Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.015

5 Perbankan Raksasa Umumkan PHK Besar, Ternyata Banyak dari Bank Ini

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Selasa, 06 Mei 2025 | 07:12 WIB
5 Perbankan Raksasa Umumkan PHK Besar, Ternyata Banyak dari Bank Ini
5 perbankan raksasa umumkan PHK besar, ternyata banyak dari bank Ini

Suara.com - Sektor perbankan global tengah mengalami pergeseran besar yang tidak baik bagi pekerja. Dari Wall Street hingga koridor lembaga keuangan dunia melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Salah satunya adalah perbankan dunia yang memangkas para pegawainya untuk efisiensi. Diantaranya Citigroup, Goldman Sachs, HSBC, dan UBS telah mengumumkan pengurangan tenaga kerja yang signifikan. Secara keseluruhan, perkembangan ini menggambarkan gambaran yang meresahkan tentang industri perbankan terjebak di antara upaya restrukturisasi, tantangan regulasi, dan kemajuan otomatisasi yang tiada henti.

Di tengah badai global ini adalah Citigroup, yang telah meluncurkan rencana restrukturisasi besar-besaran yang bertujuan untuk menghilangkan 20.000 pekerjaan pada akhir tahun 2026, sekitar 10% dari tenaga kerja globalnya.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya CEO Jane Fraser untuk menyederhanakan struktur bank dan meningkatkan profitabilitas setelah bertahun-tahun mengalami kinerja yang buruk. Meskipun dibingkai sebagai penataan ulang yang strategis, bagi ribuan karyawan, hal ini berarti masa depan yang tidak pasti.

Demikian pula, Deutsche Bank, pemberi pinjaman terbesar di Jerman, telah mengonfirmasi rencana untuk memangkas 3.500 pekerjaan, terutama di fungsi back-office. Pemangkasan ini merupakan kelanjutan dari upaya jangka panjang bank untuk kembali ke profitabilitas yang berkelanjutan setelah bertahun-tahun mengalami ketidakstabilan keuangan dan masalah hukum.

Lalu, raksasa perbankan Swiss UBS juga mengalami perubahan drastis. Setelah mengakuisisi Credit Suisse, UBS telah memangkas lebih dari 10.000 pekerjaan, dengan laporan yang menunjukkan bahwa lebih dari separuh mantan staf Credit Suisse telah diberhentikan selama proses integrasi. PHK yang begitu besar menggarisbawahi tantangan dalam mengkonsolidasikan dua lembaga keuangan utama di pasar yang semakin bergejolak.

Di seberang Atlantik, Goldman Sachs telah mulai memberhentikan 3% hingga 5% dari tenaga kerjanya, terutama yang menyasar jabatan wakil presiden. Sementara pemangkasan ini dibingkai dalam siklus tinjauan kinerja tahunan perusahaan, skala PHK telah menimbulkan kekhawatiran tentang tantangan operasional yang lebih dalam di tengah menurunnya pendapatan dari pembuatan kesepakatan.

HSBC tidak terkecuali. Di bawah kepemimpinan CEO Georges Elhedery, bank tersebut sedang mengejar inisiatif pemangkasan biaya sebesar 1,8 miliar dollar AS, yang mencakup pengurangan biaya staf sebesar 8%. Bagian dari perombakan ini melibatkan penutupan aplikasi pembayaran internasionalnya Zing, sebuah keputusan yang kemungkinan akan memengaruhi sekitar 400 pekerjaan.

Langkah-langkah ini menyoroti pergeseran prioritas dalam perbankan global — menjauh dari usaha fintech eksperimental dan menuju efisiensi biaya inti. Barclays, bank terkemuka Inggris lainnya, juga telah bergabung dalam daftar lembaga yang memangkas tenaga kerjanya. Dilaporkan bahwa bank tersebut memangkas beberapa ratus peran dalam divisi perbankan investasinya, yang mencakup pasar global, penelitian, dan perbankan korporat.

Lalu Llyods Banking Group, yang secara tradisional dikenal dengan jaringan cabangnya yang luas, juga tengah menjalani transformasi digital. Bank tersebut telah mengumumkan akan memangkas sekitar 1.600 posisi di cabang, sekaligus menciptakan 830 posisi di tim Relationship Growth, yang menyebabkan pengurangan bersih sebanyak 770 pekerjaan.

Peralihan ke perbankan digital tidak hanya merupakan evolusi teknologi tetapi juga kontributor langsung terhadap perpindahan pekerjaan. Tren ini tidak berbeda di Asia. DBS Group Singapura telah menyusun rencana untuk memangkas 4.000 posisi kontrak dan sementara selama tiga tahun ke depan.

Langkah tersebut dikaitkan dengan meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan dan otomatisasi dalam layanan perbankan. Meskipun DBS memposisikan ini sebagai strategi berwawasan ke depan, hal itu menimbulkan kekhawatiran tentang nasib karyawan dalam ekosistem yang semakin digerakkan oleh teknologi.

Julius Baer, sebuah perusahaan perbankan swasta Swiss, juga telah mengumumkan pengurangan tenaga kerja sebesar 5%, yang berjumlah sekitar 400 pekerjaan. Keputusan tersebut muncul di tengah perombakan yang lebih luas yang ditujukan untuk merampingkan operasi dan mengurangi biaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026

Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:02 WIB

Purbaya Bantah Isu Banyak Perusahaan Bangkrut Gegara Ekonomi Lesu, Ini Buktinya

Purbaya Bantah Isu Banyak Perusahaan Bangkrut Gegara Ekonomi Lesu, Ini Buktinya

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 17:17 WIB

Cegah Kebocoran Cukai, Purbaya Siapkan Mesin Canggih Pendeteksi Produksi Rokok

Cegah Kebocoran Cukai, Purbaya Siapkan Mesin Canggih Pendeteksi Produksi Rokok

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:52 WIB

Purbaya Targetkan Penerimaan Pajak Tumbuh 20,5 Persen di 2026

Purbaya Targetkan Penerimaan Pajak Tumbuh 20,5 Persen di 2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 15:42 WIB

Purbaya Bingung Ekonomi RI Dibilang Masuk Masa Resesi

Purbaya Bingung Ekonomi RI Dibilang Masuk Masa Resesi

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 15:24 WIB

Isu Reshuffle Menkeu-Gubernur BI, INDEF Ingatkan Risiko Ekonomi RI Terguncang

Isu Reshuffle Menkeu-Gubernur BI, INDEF Ingatkan Risiko Ekonomi RI Terguncang

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:56 WIB

Waspada Badai PHK! Pemerintah Gelar Rapat Khusus Pekan Depan

Waspada Badai PHK! Pemerintah Gelar Rapat Khusus Pekan Depan

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:44 WIB

LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Perkuat Ekosistem Industri Gula Nasional

LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Perkuat Ekosistem Industri Gula Nasional

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:15 WIB

PNM Mekaar Dorong Pemberdayaan Nasabah Ultra Mikro untuk Tekan Ketergantungan pada Rentenir

PNM Mekaar Dorong Pemberdayaan Nasabah Ultra Mikro untuk Tekan Ketergantungan pada Rentenir

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 12:47 WIB

Gegara Ditolak Bank, Pengguna Pinjol Makin Banyak Nilainya Tembus Rp 102,07 T

Gegara Ditolak Bank, Pengguna Pinjol Makin Banyak Nilainya Tembus Rp 102,07 T

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:40 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026

Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:02 WIB

Purbaya Bantah Isu Banyak Perusahaan Bangkrut Gegara Ekonomi Lesu, Ini Buktinya

Purbaya Bantah Isu Banyak Perusahaan Bangkrut Gegara Ekonomi Lesu, Ini Buktinya

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 17:17 WIB

Cegah Kebocoran Cukai, Purbaya Siapkan Mesin Canggih Pendeteksi Produksi Rokok

Cegah Kebocoran Cukai, Purbaya Siapkan Mesin Canggih Pendeteksi Produksi Rokok

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:52 WIB

Stok Minyak Dunia Menipis, OPEC+ Mau Tambah Produksi: Harga Siap Melonjak?

Stok Minyak Dunia Menipis, OPEC+ Mau Tambah Produksi: Harga Siap Melonjak?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:24 WIB

BTN Sukses Tekan Rasio Kredit Bermasalah, Transformasi Loan Factory Perkuat Kualitas Kredit Baru

BTN Sukses Tekan Rasio Kredit Bermasalah, Transformasi Loan Factory Perkuat Kualitas Kredit Baru

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:18 WIB

Berawal dari Keterbatasan, Kini Omzet UMKM Ini Meroket Berlipat

Berawal dari Keterbatasan, Kini Omzet UMKM Ini Meroket Berlipat

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:13 WIB

Transaksi Syariah Bank Mega Syariah Melonjak 89 Persen, Ini Pendorongnya

Transaksi Syariah Bank Mega Syariah Melonjak 89 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:00 WIB

Purbaya Targetkan Penerimaan Pajak Tumbuh 20,5 Persen di 2026

Purbaya Targetkan Penerimaan Pajak Tumbuh 20,5 Persen di 2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 15:42 WIB

Purbaya Bingung Ekonomi RI Dibilang Masuk Masa Resesi

Purbaya Bingung Ekonomi RI Dibilang Masuk Masa Resesi

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 15:24 WIB

8 Pinjol Masuk Pengawasan Khusus, Izin Usaha Terancam Dicabut

8 Pinjol Masuk Pengawasan Khusus, Izin Usaha Terancam Dicabut

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 15:16 WIB