Beda Vietnam dengan Indonesia: Kabinet Lebih Ramping, Pajak Cuma 8 Persen

M Nurhadi

Jum'at, 20 Desember 2024 | 11:49 WIB
Beda Vietnam dengan Indonesia: Kabinet Lebih Ramping, Pajak Cuma 8 Persen
Ilustrasi [Unsplash/Jack Young]

Suara.com - Negara tetangga, Vietnam mengambil langkah berani dalam upaya reformasi birokrasi dengan rencana pengurangan signifikan jumlah kementerian dan lembaga negara.

Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pemerintahan, mengurangi birokrasi, dan mengalokasikan dana lebih banyak untuk proyek pembangunan. Sementara itu, Indonesia masih mempertahankan struktur pemerintahan yang lebih besar.

To Lam, pemimpin Partai Komunis Vietnam (VCP) yang menginisiasi reformasi ini, dikutip via Bloomberg, menyatakan bahwa tujuannya adalah membentuk pemerintah Vietnam yang "ramping, kompak, kuat, efisien, efektif, dan berdampak". Rencana ini mencakup pengurangan 15-20% unit kementerian dan lembaga negara, serta pengurangan jumlah pegawai negeri.

Beberapa langkah konkret dalam reformasi ini meliputi:

1. Penggabungan kementerian utama:
- Kementerian Keuangan dengan Kementerian Perencanaan dan Investasi
- Kementerian Transportasi dengan Kementerian Konstruksi
- Kementerian Tenaga Kerja, Penyandang Disabilitas, dan Sosial dengan Kementerian Dalam Negeri

2. Restrukturisasi lembaga partai dan pemerintah:
- Penggabungan Komisi Pusat Urusan Luar Negeri dan Komite Hubungan Luar Negeri Majelis Nasional ke dalam Kementerian Luar Negeri

3. Pembubaran dan penggabungan lembaga media milik negara

Nguyen Dinh Cung, mantan direktur Institut Pusat Manajemen Ekonomi Vietnam, menyatakan bahwa reformasi ini akan "meningkatkan efisiensi ekonomi secara signifikan" dan menyelesaikan sebagian tumpang tindih kelembagaan.

Langkah ini dinilai cukup berani. Terlebih lagi, Vietnam memilih untuk menurunkan pajak dari 10% menjadi 8% demi menggenjot ekonomi negara, terutama penopang ekonomi masyarakat. Ketika Vietnam bergerak agresif mengurangi birokrasi dan berupaya meningkatkan ekonomi rakyat mereka, Indonesia masih mempertahankan struktur pemerintahan yang lebih besar dan justru menaikkan pajak jadi 12% yang dinilai semakin memberatkan masyarakat.

baca juga
Presiden RI Prabowo Subianto mengumpulkan jajaran Kabinet Merah Putih dalam sidang kabinet paripurna, Senin (2/12/2024) sore. (Suara.com/Novian)
Presiden RI Prabowo Subianto mengumpulkan jajaran Kabinet Merah Putih dalam sidang kabinet paripurna, Senin (2/12/2024) sore. (Suara.com/Novian)

Sebagai perbandingan, saat ini Vietnam memiliki 22 Kementerian dan akan dikurangi, setidaknya menjadi 19 kementerian saja. Sedangkan Indonesia bertambah jadi 34 kementerian tanpa ada rencana pengurangan. Dengan kabinet yang gemuk ini, pemerintah Indonesia menghabiskan anggaran setidaknya Rp1.016,1 triliun (2024).

Vietnam kini juga menjadi partner berbagai perusahaan besar untuk berinvestasi di negara tersebut. Di beberapa kesempatan, Redaksi Suara.com menemukan anggapan bahwa Vietnam adalah new China. Hal ini ditunjukkan dengan masifnya investasi di negara tersebut, diantaranya Apple, Tesla hingga Microsoft.

Meski demikian reformasi Vietnam bukan tanpa risiko. Diantaranya, penundaan persetujuan proyek selama masa transisi hingga potensi PHK PNS.

Leif Schneider, kepala firma hukum internasional Luther di Vietnam, dikutip dari Reuters, memperingatkan bahwa "investor mungkin mengalami penundaan atau ketidakpastian saat struktur baru dibangun".

Reformasi birokrasi Vietnam menunjukkan komitmen kuat untuk meningkatkan efisiensi pemerintahan dan daya saing ekonomi. Meskipun ada tantangan jangka pendek, langkah ini dipercaya dapat memperkuat posisi Vietnam dalam jangka panjang.

Sementara itu, Indonesia masih mempertahankan struktur pemerintahan yang lebih besar, dengan fokus pada peningkatan penerimaan negara melalui kebijakan pajak menghadapi tantangan yang sangat besar. Terlebih, saat ini ekonomi Indonesia masih dalam tahap pemulihan pasca COVID-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Protes Kenaikan PPN 12 Persen, Ahok Sindir soal Rekrutmen PNS di Era Prabowo: Itu Duit Kita Bos!

Protes Kenaikan PPN 12 Persen, Ahok Sindir soal Rekrutmen PNS di Era Prabowo: Itu Duit Kita Bos!

News | Jum'at, 20 Desember 2024 | 11:38 WIB

Bawa-bawa Thom Haye, Coach Justin Tak Lagi Percaya STY: Gue Benar-benar Kecewa Setelah...

Bawa-bawa Thom Haye, Coach Justin Tak Lagi Percaya STY: Gue Benar-benar Kecewa Setelah...

Bola | Jum'at, 20 Desember 2024 | 11:25 WIB

Emosi Tak Terbendung Lagi, Fanny Soegi Sampai Bilang Begini Terkait PPN 12 Persen: Kebobrokan...

Emosi Tak Terbendung Lagi, Fanny Soegi Sampai Bilang Begini Terkait PPN 12 Persen: Kebobrokan...

Entertainment | Jum'at, 20 Desember 2024 | 11:13 WIB

Mengulas Kembali Kekalahan Telak Timnas Indonesia dari Filipina pada Piala AFF 2014

Mengulas Kembali Kekalahan Telak Timnas Indonesia dari Filipina pada Piala AFF 2014

Bola | Jum'at, 20 Desember 2024 | 11:09 WIB

Baskara Putra Keras Kritik Kenaikan PPN 12 Persen, Fans Khawatir: Kami Belum Nonton Konser Lu

Baskara Putra Keras Kritik Kenaikan PPN 12 Persen, Fans Khawatir: Kami Belum Nonton Konser Lu

Entertainment | Jum'at, 20 Desember 2024 | 10:49 WIB

STY Ancam Rizky Ridho: Kamu Nggak Bakal Saya Mainkan!

STY Ancam Rizky Ridho: Kamu Nggak Bakal Saya Mainkan!

Bola | Jum'at, 20 Desember 2024 | 11:33 WIB

Terkini

25 Merek Beras Fortifikasi Gagal Uji Lab, Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Pengawasan Pangan Diperketat

25 Merek Beras Fortifikasi Gagal Uji Lab, Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Pengawasan Pangan Diperketat

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 18:45 WIB

Warga Jakarta Harap Waspada Macet! Ini Titik-titik Pengamanan Hari Tani Nasional Besok

Warga Jakarta Harap Waspada Macet! Ini Titik-titik Pengamanan Hari Tani Nasional Besok

News | Rabu, 23 September 2026 | 18:38 WIB

Apakah New Balance 530 Cocok untuk Lari Jarak Jauh atau Hanya Sepatu Fashion? Ini Penjelasannya

Apakah New Balance 530 Cocok untuk Lari Jarak Jauh atau Hanya Sepatu Fashion? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 18:36 WIB

Bagus Mahendra, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Klaten Dimakamkan Tepat di Hari Pernikahan Kakak

Bagus Mahendra, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Klaten Dimakamkan Tepat di Hari Pernikahan Kakak

Surakarta | Rabu, 23 September 2026 | 18:36 WIB

Fenomena Overproud Film Hollywood, Mengapa Netizen Indo Haus Validasi Barat

Fenomena Overproud Film Hollywood, Mengapa Netizen Indo Haus Validasi Barat

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:35 WIB

5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga

5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 18:35 WIB

Bukan Asal Potong Anggaran, Belanja Negara Era Suahasil Akan Tepat Sasaran

Bukan Asal Potong Anggaran, Belanja Negara Era Suahasil Akan Tepat Sasaran

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 18:33 WIB

Apa Saja Opsi Motor Matic Baru di Bawah Rp25 Juta? Ini 6 Opsinya

Apa Saja Opsi Motor Matic Baru di Bawah Rp25 Juta? Ini 6 Opsinya

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 18:31 WIB

Series Still Single: Saat Jodoh Tidak Sesuai Ramalan Zodiak

Series Still Single: Saat Jodoh Tidak Sesuai Ramalan Zodiak

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:30 WIB

Kemenhut Selamatkan 100 Hewan Liar dari Area Karhutla di 6 Provinsi

Kemenhut Selamatkan 100 Hewan Liar dari Area Karhutla di 6 Provinsi

Video | Rabu, 23 September 2026 | 18:30 WIB

×