Di Tengah Gejolak Global, Neraca Pembayaran Indonesia Tetap Tangguh!

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 22 Mei 2025 | 11:40 WIB
Di Tengah Gejolak Global, Neraca Pembayaran Indonesia Tetap Tangguh!
Suasana bongkar-muat peti kemas di Jakarta International Container Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (11/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Di tengah bayang-bayang perlambatan ekonomi global dan meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) menunjukkan ketahanan yang luar biasa pada triwulan I 2025. Bank Indonesia (BI) mencatat kinerja NPI tetap terjaga, memberikan sinyal positif bagi stabilitas ekonomi nasional.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menegaskan bahwa meskipun badai global tak reda, defisit transaksi berjalan Indonesia berhasil tetap rendah. "Defisit transaksi berjalan tetap rendah di tengah perlambatan ekonomi global. Selain itu, transaksi modal dan finansial mencatat defisit yang terkendali di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global," ujar Ramdan di Jakarta, Kamis (22/5/2025).

Dengan perkembangan positif ini, NPI pada triwulan I 2025 mencatat defisit tipis 0,8 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Tak hanya itu, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Maret 2025 tercatat tetap tinggi, mencapai 157,1 miliar dolar AS. Angka ini setara dengan pembiayaan 6,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta jauh melampaui standar kecukupan internasional yang hanya sekitar 3 bulan impor. Ini adalah bantalan kuat yang menjaga stabilitas ekonomi di tengah tekanan eksternal.

Ramdan menjelaskan lebih lanjut bahwa transaksi berjalan mencatat defisit yang lebih rendah pada triwulan I 2025, yakni hanya 0,2 miliar dolar AS (0,1 persen dari PDB). Angka ini jauh lebih baik dibandingkan defisit 1,1 miliar dolar AS (0,3 persen dari PDB) pada triwulan IV 2024.

Kabar baik ini utamanya disumbang oleh peningkatan surplus neraca perdagangan barang, khususnya dari sektor nonmigas. Meskipun ekspor nonmigas sempat tertekan seiring perlambatan ekonomi global dan fluktuasi harga komoditas, impor nonmigas yang turun lebih dalam, terutama pada kelompok bahan baku dan penolong, berhasil menjaga neraca perdagangan tetap hijau.

Namun, tidak semua sektor cerah. Defisit neraca jasa terpantau meningkat, dipengaruhi oleh penurunan surplus jasa perjalanan (travel) sejalan dengan penurunan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Defisit neraca pendapatan primer juga meningkat karena kenaikan pembayaran imbal hasil investasi portofolio.

Sementara itu, kinerja transaksi modal dan finansial tetap terkendali di tengah gejolak pasar keuangan global yang meningkat. Ini menunjukkan bahwa Indonesia masih menjadi daya tarik bagi investor.

Investasi langsung (FDI) tetap membukukan surplus, mencerminkan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian dan iklim investasi domestik yang tetap terjaga. Tak hanya itu, investasi portofolio juga meningkat, terutama dipengaruhi oleh aliran masuk modal asing pada surat utang domestik. Ini adalah bukti kepercayaan pasar terhadap fundamental ekonomi Indonesia.

Namun, di sisi lain, investasi lainnya mencatat defisit. Hal ini dipengaruhi oleh penurunan penarikan pinjaman pemerintah dan swasta serta peningkatan investasi swasta pada beberapa instrumen finansial luar negeri. Dengan perkembangan ini, transaksi modal dan finansial pada triwulan I 2025 mencatat defisit tipis 0,3 miliar dolar AS.

baca juga

Ke depan, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk senantiasa mencermati dinamika perekonomian global yang dapat memengaruhi prospek NPI. BI juga akan terus memperkuat respons bauran kebijakan yang didukung oleh sinergi erat dengan Pemerintah dan otoritas terkait, guna memperkuat ketahanan sektor eksternal Indonesia.

NPI 2025 diprakirakan akan tetap sehat, ditopang oleh surplus transaksi modal dan finansial yang berlanjut dan defisit transaksi berjalan yang terjaga dalam kisaran defisit 0,5 persen sampai dengan 1,3 persen dari produk domestik bruto (PDB). Surplus transaksi modal dan finansial ini akan didukung oleh aliran masuk modal asing, sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian domestik yang tetap baik dan imbal hasil investasi yang menarik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Berikan Obat Kuat untuk Likuiditas Perbankan

BI Berikan Obat Kuat untuk Likuiditas Perbankan

Bisnis | Kamis, 22 Mei 2025 | 11:23 WIB

Kaos dari Bekasi Tembus Pasar Dunia: Perjalanan Inspiratif UMKM "MegaBlast yang Mendunia

Kaos dari Bekasi Tembus Pasar Dunia: Perjalanan Inspiratif UMKM "MegaBlast yang Mendunia

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 19:40 WIB

Hore,  QRIS Bisa Digunakan di Jepang Mulai 17 Agustus

Hore, QRIS Bisa Digunakan di Jepang Mulai 17 Agustus

Bisnis | Kamis, 22 Mei 2025 | 06:40 WIB

Terkini

Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus

Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:50 WIB

Putusan MA Gugurkan Suket Ijazah Gibran, Gerindra Segera Rumuskan Sikap

Putusan MA Gugurkan Suket Ijazah Gibran, Gerindra Segera Rumuskan Sikap

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:49 WIB

Soal Potensi PT Djarum Jadi Tersangka Korporasi Kasus Cukai Rokok, Begini Respons Ketua KPK

Soal Potensi PT Djarum Jadi Tersangka Korporasi Kasus Cukai Rokok, Begini Respons Ketua KPK

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:45 WIB

Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops

Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:45 WIB

Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris

Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris

Surakarta | Selasa, 03 November 2026 | 15:43 WIB

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:42 WIB

DPR Siapkan Jalur Cepat Pembentukan UU, Pembahasan Dibatasi Satu Masa Sidang

DPR Siapkan Jalur Cepat Pembentukan UU, Pembahasan Dibatasi Satu Masa Sidang

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:41 WIB

Apakah Polisi Boleh Menyadap Pejabat? Ini Aturan Hukum yang Berlaku di Indonesia

Apakah Polisi Boleh Menyadap Pejabat? Ini Aturan Hukum yang Berlaku di Indonesia

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:35 WIB

Bos CFX Buka-bukaan Soal Peralihan Investor Saham ke Kripto

Bos CFX Buka-bukaan Soal Peralihan Investor Saham ke Kripto

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 15:34 WIB

4 Lip Balm SPF Lokal Mengandung Vitamin C untuk Cerahkan Bibir Hitam

4 Lip Balm SPF Lokal Mengandung Vitamin C untuk Cerahkan Bibir Hitam

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:30 WIB

×