Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Laba Emiten Cat Indonesia Ini Tembus Rp1,16 Triliun, Penjualan Naik 12 Persen

M Nurhadi

Kamis, 31 Oktober 2024 | 13:56 WIB
Laba Emiten Cat Indonesia Ini Tembus Rp1,16 Triliun, Penjualan Naik 12 Persen
Analis laboratorium Avian tengah memastikan kualitas dari produk [Suara.com]

Suara.com - PT Avia Avian Tbk (AVIA) mencatatkan kinerja yang positif di berbagai indikator keuangan sepanjang tahun 2024. Hingga kuartal ketiga, volume penjualan mengalami pertumbuhan sebesar 12,1% dibandingkan tahun sebelumnya, serta meningkat 14,7% dibandingkan kuartal kedua. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh segmen cat tembok yang juga mencatatkan peningkatan signifikan.

Total penjualan konsolidasi AVIA hingga sembilan bulan pertama 2024 mencapai Rp5,405 triliun, menunjukkan peningkatan sebesar 4,7% meskipun menghadapi tantangan ekonomi yang cukup berat.

Laba kotor selama periode tersebut tercatat sebesar Rp2,405 triliun dengan margin laba mencapai 44,5%. Selain itu, EBITDA juga mengalami pencapaian yang baik dengan nilai Rp1,430 triliun dan margin 26,5%. Laba bersih konsolidasi yang berhasil diraih adalah sebesar Rp1,160 triliun dengan margin sebesar 21,5%.

Didukung oleh fasilitas penelitian, pengembangan, dan inovasi (RDI) yang kuat serta lebih dari 80 ahli kimia berpengalaman, AVIA meluncurkan empat produk baru pada kuartal ketiga tahun ini.

Dari empat produk tersebut,dua diantaranya yakni No Drop Beton & Batu Alam telah mendapatkan sertifikasi Green Label Singapore sebagai wujud komitmen AVIA terhadap pengembangan produk ramah lingkungan.

Inovasi produk ini merupakan bagian dari strategi pertumbuhan berkelanjutan AVIA untuk mencapai perkembangan jangka panjang dan memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar cat dekoratif di Indonesia. Strategi ini juga mencakup ekspansi pusat distribusi yang konsisten untuk meningkatkan penetrasi produk di pasar nasional.

Saat ini, AVIA mengoperasikan 162 pusat distribusi yang terdiri dari 123 pusat distribusi milik sendiri dan 39 pusat distribusi pihak ketiga.

Selain itu, terdapat 15 pusat distribusi mini yang menjangkau daerah terpencil di seluruh Indonesia. Jaringan distribusi AVIA tersebar di 38 provinsi dan telah melayani lebih dari 57.000 toko bahan bangunan. Dengan jaringan distribusi ini, AVIA menawarkan layanan pengiriman ekspres dalam waktu dua jam setelah pemesanan. Keunggulan ini membedakan AVIA dari perusahaan cat lainnya dan menjadikannya mitra terpercaya bagi toko bangunan dalam mencapai pertumbuhan bisnis yang optimal.

Selain inovasi produk dan strategi ekspansi, AVIA juga melaksanakan berbagai program untuk membangun loyalitas tidak hanya dari toko bangunan sebagai pelanggan langsung tetapi juga dari komunitas tukang cat. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laba Bersih Emiten Pertambangan Boy Thohir Merosot 2,47% di Kuartal III-2024

Laba Bersih Emiten Pertambangan Boy Thohir Merosot 2,47% di Kuartal III-2024

Bisnis | Kamis, 31 Oktober 2024 | 13:16 WIB

Impack Pratama Industri Kantongi Laba Rp397 Miliar

Impack Pratama Industri Kantongi Laba Rp397 Miliar

Bisnis | Kamis, 31 Oktober 2024 | 09:48 WIB

Laba Bersih Maybank Indonesia Terjungkal 55,22% di Kuartal III-2024

Laba Bersih Maybank Indonesia Terjungkal 55,22% di Kuartal III-2024

Bisnis | Kamis, 31 Oktober 2024 | 09:17 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB