survei Germany's Alcohol Survey yang dipublikasikan tahun 2021.

Rendahnya penggunaan produk tembakau yang dipanaskan oleh remaja juga ditunjukkan dengan hasil studi bertajuk Use of Tobacco and Nicotine Products among Young People in Denmark pada 2022 yang dilakukan Institut Kesehatan Masyarakat Nasional Denmark. Studi ini mengumpulkan tanggapan dari 13.315 anak berusia 15-17 tahun antara Februari dan Maret 2020.

"Para penulis mencatat tidak lebih dari 1,1 persen dari anak berusia 15-17 tahun pernah mencoba produk tembakau yang dipanaskan," mengutip hasil studi tersebut.

Selanjutnya di Amerika Serikat, survei National Youth Tobacco Survey tahun 2023 yang dianalisis Badan Pengawas Obat dan Makanan (Food and Drug Administration) serta Pusat Pengendalian Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention) melaporkan penggunaan produk tembakau yang dipanaskan di kalangan siswa sekolah menengah sebanyak 0,8 persen.

baca juga

Adapun Kanada juga melaporkan rendahnya penggunaan produk tersebut di kalangan remaja usia 16-19 tahun yakni 1 persen. Hal ini dibuktikan lewat Survei School of Public Health and Health Systems in Ontario pada 2019.

“Kami hanya merekomendasikan produk ini untuk mendukung perokok dewasa beralih dari kebiasaan merokok,” kata Layanan Kesehatan Nasional (NHS) Inggris mengenai produk tembakau alternatif yang tidak sepenuhnya bebas risiko kesehatan seperti dikutip dari euronews.com, Minggu (21/4/2024)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengurangan Bahaya Tembakau, Alternatif Bagi Perokok Dewasa Beralih dari Kebiasaannya

Pengurangan Bahaya Tembakau, Alternatif Bagi Perokok Dewasa Beralih dari Kebiasaannya

Bisnis | Rabu, 17 April 2024 | 21:11 WIB

Tekan Prevalensi Merokok, Produk Tembakau Alternatif Solusinya?

Tekan Prevalensi Merokok, Produk Tembakau Alternatif Solusinya?

Bisnis | Senin, 01 April 2024 | 11:50 WIB

Riset Universitas Bern: Vape Efektif Bantu Perokok Dewasa Beralih dari Kebiasaan Merokok

Riset Universitas Bern: Vape Efektif Bantu Perokok Dewasa Beralih dari Kebiasaan Merokok

Bisnis | Rabu, 13 Maret 2024 | 12:08 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×