Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Impack Pratama Industri Kantongi Laba Rp397 Miliar

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 31 Oktober 2024 | 09:48 WIB
Impack Pratama Industri Kantongi Laba Rp397 Miliar
PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) tengah memproduksi bahan bangunan. [ANTARA/HO-IMPC]

Suara.com - PT Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC) perusahaan manufaktur bahan bangunan nontradisional, hari ini mengumumkan laporan keuangan untuk periode sembilan bulan 2024.

Konsolidasi tambahan dari Mulford Holdings Pty Ltd mendongkrak pertumbuhan Pendapatan kuartal III 2024 Perseroan menjadi Rp981 miliar atau naik 40,8% dari kuartal III 2023 yang senilai Rp697 miliar.

Di tengah perlemahan ekonomi yang berkelanjutan, Perseroan tetap mampu mencetak Pendapatan sebesar Rp2,4 triliun dan Laba Bersih sebesar Rp397 miliar periode sembilan bulan tahun 2024.

“Pencapaian sembilan bulan kami masih on-track dengan target 2024. Laba Bersih sudah melampaui 70% dari target Rp550 miliar,” Haryanto Tjiptdodihardjo, Direktur Utama Perseroan dalam keterangannya, Kamis (31/10/2024).

Dalam rangka melebarkan sayap atap Alderon ke mancanegara, Perseroan telah telah memulai produksi atap Alderon RS di pabrik Perseroan di Johor, Malaysia. Bersama ini, Manajemen optimis dapat memperkuat pangsa pasar atap Alderon di negara-negara ASEAN.

Sementara Distribution Center terbaru Perseoan yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat telah beroperasi di pertengahan September lalu dan diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan penjualan dan efisiensi rantai pasok

Secara rinci IMPC membukukan Pendapatan pada di sembilan bulan pertama tahun ini sebesar Rp2,4 triliun, naik 15,7% dari Pendapatan periode yang sama tahun lalu yang senilai Rp2,1 triliun. Pendapatan periode ini melonjak 40,8% YoY dari Rp697 miliar di menjadi Rp981 miliar. Pertumbuhan ini berasal dari serapan akuisisi Mulford Holdings Pty Ltd di bulan Juni lalu dan pertumbuhan pasar domestik.

Sementara laba kotor di sembilan pertama tahun ini naik 12,4% YoY dari Rp854 miliar di tahun lalu menjadi Rp960 miliar. Marjin Laba Kotor mengalami sedikit penurunan dari 40,9% di tahun sebelumnya menjadi 39,8% karena segmen distribusi dan mengawali strategi integrasi vertikal. Manajemen mengupayakan peningkatan Marjin Laba Kotor dalam 12-18 bulan ke depan.

Sejalan dengan kenaikan Laba Kotor, Laba Usaha juga bertumbuh 11,8% YoY dari Rp494 miliar di periode yang sama menjadi Rp552 miliar. Sehingga perseroan mencatatkan Laba Bersih senilai Rp397 miliar di sembilan bulan pertama tahun ini, meningkat 16,7% dari realisasi tahun lalu yang senilai Rp341 miliar.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Neo Commerce Akhirnya Cetak Laba

Bank Neo Commerce Akhirnya Cetak Laba

Bisnis | Kamis, 31 Oktober 2024 | 09:36 WIB

Laba Bersih Maybank Indonesia Terjungkal 55,22% di Kuartal III-2024

Laba Bersih Maybank Indonesia Terjungkal 55,22% di Kuartal III-2024

Bisnis | Kamis, 31 Oktober 2024 | 09:17 WIB

Adu Jawara Bank Himbara, Siapa Paling Cuan di Kurtal III 2024?

Adu Jawara Bank Himbara, Siapa Paling Cuan di Kurtal III 2024?

Bisnis | Rabu, 30 Oktober 2024 | 17:12 WIB

Terkini

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 22:19 WIB

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 21:05 WIB

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 20:34 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:51 WIB

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:20 WIB

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:04 WIB

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:56 WIB

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:54 WIB

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:35 WIB