9 Juta Warga Kelas Menengah Indonesia Jadi Golongan Rentan Miskin

M Nurhadi Suara.Com
Senin, 24 Februari 2025 | 06:00 WIB
9 Juta Warga Kelas Menengah Indonesia Jadi Golongan Rentan Miskin
Ilustrasi kelas menengah. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Hasil riset menunjukkan jumlah kelas menengah Indonesia telah menyusut hingga 7 persen selama enam tahun terakhir. Masyarakat yang sebelumnya masuk dalam golongan kelas menengah, kini masuk golongan rentan miskin.

Sepanjang tahun 2014-2025, jumlah kelas menengah Indonesia turun tipis dari 17,24 persen menjadi 17,13 persen dari populasi domestik. Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, jumlah kelas menengah di Indonesia mencapai 47,85 juta jiwa pada 2024, setara dengan 17,13 persen proporsi masyarakat di Indonesia.

Jika dibandingkan tahun 2019, jumlah tersebut telah mengalami penurunan. Di mana tahun 2019, jumlah kelas menengah mencapai 57,33 juta jiwa atau setara dengan 21,45 persen dari total penduduk Indonesia.

Apabila dibandingkan, maka sampai akhir tahun 2024 telah terjadi penurunan sebanyak 9,48 juta jiwa pada kelas menengah saja. Mereka bergeser, dari status kelas menengah menjadi rentan miskin. Meskipun demikian, angka kemiskinan turun sekitar 8,57 persen hingga akhir 2024.

Agar jumlah kelas menengah Indonesia Kembali naik diperlukan adanya peningkatan jumlah pendapatan. Faktor Utama yang mempengaruhi jumlah kelas menengah Indonesia menurun adalah kenaikan Harga kebutuhan pokok, biaya Pendidikan dan Kesehatan yang semakin mahal, dan pendapatan masyarakat yang stagnan atau justru mengalami penurunan. Dalam keadaan seperti itu, masyarakat kelas menengah dan kelas menengah bawah semakin rentan.

Jumlah Kelas Menengah dan yang Menuju Kelas Menengah

Sementara itu, BPS juga mengungkap jumlah kelas menengah dan menuju kelas menengah Indonesia di tahun 2024 mencapai 66,33 persen dari total penduduk Indonesia. Asumsikan saja total jumlah penduduk Indonesia 200 juta, maka total jumlah kelas menengah dan menuju kelas menengah sekitar 132 juta penduduk.

Nilai konsumsi dari penduduk kelas menengah dan yang menuju kelas menengah ini mencapai 81,49 persen dari total konsumsi masyarakat Indonesia.

Berdasarkan data tersebut maka, kelas menengah dan yang menuju kelas menengah memiliki peranan penting untuk menguatkan ekonomi nasional.

Baca Juga: Kemen PPPA Sayangkan Remaja yang Digerebek Malah Dinikahkan: Risiko Putus Sekolah

Dikutip dari laman BPS, penguatan daya beli diperlukan tidak hanya untuk kelompok miskin tetapi juga untuk kelompok kelas menengah dan yang menuju kelas menengah. Bila daya beli mereka menguat, secara keseluruhan ekonomi Indonesia juga akan menguat.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI