Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.986,497
LQ45 594,918
Srikehati 295,219
JII 350,443
USD/IDR 17.983

Viral! Aksi Heroik Petugas KRL Ringkus Pencuri Tas di Stasiun Pondok Cina

Achmad Fauzi

Jum'at, 25 Oktober 2024 | 14:18 WIB
Viral! Aksi Heroik Petugas KRL Ringkus Pencuri Tas di Stasiun Pondok Cina
Penumpang bersiap menaiki kereta rel listrik commuterline di Stasiun Manggarai, Jakarta,Rabu (18/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Petugas pengamanan Stasiun Pondok Cina berhasil mengamankan pencuri tas pengguna Commuter Line, yang kabur dengan melompat pagar pada pukul 20.30 WIB, Selasa (22/10).

Rekaman video proses penangkapan pelaku tersebut viral dan menjadi perbincangan di media sosial.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus menyampaikan, kesigapan para petugas pengamanan yang dimiliki KAI Commuter ini adalah bentuk komitmen perusahaan melayani pengguna Commuter Line.

"Setelah mendapat laporan dari korban, petugas pengamanan stasiun yang berdinas di Peron 2 Stasiun Pondok Cina dengan sigap mengejar dan berhasil mengamankan pelaku pencurian," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (25/10/2024).

Pelaku yang sempat lompat pagar stasiun untuk melarikan diri berhasil ditangkap dan diamankan petugas yang selanjutnya dibawa ke Polsek Beji, Depok untuk dilanjutkan proses hukum.

Joni juga menyampaikan, saat ini KAI Commuter memiliki 3.400 petugas pengamanan yang didinaskan di area Stasiun Jabodetabek maupun di dalam perjalanan Commuter Line Jabodetabek.

"KAI Commuter mendinaskan petugas pengamanan selama 24 jam untuk menjamin keamanan para pengguna Commuter Line," imbuh dia.

Menurut data sepanjang tahun 2024 hingga 30 September kemarin, kasus tindak kejahatan yang berhasil ditangani oleh petugas pengamanan KAI Commuter sebanyak 106 tindak kejahatan berupa pencurian dan aksi vandalisme serta 42 tindakan pelecehan.

Tentunya dari penanganan tersebut, seluruhnya dilaporkan ke pihak kepolisian untuk dilanjutkan proses hukumnya.

baca juga

Joni juga menambahkan bahwa selain memiliki sertifikat Gada Pratama yaitu keahlian bela diri dasar, para petugas pengamanan KAI Commuter juga dibekali pelatihan pelayanan dan keselamatan. Salah satunya pelatihan Pelayanan Prima atau Service Excellence untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna, serta pelatihan keselamatan untuk penanganan tanggap darurat.

Tak hanya masalah keamanan saja, terkait pelayanan juga tidak sedikit petugas pengamanan KAI Commuter yang viral di media sosial karena layanan yang mereka berikan kepada para penggunanya. Menurut Joni, hal ini adalah bentuk keseriusan KAI Commuter untuk keamanan dan kenyamanan pengguna Commuter Line.

"Petugas pengamanan merupakan petugas front liner yang selalu berhubungan dengan pengguna Commuter Line. Sikap tegas dan kelembutan harus mereka miliki dalam menjalankan tugas sehari-hari, agar peran menjaga keamanan pengguna terjaga, juga memberikan kenyamanan kepada pelanggan Commuter Line," kata Joni.

Selama ini, memang terdapat banyak rekaman video maupun foto yang viral di media sosial terkait layanan petugas pengamanan kepada para penggunanya. Mulai dari pelayanan kepada pengguna disabilitas, pelayanan bagi pengguna yang sakit saat di dalam perjalanan Commuter Line, serta layanan-layanan lainnya yang diberikan petugas pengamanan dengan cara humanis.

Tentunya, KAI Commuter ingin memberikan layanan Petugas Pengamanan yang tidak hanya bertugas untuk mengamankan, tetapi untuk layanan kepada penggunanya dengan cara yang humanis.

Terlebih lagi, adanya teknologi face recognition dimiliki KAI Commuter yang mendeteksi pelaku kejahatan hingga pelecehan, juga membantu meminimalisasi tindakan yang mengganggu keamanan dan kenyamanan pengguna Commuter Line. Bisa dipastikan, pelaku kejahatan yang sudah terdata di KAI Commuter tidak akan bisa lagi menggunakan layanan transportasi ini.

"Keseriusan petugas kami menciptakan keamanan, dilengkapi dengan teknologi face recognition, harapannya bisa membuat pengguna Commuter Line bisa tetap aman bepergian. Sebab, pelaku yang sudah terdata tidak akan diperkenankan menggunakan Commuter Line," pungkas dia.

Selain itu, KAI Commuter juga mengimbau agar pengguna Commuter Line disabilitas dan lansia dapat menggunakan nomor layanan khusus 081296605747 yang dapat dihubungi melalui telepon, SMS dan layanan WhatsApp untuk mendapatkan bantuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Pengaturan Operasional KRL dan LRT Jabodebek Selama Pelantikan Prabowo

Begini Pengaturan Operasional KRL dan LRT Jabodebek Selama Pelantikan Prabowo

Bisnis | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 16:09 WIB

Ada Pergantian Wesel, Jadwal Operasional KRL Berubah

Ada Pergantian Wesel, Jadwal Operasional KRL Berubah

Bisnis | Sabtu, 12 Oktober 2024 | 13:37 WIB

Erick Thohir Belum Diberi Tahu Skema Subsidi KRL Diubah Berdasarkan NIK

Erick Thohir Belum Diberi Tahu Skema Subsidi KRL Diubah Berdasarkan NIK

Bisnis | Senin, 02 September 2024 | 17:36 WIB

Terkini

Gagal Bayar Meningkat, Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp103,73 Triliun

Gagal Bayar Meningkat, Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp103,73 Triliun

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 08:38 WIB

Titipan Politik di Kursi Komisaris dan Direksi Makin Kuat di BUMN, Ini Datanya

Titipan Politik di Kursi Komisaris dan Direksi Makin Kuat di BUMN, Ini Datanya

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 08:05 WIB

Modal Asing yang Kabur dari Pasar Modal Tembus Rp19,63 Triliun, Apa Penyebabnya?

Modal Asing yang Kabur dari Pasar Modal Tembus Rp19,63 Triliun, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:57 WIB

Panen Raya Jadi Bukti! Teknologi Benih Dongkrak Produktivitas Jagung

Panen Raya Jadi Bukti! Teknologi Benih Dongkrak Produktivitas Jagung

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:33 WIB

OJK Tutup 36.191 Rekening Judi Online, Perbankan Diminta Perketat Pengawasan

OJK Tutup 36.191 Rekening Judi Online, Perbankan Diminta Perketat Pengawasan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:27 WIB

Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia

Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:35 WIB

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:29 WIB

Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?

Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:25 WIB

Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan

Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:20 WIB

×