Tak Terima Petani RI Dibilang Nggak Makmur, Jokowi Beberkan Buktinya

Achmad Fauzi

Kamis, 26 September 2024 | 16:57 WIB
Tak Terima Petani RI Dibilang Nggak Makmur, Jokowi Beberkan Buktinya
Presiden Joko Widodo saat mengunjungi pasar mawar Pontianak, Selasa (24/9/2024). (Suara.com/Prokopim)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak terima adanya anggapan lembaga internasional yang menyebut petani Indonesia belum makmur. Padahal, bilang dia, pemerintah sudah mengeluarkan banyak kebijakan untuk kesejahteraan petani.

Kepala Negara menuturkan, pemerintah telah mengatur harga gabah di tingkat petani. Dengan kebijakan, Jokowi menilai, justru menjaga daya beli petani.

"Kalau harga gabah baik mestinya nilai tukar petani Juga baik kalau ta ada distorsi di lapangan," ujarnya setelah meninjau Gudang Bulog di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Kamis (26/9/2024).

Jokowi melanjutkan, pemerintah juga menjaga harga gabah agar tak anjlok. Bahkan, lewat Badan Pangan Nasional juga telah membuat harga acuan gabah Rp 6.000/kg.

Potret petani di Gunungkidul terpaksa memangkas tanaman padi yang mengering. [Kontributor Suarajogja.id/Julianto]
Potret petani di Gunungkidul terpaksa memangkas tanaman padi yang mengering. [Kontributor Suarajogja.id/Julianto]

"Dicek aja di lapangan, cek di petani, harga gabah berapa, dulu berapa? Hanya Rp 4.200 sekarang Rp 6.000. Itu gabah, dari situ aja kelihatan. Nilai Tukar Petani aja dicek di lapangan," beber Jokowi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Nilai Tukar Petani (NTP) pada Agustus 2024 sebesar 119,85 poin atau naik 0,20 persen dari bulan sebelumnya.

Sebelumnya, Country Director for Indonesia and Timor-Leste, World Bank, Carolyn Turk mengungkapkan kesejahteraan petani di Indonesia masih rendah.

Hal diungkapkannya saat menghadiri Indonesia International Rice Conference (IIRC), di The Westin Resort Nusa Dua, Bali. Pernyataan itu terlihat dari pendapatan petani yang di bawah USD 1 per hari atau setar Rp 15.207.

Jika dihitung dalam setahun maka petani hanya mendapatkan penghasilan USD 341 atau setara Rp 5 juta.

baca juga

"Yang kita lihat adalah bahwa pendapatan banyak petani marjinal sering kali jauh di bawah upah minimum, bahkan sering kali berada di bawah garis kemiskinan," ucap dia.

"Menurut Survei Terpadu Pertanian 2021, yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik, pendapatan rata-rata petani kecil kurang dari USD 1 sehari atau USD 341 setahun," jelas Carolyn.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah Prabowo Bakal Lanjutkan Pondasi Ekonomi era Jokowi?

Apakah Prabowo Bakal Lanjutkan Pondasi Ekonomi era Jokowi?

Bisnis | Kamis, 26 September 2024 | 16:20 WIB

Ekonomi Lagi Susah, Jokowi Bicara Urusan Perut Rakyat RI yang Sulit Beli Beras

Ekonomi Lagi Susah, Jokowi Bicara Urusan Perut Rakyat RI yang Sulit Beli Beras

Bisnis | Kamis, 26 September 2024 | 13:38 WIB

Investor Asing Tak Akan Rugi Berinvestasi di IKN, Jokowi: Membeli Masa Depan

Investor Asing Tak Akan Rugi Berinvestasi di IKN, Jokowi: Membeli Masa Depan

Bisnis | Rabu, 25 September 2024 | 17:05 WIB

Terkini

Dari Bjorka ke Penyadapan Presiden, Seburuk Itukah Keamanan Data Negara?

Dari Bjorka ke Penyadapan Presiden, Seburuk Itukah Keamanan Data Negara?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:10 WIB

Air Fryer Apakah Boleh Dicuci? Ini Cara Membersihkannya yang Benar agar Tidak Cepat Rusak

Air Fryer Apakah Boleh Dicuci? Ini Cara Membersihkannya yang Benar agar Tidak Cepat Rusak

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 17:10 WIB

Ayah Abzalul Riza, Korban Penembakan Maulid Nabi Aceh: Kenapa Anak Saya Dibunuh?

Ayah Abzalul Riza, Korban Penembakan Maulid Nabi Aceh: Kenapa Anak Saya Dibunuh?

News | Minggu, 08 November 2026 | 17:05 WIB

Lintasi Flyover Antasari, JEKATE Running 2026 Ajak Warga Nikmati Jakarta Sambil Berolahraga

Lintasi Flyover Antasari, JEKATE Running 2026 Ajak Warga Nikmati Jakarta Sambil Berolahraga

News | Minggu, 08 November 2026 | 17:04 WIB

Dekatkan Akses Perbankan di Riau, Agen BRILink Bantu Transaksi Petani Sawit Kampar

Dekatkan Akses Perbankan di Riau, Agen BRILink Bantu Transaksi Petani Sawit Kampar

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 17:01 WIB

Segera Antre, Harga Emas Batangan Diproyeksi Turun Jadi Rp2,41 Juta

Segera Antre, Harga Emas Batangan Diproyeksi Turun Jadi Rp2,41 Juta

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:58 WIB

Kronologi Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel, 1 Kru WNI Hilang

Kronologi Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel, 1 Kru WNI Hilang

News | Minggu, 08 November 2026 | 16:54 WIB

Mengingat Kembali Pentingnya Pendidikan Lewat Novel Ronggeng Dukuh Paruk

Mengingat Kembali Pentingnya Pendidikan Lewat Novel Ronggeng Dukuh Paruk

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 16:53 WIB

Bukan Cuma Modal, UMK Perlu Perkuat Manajemen agar Bisa Naik Kelas

Bukan Cuma Modal, UMK Perlu Perkuat Manajemen agar Bisa Naik Kelas

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:50 WIB

Dua Pilot Australia Selamat, Kru WNI Helikopter BNPB Jatuh di Sungai Barito Belum Ditemukan

Dua Pilot Australia Selamat, Kru WNI Helikopter BNPB Jatuh di Sungai Barito Belum Ditemukan

Kalbar | Minggu, 08 November 2026 | 16:49 WIB

×