Pertumbuhan Ekonomi RI Diramal Hanya 4,7 Persen di Bawah Target Prabowo

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Selasa, 27 Mei 2025 | 13:50 WIB
Pertumbuhan Ekonomi RI Diramal Hanya 4,7 Persen di Bawah Target Prabowo
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi (pixabay).

Suara.com - Tekanan ekonomi global mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Apalagi, Bank Indonesia (BI) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,6-5,4 persen di 2025.

Chief Economist Citibank (Citi Indonesia) Helmi Arman memproyeksinya pertumbuhan ekonomi Indonesia di akhir 2025 hanya di kisaran 4,7 persen. Tentunya prediksi ini di bawah target pemerintahan Presiden Pabowo Subianto yang mencapai 8 persen.

"Di kuartal kedua ini juga masih akan ada dampak dari lambatnya recovery dari konsumsi pemerintah. Jadi kita expect-nya memang turun di bawah lima persen tahun ini, sekitarnya 4,7 persen," ucap Helmi saat acara Pemaparan Ekonomi dan Kinerja Keuangan Citi Indonesia Triwulan I-2025 di Jakarta, Senin, 26 Mei 2025.

Adapun, perlambatan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada kuartal I lalu terjadi pada dua komponen, yakni komponen belanja pemerintah dan realokasi anggaran.

"Di mana ini berbagai belanja harus disetop dan sementara pengalihannya ke belanja-belanja yang bersifat prioritas ini makan waktu. Sehingga secara overall terjadi pelemahan atau perlambatan belanja negara yang tercermin pada negatifnya pertumbuhan konsumsi pemerintah di kuartal satu," bebernya.

Namun, sektor hilirisasi masih akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025. Meski pemerintah bakal menggelontorkan sejumlah stimulus konsumsi seperti diskon tarif listrik guna mendongkrak konsumsi domestik, sektor hilirisasi tetap memegang peran sentral dari sisi produksi dan ekspor nasional.

“Karena ini (hilirisasi) yang masih terjadi peningkatan kapasitas yang cukup signifikan. Bahkan hingga semester II tahun lalu itu kelihatan bahwa kapasitas produksi dari industri-industri terkait logam dasar, nikel, itu masih meningkat sehingga ini yang akan menjadi pendorong pertumbuhan untuk di sisi volume ekspor untuk tahun ini,” bebernya.

Ia menyebut kondisi pasar energi global yang surplus serta produksi pangan domestik yang membaik akan menjaga stabilitas harga.Terlebih, belanja modal pemerintah yang mulai meningkat sejak April 2025 juga menjadi sinyal positif yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2025 akan lebih baik dari kuartal I yang tercatat 4,87 persen.

“Kemudian dari sisi harga pangan juga kita sudah lihat angka produksi padi dan sebagainya di kuartal I kemarin cukup bagus ya. Jadi seharusnya inflasi pangan juga rendah. Ditambah lagi nanti kalau ada stimulus lanjutan yang terkait dengan diskon tarif listrik dan sebagainya itu akan menurunkan harga komponen IHK yang administered price,” imbuhnya.

baca juga

Sebelumnya, Citibank, N.A Indonesia (Citi Indonesia) membukukan laba bersih Rp 645 miliar pada kuartal pertama tahun 2025. Hal ini didukung oleh peningkatan bunga bersih secara year on year sebesar 11 persen dan rasio low cost fund yang stabil di 74 persen.

Ceo Citi Indonesia Batara Sianturi mengungkapkan meninjau kembali perusahaan pada triwulan pertama tabun 2025. Adapun, Citi Indonesia terus menunjukkan kinerja yang positif melalui peningkatan pendapatan bunga bersih secara year on year sebesar 11 persen.

Lalu rasio low cost fund yang stabil di 74 persen di tengah ketidakpastian ekonomi global yang dipicu oleh ketegangan geopolitik dan volatilitas pasar.

"Jaringan internasional Citi tetap menjadi keunggulan kompetitif. Kami berada pada posisi yang strategis untuk klien lintas negara. Khususnya di saat mereka perlu adaptasi dengan tatanan dunia yang baru ini," katanya dalam acara pemaparan ekonomi dan kinerja keuangan Citibank, Senin (25/5/2025).

Selanjutnya, Citi Indonesia menyalurkan kredit sebesar Rp27,97 triliun pada kuartal pertama tahun ini, menurun 11,22 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp31,51 triliun. Aset perseroan naik tipis 0,25 persen YoY menjadi Rp91,04 triliun.

Kualitas aset Citi Indonesia tercatat membaik dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan) gross yang menurun menjadi 0,2 persen dari 3,4 persen pada tahun sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turun Lagi, Gubernur BI Ramal Pertumbuhan Ekonomi RI Hanya 4,6 Persen di 2025

Turun Lagi, Gubernur BI Ramal Pertumbuhan Ekonomi RI Hanya 4,6 Persen di 2025

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 16:38 WIB

Warga RI Diminta Tingkatkan Tabungan Wajib di Bank Demi Cita-cita Prabowo Subianto

Warga RI Diminta Tingkatkan Tabungan Wajib di Bank Demi Cita-cita Prabowo Subianto

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 14:29 WIB

IBC Keluarkan Resep Jitu Bangun Sektor Keuangan Nasional Demi Pertumbuhan Ekonomi

IBC Keluarkan Resep Jitu Bangun Sektor Keuangan Nasional Demi Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 21 Mei 2025 | 14:02 WIB

Terkini

Jadi Produsen Cabai, Aceh Malah Pimpin Inflasi Sumatera

Jadi Produsen Cabai, Aceh Malah Pimpin Inflasi Sumatera

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:56 WIB

Pasien Rumah Sakit di Bantul Ditangkap Polisi Usai Lecehkan Perawat

Pasien Rumah Sakit di Bantul Ditangkap Polisi Usai Lecehkan Perawat

Jogja | Kamis, 05 November 2026 | 18:55 WIB

BGN Tambah 953 Dapur MBG Baru, Daerah Rawan Stunting Jadi Prioritas

BGN Tambah 953 Dapur MBG Baru, Daerah Rawan Stunting Jadi Prioritas

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:53 WIB

Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi

Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi

Jogja | Kamis, 05 November 2026 | 18:47 WIB

Angka Pengeluaran Warga Naik, Harga Pangan dan BBM jadi Sorotan

Angka Pengeluaran Warga Naik, Harga Pangan dan BBM jadi Sorotan

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:46 WIB

Mengapa Elektrifikasi Bus di Indonesia Tak Bisa Sekadar Ganti Mesin?

Mengapa Elektrifikasi Bus di Indonesia Tak Bisa Sekadar Ganti Mesin?

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.539 T, Hilirisasi Mineral Jadi Penopang Utama

Investasi RI Tembus Rp1.539 T, Hilirisasi Mineral Jadi Penopang Utama

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

MobLand Season 2: Menguak Sisi Gelap Dinasti Kriminal Keluarga Harrigan!

MobLand Season 2: Menguak Sisi Gelap Dinasti Kriminal Keluarga Harrigan!

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

Bahas Kepedihan Gen-Z! TXT Bagikan Preview Album Terbaru, Perfect Storm

Bahas Kepedihan Gen-Z! TXT Bagikan Preview Album Terbaru, Perfect Storm

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

Tak Hanya Blokir Rekening, OJK Minta Bank Telusuri NIK Terindikasi Judi Online

Tak Hanya Blokir Rekening, OJK Minta Bank Telusuri NIK Terindikasi Judi Online

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:44 WIB

×