Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Produk Tembakau Alternatif untuk Kurangi Risiko Kebiasaan Merokok

Iwan Supriyatna

Senin, 06 Mei 2024 | 11:07 WIB
Produk Tembakau Alternatif untuk Kurangi Risiko Kebiasaan Merokok
Ilustrasi vape

Suara.com - Pengurangan bahaya tembakau (tobacco harm reduction) merupakan inovasi dalam industri tembakau sebagai upaya mengurangi risiko dari kebiasaan merokok.

Inovasi yang diterapkan pada produk tembakau alternatif seperti rokok elektronik (vape) dan produk tembakau yang dipanaskan dapat menjadi pilihan bagi perokok dewasa untuk beralih dari kebiasaannya.

Praktisi Kesehatan, dr. Arifandi Sanjaya, menjelaskan bahwa produk tembakau alternatif, secara kajian ilmiah, memiliki risiko lebih rendah daripada rokok.

Produk tembakau alternatif tidak melibatkan proses pembakaran, tetapi dipanaskan sehingga menghasilkan aerosol (uap air), bukan asap. Dengan demikian, produk ini tidak menimbulkan TAR dan karbon monoksida, yakni zat kimia karsinogenik atau pemicu kanker.

"Proses pembakaran dan pemanasan menghasilkan residu yang sangat berbeda. Makanya, untuk pengurangan bahaya merokok, disarankan untuk menggunakan produk tembakau alternatif seperti produk tembakau yang dipanaskan, rokok elektronik, dan sejenisnya," ujar dr. Arifandi ditulis Senin (6/5/2024).

Efektivitas produk tembakau alternatif sebagai alat bantu perokok dewasa beralih dari kebiasaan merokok juga dibuktikan melalui hasil riset Universitas Bern berjudul "Electronic Nicotine-Delivery Systems for Smoking Cessation".

Kajian yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine pada Februari 2024 ini menunjukkan bahwa produk tembakau alternatif lebih efektif daripada konseling berhenti merokok.

Selain efektivitasnya untuk beralih dari rokok, pemanfaatan produk tembakau alternatif juga berdampak positif dalam mengurangi risiko ketika akibat merokok. Pelaporan masalah, seperti batuk dan produksi dahak, terbukti lebih rendah pada kelompok penelitian yang menggunakan produk tersebut.

Hasil riset juga melaporkan bahwa pemanfaatan produk tembakau alternatif meningkatkan keberhasilan berhenti merokok (abstinence) sebesar 21 persen.

baca juga

Lebih lanjut, dr. Arifandi menegaskan berhenti merokok secara total tetap merupakan cara terbaik untuk mengurangi bahaya merokok. Namun, gejala putus nikotin juga perlu menjadi perhatian bagi perokok dewasa yang ingin berhenti merokok total. Sebab, hal ini bisa memicu masalah lain ketika seseorang belum siap untuk melakukannya.

“Banyak kejadian di mana perokok dewasa ngedrop karena mereka harus berhenti merokok secara tiba-tiba. Ketika langsung berhenti secara total sedangkan mentalnya sendiri pun belum siap, pada akhirnya mereka akan mencari kesempatan mengonsumsi rokok lebih banyak saat tidak ada yang tahu. Ini yang perlu dihindari,” jelasnya.

Oleh karena itu, dr. Arifandi menyarankan agar perokok dewasa secara perlahan mengurangi konsumsi rokok dan beralih ke produk tembakau alternatif yang memiliki profil risiko lebih rendah dan berbeda dari rokok. Sehingga, perokok dewasa dapat menentukan pilihan yang sesuai untuk mengurangi risiko merokok.

Ketua Aliansi Vaper Indonesia (AVI), Johan Sumantri, juga sependapat bahwa produk tembakau alternatif ditargetkan bagi perokok dewasa yang kesulitan berhenti merokok. Menghentikan kebiasaan merokok tidak mudah. Maka itu, pemanfaatan produk tembakau alternatif dengan risiko lebih rendah dapat membantu beralih dari kebiasaan merokok.

"Produk tembakau alternatif memungkinkan penggunanya masih mendapatkan asupan nikotin. Dengan risiko lebih rendah, perokok dewasa bisa secara perlahan mengurangi kadar nikotin sesuai kebutuhannya. Sehingga akan lebih mudah bagi mereka untuk beralih dari kebiasaan merokok ketimbang berhenti merokok total," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asosiasi Pelaku Usaha dan Konsumen Dukung Pemerintah Cegah Penyalahgunaan Narkoba pada Rokok Elektronik

Asosiasi Pelaku Usaha dan Konsumen Dukung Pemerintah Cegah Penyalahgunaan Narkoba pada Rokok Elektronik

Bisnis | Selasa, 30 April 2024 | 15:11 WIB

Produk Tembakau Alternatif untuk Perokok Dewasa, Bukan Generasi Muda

Produk Tembakau Alternatif untuk Perokok Dewasa, Bukan Generasi Muda

Bisnis | Senin, 29 April 2024 | 15:42 WIB

Kenaikan Tarif Cukai Buat Rokok Murah Berjamuran di Warung Madura

Kenaikan Tarif Cukai Buat Rokok Murah Berjamuran di Warung Madura

Bisnis | Selasa, 23 April 2024 | 18:25 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB