Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Coinfest Asia 2024: Perkuat Ekosistem Web3 dan Kripto Indonesia

Iwan Supriyatna

Senin, 19 Agustus 2024 | 13:32 WIB
Coinfest Asia 2024: Perkuat Ekosistem Web3 dan Kripto Indonesia
Coinfest Asia 2024 diproyeksikan bakal dihadiri lebih 6.000 partisipan dari berbagai negara.

Suara.com - Coinfest Asia, festival kripto dan Web3 di Asia dan Indonesia kembali hadir di Bali pada 22-23 Agustus 2024. Berlokasi di Nuanu City, Bali, Coinfest Asia 2024 diproyeksikan bakal dihadiri lebih 6.000 partisipan dari berbagai negara. Acara ini juga menghadirkan 150 tokoh industri Web3 hingga berbagai perusahaan ternama di ekosistem Web3 global.

Mengusung slogan “Where Innovation Meets Adoption” Coinfest Asia menawarkan peluang bagi industri untuk memperluas ekosistemnya di wilayah Indonesia dan Asia yang ramah kripto dan investor ritel berkesempatan untuk bertemu dengan banyak proyek Web3 berkualitas.

Di edisi ketiganya ini, Coinfest Asia juga berkomitmen untuk memperkuat ekosistem kripto lokal dengan memberikan wadah bagi mereka untuk mengembangkan inovasi, memperluas koneksi, dan bertukar informasi dengan para pelaku industri Web3 global yang hadir.

Dari tahun ke tahun, Coinfest Asia pun disambut positif oleh pemerintah dan regulator. Pada edisi 2023 lalu, acara ini disambut baik oleh Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Menurutnya Coinfest Asia menjadi bukti keterbukaan kawasan Asia, terkhusus Indonesia terhadap kreasi dan inovasi di Web3.

“Festival web3 imersif di Asia, tempat di mana para perintis ekosistem Web3 Asia berkumpul. Acara ini benar-benar menunjukkan komitmen Asia untuk menjadi episentrum industri web3 dunia,” kata Sandiaga ditulis Senin (19/8/2024).

Di sisi lain, tak hanya memajukan ekosistem Web3 di Asia, Coinfest Asia yang mendatangkan ribuan peserta mancanegara turut berperan menggeliatkan perekonomian dan pariwisata di Bali.

“Tentunya ribuan peserta Coinfest Asia ke Bali akan mendorong peningkatan pemasukan bagi para penduduk lokal. Pemasukkan ini mencakup namun tidak terbatas pada penyewaan hotel dan penginapan, transaksi di kedai makan, transaksi di tempat perbelanjaan serta hiburan, dan lain sebagainya. Dampak ekonomi ini kami diperkirakan mencapai belasan miliar rupiah,” kata Felita Setiawan Direktur Indonesia Crypto Network, induk perusahaan dari Coinfest Asia.

Tak hanya itu saja, Coinfest Asia juga selalu melibatkan anak-anak muda di Bali sebagai volunteer yang berperan penting dalam menjalankan dan menyukseskan acara.

Pada edisi ketiganya, Coinfest Asia 2024 mendapatkan dukungan penuh dari regulator Indonesia, yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), Kamar Dagang Indonesia (KADIN), Asosiasi Blockchain & Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo/ABI), Kemenko Perekonomian, Bareskrim, dan Bank Indonesia (BI).

baca juga

“Kehadiran Coinfest Asia berpotensi sebagai hub di mana pelaku industri dalam negeri memiliki kesempatan untuk memperkenalkan inovasinya, dan sebaliknya pelaku bisnis asing dapat mengenal ekosistem Web3 dan Kripto di acara yang merepresentasikan dinamika bisnis dan regulasi di Indonesia sehingga industri ini dapat terus berkembang menuju desentralisasi,” kata Asih Karnengsih, Direktur Eksekutif Aspakrindo - ABI.

Ada lebih dari 50 komunitas edukasi kripto dan Web3 di Indonesia yang akan hadir. Coinfest Asia juga mengundang puluhan universitas dari berbagai kota untuk mendapatkan wawasan terkini dari perkembangan ekosistem kripto dan Web3 baik dalam skala lokal hingga internasional.

“Melibatkan komunitas dan mahasiswa di Coinfest Asia, kami ingin berbagi pengetahuan dan membuka kesempatan bagi mereka untuk terlibat langsung dalam revolusi digital, memahami teknologi blockchain, dan mengembangkan karier di industri kripto,” kata Felita Setiawan.

Coinfest Asia juga mengadakan ETH SEA, acara khusus untuk para developer dari berbagai negara dalam membuat proyek inovatif di berbagai ekosistem Blockchain. Ada lebih dari 20 komunitas developer Indonesia yang turut serta di ETH SEA. Para peserta hackathon berkesempatan mendapatkan pendanaan bernilai hingga Rp650 juta.

“ETH SEA Hackathon kami adakan untuk mempromosikan inovasi dan memamerkan keterampilan pengembang Indonesia dalam teknologi web3. Kami berharap acara ini dapat membuat para pengembang Indonesia mampu menghadirkan inovasi di Web3 dan bersaing dengan pengembang global,” jelas Felita Setiawan.

Coinfest Asia 2024 dihadiri oleh beberapa pelaku industri Web3 terbesar di Indonesia, seperti CFX, Indodax, Tokocrypto, PINTU, TRIV, dan lain sebagainya. Kehadiran para pelaku industri ini akan memberikan wawasan dan pengalaman berharga bagi para peserta mengenai tren terkini dalam perdagangan kripto serta strategi untuk menghadapi tantangan di pasar yang dinamis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Izinkan Influencer Promosikan Kripto untuk Tingkatkan Literasi

OJK Izinkan Influencer Promosikan Kripto untuk Tingkatkan Literasi

Bisnis | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 20:07 WIB

OJK Rencanakan Penyesuaian Pajak Kripto Baru Jelang 2025

OJK Rencanakan Penyesuaian Pajak Kripto Baru Jelang 2025

Bisnis | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 07:30 WIB

OJK Buka Peluang Aset Kripto Jadikan Jaminan Kredit Bank

OJK Buka Peluang Aset Kripto Jadikan Jaminan Kredit Bank

Bisnis | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 16:44 WIB

Terkini

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:13 WIB

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:43 WIB

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:07 WIB

IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan

IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:56 WIB

BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya

BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:46 WIB

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:51 WIB

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41 WIB

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:00 WIB

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:57 WIB

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:43 WIB

×