Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Program Perbaikan Rumah Tingkatkan Standar Hidup Masyarakat

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 03 Maret 2025 | 08:28 WIB
Program Perbaikan Rumah Tingkatkan Standar Hidup Masyarakat
Ilustrasi Rumah (Freepik)

Suara.com - Tempat tinggal yang layak huni merupakan salah satu kebutuhan dasar yang krusial bagi masyarakat. Menyikapi hal tersebut, Kawasan Industri Terpadu Wilmar (KITW), Wilmar Group, meluncurkan Program Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Runtilahu) di Serang, Banten. Program itu sebagai upaya nyata membantu masyarakat yang membutuhkan.

Salah satu penerima bantuan Runtilahu, Suliyah, warga Desa Terate, Serang, mengungkapkan, keluarganya merasa jauh lebih nyaman setelah rumahnya direnovasi.

Selama ini, Suliyah dan keluarganya sering kali khawatir rumah yang mereka tinggali akan roboh kapan saja karena kondisinya yang sudah sangat tidak layak. Mereka juga belum memiliki dana yang cukup untuk merenovasi rumahnya.

"Alhamdulillah, sekarang kami lebih nyaman dan bisa tidur lebih nyenyak. Dulu kami selalu merasa takut atap atau bangunan bisa roboh kapan saja," ujar Suliyah ditulis Senin (3/3/2025).

Setelah renovasi, rumah Suliyah kini dilengkapi dengan fasilitas sanitasi, yang sebelumnya tidak ada. Sebelumnya, mereka harus menumpang ke tetangga untuk kebutuhan tersebut.

Penerima bantuan lainnya, Juhariyah yang tinggal di Desa Tonjong, Serang, juga merasakan manfaat yang sama. Dengan rumah yang kini lebih nyaman, dia dan keluarganya, terutama anak-anaknya, dapat beraktivitas dengan lebih leluasa.

"Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Sekarang kami merasa lebih percaya diri di lingkungan masyarakat, karena sudah memiliki rumah yang layak huni," ujarnya.

Pejabat Sementara Kepala Desa Terate, Umar Yunani memberikan apresiasinya kepada perusahaan atas kepeduliannya terhadap masyarakat, terutama membantu mereka mewujudkan tempat tinggal yang layak huni. Hal itu sangat berarti karena rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia.

“Kami berharap program ini terus berlanjut karena manfaatnya cukup besar bagi masyarakat,” ujar Umar.

Head Industrial Estate Wilmar, Byron Oswald menegaskan, pihaknya berkomitmen membantu masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan agar lebih sejahtera. Program Runtilahu adalah salah satu wujud komitmen tersebut.

“Bantuan ini akan diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat. Kami berharap program ini dapat memberikan dampak besar dan menciptakan efek berganda (multiplier-effect) bagi masyarakat,” kata Byron.

Program bantuan dimulai pada 2024 dan dengan koordinasi yang baik bersama perangkat kewilayahan setempat, untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Perbaikan rumah tidak layak huni mencakup berbagai aspek bangunan, seperti pembuatan sanitasi, perbaikan sirkulasi udara, penguatan struktur bangunan, hingga pergantian atap.

Selain itu, bantuan juga termasuk pembuatan dapur dan penambahan ruang agar rumah tersebut dapat dikategorikan sebagai hunian sehat dan layak huni.

Dia berharap, program Runtilahu dapat berkelanjutan dengan lebih banyak penerima manfaat di masa mendatang. Hal ini diharapkan dapat mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di sekitar lokasi perusahaan dan memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Damai Putra Group Terus Poles Kawasan Properti Kota Harapan Indah

Damai Putra Group Terus Poles Kawasan Properti Kota Harapan Indah

Bisnis | Minggu, 23 Februari 2025 | 14:35 WIB

Prospek Pasar Properti Jogja-Jateng 2025, Aset di Luar Jakarta Makin Menarik?

Prospek Pasar Properti Jogja-Jateng 2025, Aset di Luar Jakarta Makin Menarik?

Bisnis | Kamis, 20 Februari 2025 | 06:15 WIB

Pengusaha Indonesia Incar Akusisi Aset Rp10 Triliun di Australia, Prospek Properti Masih Positif?

Pengusaha Indonesia Incar Akusisi Aset Rp10 Triliun di Australia, Prospek Properti Masih Positif?

Bisnis | Senin, 17 Februari 2025 | 18:00 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB