Alarm Trump, Barang Impor Makin Banyak Masuk Indonesia hingga PHK

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Sabtu, 19 April 2025 | 12:09 WIB
Alarm Trump, Barang Impor Makin Banyak Masuk Indonesia hingga PHK
Ilustrasi phk [SuaraSulsel.id/Muhammad Yunus]

Suara.com - Kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat tidak hanya berdampak langsung terhadap kinerja ekspor Indonesia ke Negeri Paman Sam. Tetapi, juga menimbulkan implikasi luas terhadap stabilitas makroekonomi domestik. 

Research Associate Professor CORE Indonesia, Sahara mengatakan pendekatan perdagangan unilateral yang diusung oleh Presiden Trump berisiko memperlambat aktivitas ekonomi global, terutama karena dinamika dan kemungkinan munculnya tarif balasan dari negara-negara mitra masih terbuka lebar.

"Situasi ini menciptakan ketidakpastian yang menghambat arus perdagangan dan pertumbuhan ekonomi dunia secara keseluruhan," kata Sahara dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (19/4/225).

Dari sisi domestik, penurunan ekspor ke AS, terutama pada sektor-sektor padat karya seperti tekstil, elektronik, dan alas kaki, berpotensi mendorong produsen untuk memangkas produksi dan merumahkan pekerja.

"Kondisi ini menyebabkan menurunnya pendapatan rumah tangga dan melemahnya daya beli masyarakat," katanya.

Di saat yang sama, penurunan penerimaan devisa akibat ekspor yang lesu juga memberikan tekanan tambahan terhadap nilai tukar rupiah. Depresiasi rupiah berdampak pada kenaikan harga barang impor dan memicu tekanan inflasi, yang pada akhirnya turut menekan konsumsi domestik sebagai salah satu komponen utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Dari sisi moneter, kebijakan tarif resiprokal juga membawa risiko tambahan melalui transmisi global," katanya:.

Kenaikan harga barang impor di Amerika Serikat akibat tarif dapat mendorong inflasi di dalam negeri, yang kemudian memaksa Federal Reserve untuk melakukan penyesuaian suku bunga guna menjaga stabilitas ekonomi. Kenaikan suku bunga The Fed akan memperkuat nilai dolar AS dan menyebabkan aliran modal keluar dari pasar negara berkembang.

" Termasuk Indonesia, seiring pergeseran investor global ke aset-aset yang lebih aman dan berimbal hasil tinggi di AS," bebernya. 

baca juga

Lalu, tekanan global tersebut mulai tercermin dari penurunan harga berbagai komoditas utama. Per 10 April 2025, harga minyak dunia, baik West Texas Intermediate (WTI) maupun Brent Crude, telah terkoreksi masing-masing sebesar 1,32% dan 1,42%.

Penurunan ini juga diikuti oleh komoditas lainnya seperti minyak kelapa sawit mentah (CPO) dan batu bara, dua komoditas ekspor unggulan Indonesia. Kombinasi antara tekanan tarif dan pelemahan harga komoditas ini semakin memperburuk kinerja neraca perdagangan Indonesia.

Dia meminta, Pemerintah Indonesia harus menganalisis langkah AS ini dengan cermat dan kepala dingin. Nilai utama dalam negosiasi adalah mengamankan kepentingan ekonomi nasional. 

"Negosiasi dengan AS tidak boleh berdampak negatif pada stabilitas makroekonomi dan neraca perdagangan Indonesia, memperburuk kehidupan petani, mengingat sebagian besar impor dari AS adalah produk pertanian yang menjadi sumber penghidupan petani lokal, atau mematikan potensi pembangunan industri perantara domestik," katanya.

Lalu, Tim negosiator pemerintah harus bersiap dengan data komprehensif untuk mematahkan tuduhan Trump terhadap Indonesia. Pemerintah Indonesia juga perlu mewaspadai tantangan tersembunyi. Salah satunya potensi serbuan produk manufaktur berharga murah (dumped imports) ke pasar domestik dan lonjakan impor produk pertanian dari AS serta negara lain.

"Dinamika perang dagang ini harus menjadi momentum strategis untuk memperkuat struktur ekonomi domestik", katanya Indonesia perlu mendorong industri manufaktur beroperasi lebih efisien dan produktif agar mampu bersaing di pasar global. Indonesia juga harus menstabilkan institusi pasar produk pertanian domestik.

Sehingga petani dapat menikmati penghidupan yang layak. Perlu diingat, untuk komoditas kedelai, Indonesia pernah mencapai swasembada dari petani lokal selama empat dekade (1934-1974), prestasi yang membuktikan bahwa kemandirian ekonomi bukan sekadar impian kosong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya βž”
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya βž”
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya βž”
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya βž”
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya βž”
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya βž”
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya βž”
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya βž”
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya βž”
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya βž”
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya βž”

Komentar

Terkait

Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas

Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:26 WIB

Pertamina Dorong Kemandirian Ekonomi lewat Ruang Berkarya di Hari Batik Nasional

Pertamina Dorong Kemandirian Ekonomi lewat Ruang Berkarya di Hari Batik Nasional

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Konten Edukasi Finansial: Menambah Wawasan atau Malah Bikin Cemas?

Konten Edukasi Finansial: Menambah Wawasan atau Malah Bikin Cemas?

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Literasi Keuangan Mulai Digaungkan lewat Medium Seni

Literasi Keuangan Mulai Digaungkan lewat Medium Seni

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 06:25 WIB

Kolaborasi Kementerian,Lembaga dan Stakeholders Jadi Kunci Membangun Ekosistem Intelijen Ekonomi

Kolaborasi Kementerian,Lembaga dan Stakeholders Jadi Kunci Membangun Ekosistem Intelijen Ekonomi

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 13:15 WIB

Danantara Janji Rilis Laporan Keuangan Bulan Ini

Danantara Janji Rilis Laporan Keuangan Bulan Ini

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 14:47 WIB

Jeritan Ekonomi Akar Rumput: Pertumbuhan yang Gagal Menetes

Jeritan Ekonomi Akar Rumput: Pertumbuhan yang Gagal Menetes

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Belanja Negara APBN 2027 Tertinggi dalam Sejarah, Kemenkeu Klaim Buat Kesejahteraan

Belanja Negara APBN 2027 Tertinggi dalam Sejarah, Kemenkeu Klaim Buat Kesejahteraan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Gerak Cepat Sarawak di Perbatasan: Ancaman atau Peluang Emas untuk Pembangunan IKN?

Gerak Cepat Sarawak di Perbatasan: Ancaman atau Peluang Emas untuk Pembangunan IKN?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:21 WIB

YesssCredit Catat Pembiayaan Rp5 T, Kota Kecil Mulai Jadi Mesin Pertumbuhan

YesssCredit Catat Pembiayaan Rp5 T, Kota Kecil Mulai Jadi Mesin Pertumbuhan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Terkini

RT 11 Gandaria Utara Buka Program RT Inggris, Warga Dilatih Speaking hingga Selling-Buying

RT 11 Gandaria Utara Buka Program RT Inggris, Warga Dilatih Speaking hingga Selling-Buying

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 08:18 WIB

Dijanjikan Prabowo Naik Pangkat, Herry Heryawan Kini Jadi Kabaharkam Polri

Dijanjikan Prabowo Naik Pangkat, Herry Heryawan Kini Jadi Kabaharkam Polri

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Berpengalaman di Densus 88 Hingga BIN, Irjen Victor Lateka Kini Jabat Wadankor Brimob

Berpengalaman di Densus 88 Hingga BIN, Irjen Victor Lateka Kini Jabat Wadankor Brimob

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 08:11 WIB

Daily Exfoliating Cleanser Cetaphil untuk Apa? Kenali Kandungan dan Cara Pakainya

Daily Exfoliating Cleanser Cetaphil untuk Apa? Kenali Kandungan dan Cara Pakainya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Ulasan Film Djamin Setia Selamanya: Biopik Sejarah yang Sangat Menggugah!

Ulasan Film Djamin Setia Selamanya: Biopik Sejarah yang Sangat Menggugah!

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Alasan Jenderal Suyudi Mutasi Besar-besaran Usai Sehari Jadi Kapolri

Alasan Jenderal Suyudi Mutasi Besar-besaran Usai Sehari Jadi Kapolri

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Salep Pure Paw Paw untuk Apa? Intip 5 Varian dan Manfaatnya, Bukan Cuma untuk Bibir

Salep Pure Paw Paw untuk Apa? Intip 5 Varian dan Manfaatnya, Bukan Cuma untuk Bibir

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 07:19 WIB

Mengintip Redmi Note 17 Pro Max 5G: Bawa Baterai Jumbo, 100W HyperCharge, dan Bodi Tangguh

Mengintip Redmi Note 17 Pro Max 5G: Bawa Baterai Jumbo, 100W HyperCharge, dan Bodi Tangguh

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Proposal Cinta di Bawah Proyek Mangkrak dan Halusinasi Negara

Proposal Cinta di Bawah Proyek Mangkrak dan Halusinasi Negara

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:05 WIB

×